Mergo Unyi : Menjaga Adat dan Budaya, Kehormatan untuk bersatu

- Redaksi

Minggu, 26 Mei 2024 - 15:28 WIB

5019 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung-Terkait permintaan maaf ketua KPU bandar Lampung Dedi Triadi yg terkesan menganggap enteng masalah icon (Maskot) memantik Budayawan Lampung Muda asal Gunung Sugih M.aArif Sanjaya Sakti, Minggu (26/05/2024).

Ahi Arif sapaan akrabnya menilai apa yg disampaikan ketua KPU bandar Lampung belum mencapai kata maaf masyarakat adat Lampung,

“Kenapa menurut titi gematei adat Lampung baik bicara hukum adat Lampung yaitu kitab kuntara raja niti dan kitab kuntara Rajo Aso sikap dan pernyataan bung Dedi Triadi terkesan tidak serius dalam masalah icon kera besinjang ini,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masih menurut Ahi Arif, mereka mengundang tokoh-tokoh Adat Saibatin dan Pepadun tapi tidak mengundang tokoh-tokoh yang berkonflik.

“Coba kita bayangkan minta maaf dihotel bintang mewah sudah itu tidak memuat klarifikasi peryataan secara utuh di media cetak dan media eletronik , mereka mengundang tokoh adat dari saibatin dan pepadun tetapi tidak memberi tahu dan nyuwak perwatin atau tokoh adat yg berkonfilik dengan mereka gara-gara icon kera ini. Mestinya mereka itu Hadir ditengah2 masayrakat adat Lampung yg melaporkan perkara ini bukan nyuwak sai Mak terlibat anjak awal masalah ini timbul,” ucap Ahi Arif.

Tokoh muda asal mergo Unyi ini juga berkata, “Secara titi adat kejadian masalah ini ada di wilayah hukum adat pepadun maka secara otomatis kuasa ngatak salah atau permohonan maaf mereka kota bandar Lampung adat di wilayah hukum adat pepadun .bukan kita tidak menghargai dan menghormati Waghei tanjar anjak saibatin cuma inilah aturan dan Titi gematei sai asli,” cetusnya.

Pria yg aktif di budaya lampung ini juga menghimbau kepada seluruh tokoh adat yang peduli dan ingin menjaga Adat dan Budaya serta kehormatan orang Lampung untuk bersatu.

“Unyin tokoh dan masyarakat adat Lampung jangan Diam ketika Kawan2 yg lain berjuang untuk budaya lampung kita malah diam Tampa suprot tapi pada akhirnya seolah ambil peran sejak Maslah ini timbul.” Pungkasnya

 

(Tim)

Berita Terkait

Grand Final Putri Hijabfluencer Indonesia 2026, Cetak Muslimah Cantik, Sehat, Cerdas dan InspiratIf
Grand Final Putri Hijabfluencer Jabar 2026, Cetak Muslimah Cantik, Sehat, Cerdas dan Inspiratif
Film Aing Kabayan: Koes Plus, Budaya Lokal, dan Sponsorasi Satunews.id
Evi Shinta, Pemilik Perum Bumi Tirta Nirwana, Berbagi Kebahagiaan dengan Anak Yatim
Lisda Hendrajoni Apresiasi Lomba Baju Kuruang dan Tingkuluak Kreasi di Painan
Penghargaan Kebudayaan Cimahi 2024: Menginspirasi Generasi Muda
1.303 Santri Ikuti PORSENI PONTREN Tingkat Kabupaten Bekasi Tahun 2024
Pontren Al-Abadiyah Kerahkan Santri Ikuti Seluruh Cabang Porseni Antar Pesantren 2024 Tingkat Kabupaten Bekasi

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Rp696,78 Juta untuk Lebak Nangka! Mulyadi Anwar Dorong Jalan Desa Kadumanggu Kini Lebih Bagus dan Mulus

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Rp701,28 Juta untuk Cipambuan! Dadang Darajat Launching Rehabilitasi Kantor Desa dan Dayeuh Pajajaran

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Perkuat Kualitas Pelayanan, Lapas Palembang Terima Kunjungan Ombudsman Sumsel

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Kapolda Sumsel Dorong Pelajar SMKN 6 Palembang Berprestasi, Disiplin, dan Bebas Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Karutan Kelas I Palembang Bersama Jajaran Panen Kangkung, Dukung Ketahanan Pangan dan Optimalisasi Lahan Produktif

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Rutan Kelas I Palembang Jalin Kerja Sama dengan Bank Sampah Graha Pena untuk Pengelolaan Sampah Anorganik  

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:20 WIB

Firdaus Hasbullah: Jangan Biarkan Narkoba Merampas Masa Depan Anak-Anak PALI!  

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Sinergi Forkopimda di The 12th World Anxi Conference, Polda Sumsel Dukung Iklim Daerah yang Kondusif

Berita Terbaru