Palembang, Juni 2026 – Kementerian Sosial RI melalui Sentra Budi Perkasa di Palembang menggelar Bakti Sosial Terintegrasi Tahun 2026 dengan menghadirkan berbagai layanan sosial, kesehatan, dan pemberdayaan bagi masyarakat rentan. Dalam kegiatan ini, Kemensos menyalurkan bantuan senilai Rp1.065.232.640 kepada 507 Pemerlu Atensi Sosial (PAS) di Kota Palembang.
Kegiatan dihadiri oleh Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial yang diwakili Direktur Rehabilitasi Sosial Tuna Susila dan Korban Perdagangan Orang, Tenaga Ahli Menteri Sosial Bidang Pengembangan dan Pelatihan Aparatur Alif Kamal, Kepala Dinas Sosial Kota Palembang, Pimpinan Asia Muslim Charity Foundation (AMCF) Wilayah Sumatera Selatan, serta para pemangku kepentingan terkait.
Kepala Sentra Budi Perkasa di Palembang, Gini Toponindro, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat yang mengalami kerentanan sosial.
Berbagai layanan yang diberikan meliputi operasi katarak bagi 125 orang, isbat nikah bagi 8 pasangan, pemenuhan hak sipil bagi 25 orang, khitanan massal bagi 42 orang, pelunasan biaya sekolah tertunggak bagi 76 orang, pendampingan eks psikotik dan eks kusta, penguatan psikososial bagi 161 penerima manfaat, layanan fisioterapi, pemeriksaan kesehatan, penyaluran alat bantu aksesibilitas, donor darah, Peksos Goes to School, kewirausahaan lansia, bazar UMKM, hingga senam lansia.
Secara keseluruhan, bantuan ATENSI yang disalurkan menjangkau 507 penerima manfaat dengan total nilai Rp1.065.232.640 untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar, peningkatan aksesibilitas, serta penguatan sosial ekonomi masyarakat.
Pelaksanaan bakti sosial ini bertepatan dengan Hari Jadi Kota Palembang ke-1343 dan menjadi bentuk sinergi antara pemerintah, mitra kerja, serta masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan sosial yang lebih inklusif.(Hari)



























