Diduga Oknum Guru Tendang Siswa SMPN 27 Bandung, Apakah Ini Bisa Dibenarkan?

Satunews.id

- Redaksi

Rabu, 18 Juni 2025 - 08:29 WIB

50177 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, Satunews.id – Seorang oknum guru di SMPN 27 Bandung berinisial ES diduga melakukan kekerasan ringan terhadap siswa kelas 8 F bernama RAT. Korban mengalami lebam di bagian kaki setelah ditendang oleh oknum guru saat proses pendisiplinan pembiasaan siswa saat sholat Dhuha.

Kekerasan dalam Dunia Pendidikan

Kejadian ini menimbulkan pertanyaan tentang batasan pendisiplinan dalam dunia pendidikan. Apakah tindakan kekerasan dapat dibenarkan dalam proses pembelajaran? Pihak sekolah telah meminta maaf dan korban telah memaafkan, namun keesokan harinya korban dipanggil untuk dimintai keterangan dan mengalami tekanan psikis.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tinjauan Hukum

Dari segi hukum, tindakan oknum guru dapat dikategorikan sebagai penganiayaan ringan berdasarkan Pasal 352 KUHP lama atau Pasal 471 UU No. 1/2023 tentang KUHP baru. Selain itu, tindakan kekerasan terhadap anak juga dapat diatur dalam Pasal 76 C UU No. 35 Tahun 2014. Pihak keluarga telah melaporkannya ke Aparat Penegak Hukum (APH) dan pihak kepolisian telah mengetahui kronologi kejadian tersebut.

Pesan untuk Oknum Guru

Semoga oknum guru dapat menyadari kesalahannya dan tidak mengulangi perbuatan tersebut kepada siswa lainnya. Kekerasan dalam dunia pendidikan tidak dapat dibenarkan dan dapat menimbulkan dampak negatif pada psikis siswa.

(red)

Penerbit : Satunews.id

Berita Terkait

BKK 2026 Desa Karang Tengah Diluncurkan! Kades Suhandi Apresiasi Bupati Bogor, Pembangunan Dituntut Transparan dan Tepat Sasaran
8 Tersangka Pengeroyokan di Pasar Caringin Diamankan Polrestabes Bandung
PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:41 WIB

Angie Natesha Ketua Wanoja Perjuangan, Gelar Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis di Sukamenak

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Wujudkan Sekolah Layak, SDN Pandan Arum Sambut Program Revitalisasi APBN 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Bupati Asep Japar Lepas Atlet Sukabumi, Bidik 10 Besar Porprov Jabar

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:12 WIB

H. Gundar Pimpin Golkar Kota Sukabumi, Targetkan Enam Kursi Legislatif

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Direksi dan Civitas Hospitalia RSUD Sekarwangi Ucapkan Selamat Hari Dokter Nasional 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:04 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Kades Sukagalih Aja Waridin Ajak Generasi Muda Perkuat Akhlak, Ilmu, dan Semangat Membangun Negeri

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Momentum Hari Santri Nasional 2026, Danramil Cileungsi Mayor , Endang Lili Gaungkan Pesan Indonesia Damai dan Penuh Berkah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:53 WIB

Hadirkan KH Cucun Ahmad Syamsurijal, KAC Bahas Modernisasi Pesantren yang Tetap Luhur Tradisinya

Berita Terbaru