*Aktivis Acik Olan Menduga Bahwa Dinas Pertanian Batubara Mengadakan Dana PSR Fiktif*

satu news 01

- Redaksi

Selasa, 28 Januari 2025 - 13:30 WIB

5025 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id

*BATUBARA,-* Diduga Lahan program Dinas Pertanian Fiktif 500 Hektar Dipersoalkan Aktivis Batu Bara dari Ta. 2022/2023, pada Senin.(27/1/25)

Pasalnya salah seorang Aktivis Kabupaten Batu Bara, Acik Olan Marpaung persoalkan Dana Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) Dinas Pertanian Kabupaten Batu Bara yang diduga fiktif seluas 500 Hektar Dari Ta. 2022/2023.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada Januari 2024, Kabupaten Batu Bara menerima bantuan dana Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) sebesar Rp7,38 miliar. Dana tersebut disalurkan kepada 116 pekebun dari tiga koperasi di Kabupaten Batubara. Program PSR merupakan salah satu Program Strategis Nasional (PSN) yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas tanaman kelapa sawit.

Program ini membantu pekebun rakyat memperbaharui perkebunan kelapa sawit mereka. Sejak September 2024, pemerintah menaikkan insentif dana PSR dari nilai sebesar 30 juta menjadi sebesar 60 juta per hektar.

Program PSR merupakan program nasional yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas tanaman kelapa Tahun anggaran 2022-2023 namun sayangnya tidak terbukti keberadaannya.

Hal ini dikatakan Achik Olan saat diskusi tentang Program-program unggulan Dinas Pertanian Kabupaten Batu Bara di salah satu Cafe Coffeeshop, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara.

“Kita dan Kawan-kawan menduga adanya pekerjaan yang fiktif dilakukan Dinas Pertanian Kabupaten Batu Bara dengan dugaan penggelapan kerjasama lahan sawit yang sudah berumur 25 tahun,” kata Achik Olan.

Acik Olan juga menuturkan bahwa, informaai yang diterimanya ternyata Besaran Standar Biaya Dana Peremajaan Perkebunan Kelapa Sawit ditetapkan sebesar Rp 60 juta per hektar nya.achik coba mengkonfirmasi kepala dinas pertanian melalui via whatsapp dengan no 081361**** namun tidak ada jawaban sama sekali dari kepala dinas pertanian.

Dari itu, Achik Olan meminta kepada Pj. Bupati Batu Bara, H. Heri Wahyudi Marpaung agar segera melakukan investigasi sebelum mengakhiri masa jabatan di Kabupaten Batu Bara.

Bahkan, Achik Olan juga berharap, Dinas Pertanian dapat segera membuka ruang publik untuk keterbukaan terkait hali ini sebelum Aksi Ribuan Masa turun kejalan. Hingga berita ini di terbitkan belum ada respon dari kepala dinas pertanian batu bara (Red/Tim)

Berita Terkait

Pimpinan Pusat Komunitas BBC: Dari Silaturahim ke Aksi Nyata: Organisasi Siap Kawal Politik Kerakyatan
Polda Sumsel Tindak Tegas Pelaku Kekerasan Jalanan, Tujuh Terduga Pelaku Masih Diburu
“Kita Nggak Punya DPRD”, Dian Rahadian Beber Strategi Hanura Jabar Hadapi Pemilu 2029
Empat Patung Legenda Persib Dipamerkan di Grey Art Gallery Braga, Karya Seniman Mantan Pemain
Bobotoh Bawa Balita Ikut Rayakan Juara PERSIB, Jl. Asia Afrika Jadi Panggung Euforia
HUT ke-23 Forum RW Kota Bandung: Lili Mulyana Tekankan Silaturahmi dan Sinergi dengan Pemkot
Dari Semarang ke Bandung: Warisan Kuliner Kepala Manyung Bu Fat Sejak 1969 Kini Bisa Dinikmati
Ribuan Warga Padati Bandung, Kirab Milangkala Tatar Sunda Jadi Panggung Budaya Terbuka

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:11 WIB

Perkuat Stabilitas Nasional, Polda Sumsel Gelar Operasi Disiplin Internal Anggota

Senin, 15 Juni 2026 - 18:26 WIB

Polda Sumsel Kawal Aksi Damai Mahasiswa UIN Raden Fatah, Pastikan Stabilitas Keamanan Kota Palembang

Minggu, 14 Juni 2026 - 05:18 WIB

Polda Sumsel Ungkap Kasus Curanmor di Palembang, Temuan Senpi dan Alat Pembuat Kunci Jadi Fokus Pengembangan

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:28 WIB

Polda Sumsel Bersama Bea Cukai dan Bareskrim Putus Jalur Distribusi Narkoba Lintas Provinsi

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:20 WIB

Kapolda Sumsel: Penanggulangan Senpi Ilegal Bukan Sekadar Penegakan Hukum, Tetapi Menjaga Kemanusiaan

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:54 WIB

Warga Indramayu Laporkan Pemilik Pabrik Beras ke Polisi atas Dugaan Perusakan dan Ancaman

Rabu, 3 Desember 2025 - 19:28 WIB

Motip Penganiayaan Apep, Masih Dalam Penyelidikan Pihak Kepolisian

Kamis, 27 Februari 2025 - 13:00 WIB

Ciptakan Ramadan Kondusif, Kabupaten Bandung Gencar Razia Miras

Berita Terbaru