Akui Inovasi Pemkot Bandung, Komnas HAM Ajak Kolaborasi Penilaian HAM Daerah

Satunews.id

- Redaksi

Sabtu, 17 Mei 2025 - 11:16 WIB

5020 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bandung, Satunews.id – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengapresiasi berbagai inovasi Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dalam upaya pemenuhan dan perlindungan hak asasi manusia, terutama bagi kelompok rentan.

Dalam kunjungan resminya ke Pendopo Kota Bandung, Jumat, 16 Mei 2025, Komnas HAM secara khusus mengajak Pemkot Bandung untuk berkolaborasi dalam program penilaian HAM tingkat daerah yang akan diterapkan nasional mulai tahun 2026.

“Kami melihat Kota Bandung memiliki banyak praktik baik yang bisa dijadikan contoh oleh daerah lain. Kolaborasi ini menjadi penting agar semangat perlindungan HAM dapat ditingkatkan dengan indikator yang terukur,” ujar Wakil Ketua Komnas HAM, Abdul Haris Semendawai.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Abdul Haris menjelaskan, penilaian HAM yang dikembangkan Komnas HAM akan difokuskan pada empat hak dasar, yakni hak atas pendidikan, kesehatan, pangan, dan pekerjaan.

Penilaian ini bersifat sukarela, namun menjadi bagian dari program prioritas nasional dan telah mendapat dukungan penuh dari Kementerian Dalam Negeri melalui nota kesepahaman.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyambut baik ajakan kerja sama tersebut.

Ia menyatakan kesiapan Kota Bandung untuk menjadi bagian dari penilaian tersebut, sekaligus menjadikan momen ini sebagai refleksi untuk memperkuat komitmen terhadap isu HAM.

“Kami tidak hanya siap berkolaborasi, tetapi juga terbuka untuk masukan dan kritik. Sebab kami tahu, pemenuhan HAM tidak hanya soal regulasi, tapi juga tentang keberpihakan nyata kepada warga yang paling rentan,” ujar Farhan.

Ia mencontohkan sejumlah isu krusial di Kota Bandung yang erat kaitannya dengan HAM, seperti kekerasan seksual pada anak, keterlantaran lansia, hingga keterbatasan pelayanan untuk penyandang disabilitas.

Sejak 2016, Kota Bandung konsisten menyandang predikat “Kota Peduli HAM” dari Kementerian Hukum dan HAM.

Bahkan, menurut Kepala Bagian Hukum Setda Kota Bandung, Santosa, pada 2024 Kota Bandung telah mengajukan lima inovasi untuk dinilai dalam kategori HAM.

“Kami punya pengalaman panjang, dan kami percaya bahwa Bandung dapat naik kelas menjadi kota yang tidak hanya peduli, tetapi juga ramah dan inklusif terhadap hak asasi manusia,” ujarnya.

Sedangkan Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Barat, Hasbullah juga turut mengapresiasi konsistensi Kota Bandung.

Ia menyebut Bandung sebagai satu-satunya kota di Jawa Barat yang sudah menjalankan pendekatan HAM secara menyeluruh, mulai dari aspek regulasi hingga implementasi di lapangan.

“Bandung sudah menjadi barometer. Kami optimis, kota ini bisa menjadi pusat pembelajaran HAM nasional,” kata Hasbullah.

Menutup audiensi, Komnas HAM menyampaikan rencana untuk menggelar peringatan Hari HAM Nasional 2026 di Kota Bandung.

Hal ini dinilai sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi nyata kota ini dalam memajukan hak asasi manusia di tingkat lokal maupun nasional.

(red)
Kepala Diskominfo Kota Bandung

Yayan A. Brilyana

Berita Terkait

Program SASARSADESA Ciangsana Kian Nyata, Puluhan Calon Mahasiswa Serahkan Berkas Beasiswa ke IPWIJA untuk Wujudkan Generasi Unggul Desa
Dukung Swasembada Pangan, Satlantas Polres Bogor Turun Langsung Tanam Jagung Bersama Masyarakat
Pahami UHC dengan Benar, Akses Layanan Kesehatan Warga Bandung Makin Mudah dan Terjamin
Pemkot Bandung dan DPRD Sahkan Dua Perda Strategis untuk Perkuat Ketertiban dan Perlindungan Masyarakat
Pemkot Bandung Ajukan Tiga Raperda Strategis, Fokus Atasi Sampah dan Perkuat Infrastruktur Pelayanan Publik
Ketua APALOG Kabupaten Bogor Apresiasi Kinerja Kepolisian, Serukan Pengemudi Logistik Bangun Kemitraan demi Keselamatan di Jalan
Kajati Jabar Lantik Kajari Kabupaten Sukabumi dan Koordinator Baru, Tegaskan Integritas serta Profesionalisme Penegakan Hukum
Pemdes Sukau Mergo Mulai Realisasikan Dana Desa 2026, Bangun Jalan Usaha Tani dan Rabat Beton untuk Dorong Produktivitas Warga

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:38 WIB

Satpol PP Jabar Tertibkan 201 Bangunan di Jalan Terusan Pasirkoja, Trotoar dan Saluran Air Dikembalikan untuk Kepentingan Publik

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:23 WIB

Dispora Bandung Gelar Pelatihan Barista Cempor 2026, Cetak Pemuda Jadi Wirausaha Kopi

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:59 WIB

Perdana Digelar, Kajian Muharram 1448 H Majelis Taklim MHABD Diserbu 700 Jamaah, Hadirkan Tokoh Nasional dan Ulama Ternama

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:54 WIB

Sekilas Catatan Pentahelix Dayeuhkolot: Dari Kolaborasi hingga Terwujudnya Normalisasi Cipalasari

Senin, 15 Juni 2026 - 14:09 WIB

Warga Sambut Baik Pembangunan JDU Tirta Raharja, Akses Air Bersih Makin Terjamin

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:24 WIB

Indomaret Fun Bike 2026 Jadi Magnet Baru Olahraga Masyarakat Bandung,

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:54 WIB

Pemilihan BPD Desa Bojongmalaka Berlangsung Demokratis, Diharapkan Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Desa

Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:54 WIB

Bandung Jadi Saksi Kejayaan Tenis Meja ASEAN, Indonesia Raih Trofi TTACC 2026 dan ONIC Sport Juara U-13 ‎

Berita Terbaru