Steve Ewon Gagas ‘Festival Kakaren’ 2024 dalam Konsep Silih Asah, Silih Asuh, Silih Asih dan Silih Asaan

- Redaksi

Jumat, 12 April 2024 - 14:40 WIB

508 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Steve Ewon Gagas 'Festival Kakaren' 2024 dalam Konsep Silih Asah, Silih Asuh, Silih Asih dan Silih Asaan, Kamis (11/4-2024)

Steve Ewon Gagas 'Festival Kakaren' 2024 dalam Konsep Silih Asah, Silih Asuh, Silih Asih dan Silih Asaan, Kamis (11/4-2024)

Satunews.id, Cisarua – Pasca Hari Raya Idul Fitri 1445 H, kebiasaan masyarakat umat muslim di Indonesia melaksanakan kegiatan silaturahmi kepada sanak saudara maupun kerabat terdekatnya.

Biasanya saat lebaran Idul Fitri selalu disajikan makanan khas atau kuliner lebaran seperti ketupat, opor ayam, dan lainnya.

Tak ketinggalan sajian kue-kue khas lebaran seperti Nastar, biscuit, bahkan jika di desa-desa disajikan makanan khasnya seperti Rangginang, Opak, Wajit, dodol dan masih banyak makanan khas Sunda yang sering kita lihat saat merayakan Hari Raya Idul Fitri.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ada hal menarik yang masih tersimpan dalam budaya masyarakat Sunda khususnya pasca berlebaran yaitu istilah ‘Kakaren’ lebaran. ‘Kakaren’ lebaran adalah makanan sisa berlebaran yang masih tersimpan di rumah.

Dalam memanfaatkan makanan tersisa, Steve Ewon menginisiasi digelarnya ‘Festival Kakaren’ yang dilaksanakan di Rumah Pemimpi, sekretariat Pemenangan Bupati Bandung Barat, Desa Kertawangi, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Kamis 11 April 2024.

Steve Ewon menyampaikan digagasnya acara tersebut sebagai upaya mempererat tali silaturahmi baik di lingkungan masyarakat desa maupun kerabat yang ada dimanapun berada.

“Kita menggelar ‘Festival Kakaren’ yaitu bagaimana upaya mempererat tali silaturahmi melalui budaya atau adat istiadat setelah berlebaran yaitu mengumpulkan Kakaren kemudian kita nikmati bersama-sama makanan Kakaren yang kita bawa,” ujar Steve Ewon saat ditemui, di Rumah Pemimpi, Kamis, 11 April 2024.

Ia mengapresiasi puluhan masyarakat yang hadir dengan Kakaren yang dibawanya.

“Alhamdulillah, silaturahmi terus kita bina, yang datang dalam acara ‘Festival Kakaren’ ini ada dari mana-mana, dari berbagai kalangan, ada tokoh masyarakat, komunitas dan organisasi pemuda. Ini adalah bentuk kepedulian terhadap pentingnya silaturahmi. Hal lainnya adalah bagaimana para peserta peduli terhadap budaya masyarakat Sunda yang akan terus kita kembangkan,” imbuh Calon Bupati Bandung Barat ini.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Budayawan Sunda Asep Ridwan menjelaskan istilah Kakaren yang sering didengar kalangan masyarakat Sunda.

“Luar biasa sekali, gagasan ‘Festival Kakaren’ muncul dari Sahabat Akang Ewon, ini bentuk kepedulian masyarakat terhadap Budaya Sunda dengan memunculkan kearifan lokal. Kakaren sendiri mengandung arti makanan sisa hajat atau lebaran yang biasa disajikan masyarakat menghadapi perayaan Hari Raya Idul Fitri. Makanan sisa ini bukan berarti tidak terpakai, tetapi kita manfaatkan bersama-sama dalam satu even guyub rukun bersilaturahmi,” ujar salah satu pendiri pemekaran Kabupaten Bandung Barat ini.

Ia berharap, kedepan ‘Festival Kakaren’ ini akan terus kita kembangkan ke tingkat Kecamatan, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat bahkan Nasional.

“Kita akan terus dorong festival Kakaren ini ke tingkat lebih besar, dengan mengundang PJ Bupati Bandung Barat, ini salah satu Produk Pride Local yang terus kita kembangkan,” kata Asep Ridwan.

Kang Dapon dari Komunitas Bahar Nusantara mengapresiasi langkah Steve Ewon yang menggagas ‘Festival Kakaren’ 2024.

“Luar biasa keren sekali, kita bisa bersilaturahmi dalam bingkai ‘Festival Kakaren’ ini membangkitkan kekuatan budaya Sunda yang mengakar, harapannya silaturahmi ini terus berlanjut dalam konteks ‘Silih Asih, Silih Asuh, Silih Asuh dan Silih Asaan’,” ujarnya.***

Berita Terkait

DPR Masukkan Usulan Otsus 2,5 Persen ke DIM, Fraksi Gerindra Desak Revisi UUPA Segera Tuntas
Mahasiswa Pemuda Dukung Polri, Ajak Pemuda Jadi Mitra Strategis Jaga Kamtibmas
APAK Soroti Ketaatan Pakaian Dinas Kepala Daerah: Pemimpin Harus Jadi Contoh Disiplin
DPD KKJN Jawa Barat 2026-2030 Resmi Terbentuk Komitmen Lahirkan Jurnalis Profesional dan Berintegritas
Sosialisasi Empat Pilar, Abidin Fikri: Perlu Kesadaran Bersama Mewujudkan Gagasan Founding Father
Komitmen Wakil Ketua DPRD Jabar Ir.H.MQ.Iswara Jaga Pelayanan Tetap Jalan di Tengah Tekanan Anggaran APBD 2026
3 PR Besar Farhan-Erwin 100 Hari Pimpin Bandung: Sampah 1.101 Ton/Hari, Macet, Banjir 60 Titik
“Kita Nggak Punya DPRD”, Dian Rahadian Beber Strategi Hanura Jabar Hadapi Pemilu 2029

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 15:13 WIB

Kecamatan Dayeuhkolot Ikuti Jambore PKK Tingkat Kabupaten Bandung, 10 Program Pokok Jadi Fokus

Selasa, 15 September 2026 - 14:31 WIB

Kalapas Kelas I Palembang Perkuat Tugas dan Fungsi Jajaran  

Selasa, 15 September 2026 - 14:12 WIB

PNSB Sumsel Kepung Empat Titik Palembang, 5.000 Masker Dibagikan di Tengah Asap

Selasa, 15 September 2026 - 08:27 WIB

BNN Gelar Pasanggiri Kawih Sinom, Gaungkan Perang Melawan Narkoba Lewat Seni Sunda

Senin, 14 September 2026 - 22:24 WIB

Dukung Program Prioritas Kapolri, Puslitbang Polri Gelar Penelitian Kamseltibcarlantas Berbasis Teknologi di Polda Sumsel

Senin, 14 September 2026 - 17:53 WIB

Pisah Sambut Kalapas Kelas I Palembang, Estafet Pengabdian Berlanjut  

Senin, 14 September 2026 - 15:16 WIB

Tenggelam Di Sungai Komering Bocah 10 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia  

Minggu, 13 September 2026 - 19:31 WIB

Kampung Budaya Lingkungan Curug Dog Dog Gelar Gotong Royong Bersihkan Gorong-gorong

Berita Terbaru