Program BISA Sangat Membantu Penanganan Stunting di Sumedang

- Redaksi

Rabu, 29 Mei 2024 - 10:10 WIB

503 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMEDANG // Satunews.id — Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang bersama tim Better Investment for Stunting Alleviation (BISA) menggelar Workshop Phase Out di Pendopo Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Rabu, (29/5/2024).

Workshop dibuka Plh. Asda Pemerintahan Kesejahteraan Rakyat Ili dengan menghadirkan empat orang narasumber dari DPPKBP3A, Dinkes, Bappppeda dan DPMD. Workshop dirangkaikan dengan Penyerahan Program BISA Jawa Barat untuk Pemda Sumedang serta Pembahasan Rencana Aksi setelah Phase Out Program BISA.

Menurut Ili, Pemda Sumedang telah melakukan MoU tanggal 28 Desember 2020 untuk Program BISA mendukung Aksi Konvergensi Stunting. “Alhamdulillah, kami sudah melakukan penandatanganan tahun 2020 untuk melakukan edukasi penanganan stunting terutama meningkatkan kualitas gizi balita dan anak serta menumbuhkan budaya sehat anak dan remaja,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemda Sumedang mengapresiasi program BISA yang menyiapkan berbagai strategi menarik. “Tidak hanya penyuluhan tetapi dilakukan melalui bentuk permainan serta edukasi yang disesuaikan dengan kebiasaan di masing-masing daerah,” ujarnya.

Ili mengatakan, program BISA sangat membantu penanganan stunting di Sumedang dan itu terbukti angka stunting terus menurun. “Itu atas hasil kolaborasi semua pihak. Ini merupakan exit, mudah-mudahan program ini bisa diadopsi menjadi program di desa, kecamatan,” katanya.

Sosialisasi program bisa

Sementara itu, Senior Program Manager BISA mengatakan, BISA adalah paket intervensi terpadu untuk mendukung program pemerintah melalui intervensi gizi-spesifik dan gizi sensitif untuk menurunkan stunting sebagaimana tertuang dalam Strategi Nasional Percepatan Penurunan Stunting 2018-2024.

BISA dijalankan melalui kerjasama Save the Children dan Nutrition International dalam periode 2019-2024 dan bertujuan untuk mengurangi stunting dengan meningkatkan status gizi dan perilaku hidup sehat anak perempuan remaja, wanita usia reproduksi, dan anak-anak di bawah usia dua tahun di Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Jawa Barat.

“Target BISA adalah mengimplementasikan pelatihan dan pendampingan untuk keluarga 1000 hari pertama serta remaja. Strategi program BISA mendorong terjadi perubahan perilaku di level individu dan masyarakat melalui pendekatan sosial dan komunikasi perubahan perilaku, penguatan sistem kesehatan dan kapasitas tata kelola perencanaan dan penganggaran pemerintah,” katanya.

(Red)**

Berita Terkait

Lantik Ketua dan wakil Ketua Baznas OKU, Teddy: Langsung Kerja Jangan Banyak Retorika BATURAJA – Bupati Ogan Komering Ulu
Pangdam Siliwangi Turun Langsung: Halal Bihalal KBT Jabar Bagi Rutilahu Rp25 Juta, Tegaskan Silaturahmi Nggak Ada Matinya
Bupati OKU Gandeng Danantara, RDF Plant Jadi Solusi Sampah
HKG PKK ke-54 OKU, Zwesty Ajak Kader Tetap Bergerak Meski Efisiensi
Ukir Prestasi Tingkat Nasional, Bupati OKU dan BPR Baturaja Bawa Pulang 3 Trofi TOP BUMD 2026
Program Gentengisasi Hidupkan Kembali UMKM Genteng di Purwakarta
Bandung Makin Geulis! DSDABM Gaspol Benerin Jalan Biar Nggak Bikin Emosi
IPPAT Jabar Gelar Halal Bihalal di Holiday Inn Bandung, Usung Tema Integritas Profesi

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 12:46 WIB

BLT-DD 2026 Disesuaikan, 82 Warga Desa Lulut Tetap Terima Bantuan dengan Prioritas Lansia

Sabtu, 18 April 2026 - 12:24 WIB

Lantik Ketua dan wakil Ketua Baznas OKU, Teddy: Langsung Kerja Jangan Banyak Retorika BATURAJA – Bupati Ogan Komering Ulu

Jumat, 17 April 2026 - 19:52 WIB

Pemdes Situsari Gelar Skrining TB Massal, Ratusan Warga Ikuti Deteksi Dini Tuberkulosis

Jumat, 17 April 2026 - 19:46 WIB

Ribuan Pegiat Budaya Sunda Gelar Riung Mungpulung di Kebun Raya Bogor, Perkuat Persatuan dan Identitas Kasundaan

Jumat, 17 April 2026 - 16:48 WIB

Pangdam Siliwangi Turun Langsung: Halal Bihalal KBT Jabar Bagi Rutilahu Rp25 Juta, Tegaskan Silaturahmi Nggak Ada Matinya

Kamis, 16 April 2026 - 22:15 WIB

Bupati OKU Gandeng Danantara, RDF Plant Jadi Solusi Sampah

Kamis, 16 April 2026 - 21:08 WIB

HKG PKK ke-54 OKU, Zwesty Ajak Kader Tetap Bergerak Meski Efisiensi

Kamis, 16 April 2026 - 19:07 WIB

Bisa Salah dan Bisa Benar

Berita Terbaru