Sekda Herman Suryatman: Negara Wajib Hadir untuk Lansia yang Terlantar

Satunews.id

- Redaksi

Kamis, 19 Juni 2025 - 18:13 WIB

5021 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bandung, Satunews.id – Pemda Provinsi Jawa Barat berkomitmen untuk terus hadir dan peduli terhadap kesejahteraan lanjut usia, khususnya mereka yang kurang mampu dan terlantar.

Pernyataan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Jabar Herman Suryatman usai mengikuti Rapat Koordinasi Program Strategis Jabar Istimewa Lingkup Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat di UPTD Pusat Pelayanan Sosial (Pusyansos) Griya Lansia Dinas Sosial Jabar, Kabupaten Bandung, Rabu (18/6/2025).

“Negara harus hadir. Apabila ada lansia yang kurang mampu atau bahkan ditelantarkan keluarganya, maka menjadi kewajiban negara untuk memeliharanya,”tegas Herman.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Griya Lansia saat ini menjadi tempat tinggal bagi 160 lansia dari total kapasitas 400 orang. Pemdaprov Jabar melalui berbagai dinas dan UPTD di bawah koordinasi Asisten Pemerintahan dan Kesra terus memperkuat konsolidasi dan aksi nyata di lapangan.

“Kami dari Setda Jabar, bahu-membahu dengan dinas terkait, bukan hanya rapat di ruang tertutup, tapi langsung menyapa, memberi bantuan, dan merasakan langsung kondisi para lansia,” ujarnya.

Asisten Daerah I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Asep Sukmana, yang juga hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi seluruh kepala dinas di bawah lingkup Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspem-Kesra).

“Kita tidak hanya rapat koordinasi, tapi langsung aksi. Ini semua berkat arahan Pak Sekda dan tentunya sejalan dengan semangat Gubernur,” ujar Asep.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial Jabar Noneng Komara Ningsih menyampaikan bahwa kegiatan tersebut juga merupakan bentuk implementasi program Jabar Nyaah ka Indung.

“Alhamdulillah, ini juga bagian dari semangat _nyaah ka indung_ yang dicanangkan Pak Gubernur. Bahkan, saat ini 12.500 ASN di Jawa Barat sudah memiliki ibu asuh,” jelasnya.

*Bantuan sembako*

Dalam kesempatan itu, seluruh perangkat daerah yang hadir juga secara gotong royong mengumpulkan bantuan berupa sembako untuk para lansia sebagai kepedulian nyata.

“Bantuan ini kami iur dari seluruh OPD yang hadir. Kami berikan langsung kepada para lansia sebagai tambahan gizi dan kebutuhan harian,” jelas Sekda Herman Suryatman.

Ia menegaskan pula bahwa rapat koordinasi yang dilakukan bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan menjadi momen untuk langsung turun ke lapangan dan merespons persoalan sosial secara cepat dan nyata.

“ _Ceuk bahasa pamarentah mah meureun_ administrasi rapat, tapi di kita lain _ngan ngadu bako_, tapi langsung eksekusi. Seperti hari ini, rapat sekaligus berbagi bantuan ke lansia. Besok lusa, kita akan lakukan langsung di Tasikmalaya,” ujarnya.

Menutup kegiatan, Herman menyampaikan salam hangat dari Gubernur Jawa Barat kepada seluruh penghuni Griya Lansia. Ia juga mengingatkan pentingnya merawat dan memperhatikan para orang tua.

“Bapak Gubernur selalu mengingatkan, _kade ulah dilalaworakeun eta kolot_. Kita yang muda ada karena adanya orang tua. Maka hadirlah program Jabar Nyaah ka Indung,” pungkas Herman.

(red)

HUMAS JABAR
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jabar
Adi Komar

Berita Terkait

BKK 2026 Desa Karang Tengah Diluncurkan! Kades Suhandi Apresiasi Bupati Bogor, Pembangunan Dituntut Transparan dan Tepat Sasaran
8 Tersangka Pengeroyokan di Pasar Caringin Diamankan Polrestabes Bandung
PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:41 WIB

Angie Natesha Ketua Wanoja Perjuangan, Gelar Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis di Sukamenak

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Wujudkan Sekolah Layak, SDN Pandan Arum Sambut Program Revitalisasi APBN 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Bupati Asep Japar Lepas Atlet Sukabumi, Bidik 10 Besar Porprov Jabar

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:12 WIB

H. Gundar Pimpin Golkar Kota Sukabumi, Targetkan Enam Kursi Legislatif

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Direksi dan Civitas Hospitalia RSUD Sekarwangi Ucapkan Selamat Hari Dokter Nasional 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:04 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Kades Sukagalih Aja Waridin Ajak Generasi Muda Perkuat Akhlak, Ilmu, dan Semangat Membangun Negeri

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Momentum Hari Santri Nasional 2026, Danramil Cileungsi Mayor , Endang Lili Gaungkan Pesan Indonesia Damai dan Penuh Berkah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:53 WIB

Hadirkan KH Cucun Ahmad Syamsurijal, KAC Bahas Modernisasi Pesantren yang Tetap Luhur Tradisinya

Berita Terbaru