Dukung Batik Haji Nasional, Kemenperin Latih Industri Kecil Pakai Bahan Baku Halal

Satunews.id

- Redaksi

Sabtu, 2 Maret 2024 - 11:26 WIB

5020 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA // SATUNEWS.id — Kementerian Perindustrian (Kemenperin) proaktif untuk memfasilitasi pelaku industri kecil untuk mendapatkan sertifikasi halal sehingga produknya dapat berdaya saing di ranah domestik hingga global. Upaya strategis ini sejalan dengan amanat Undang-undang nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal, Sabtu (2/3/2024)

“Sertifikasi halal merupakan instrumen wajib yang telah ditetapkan pemerintah melalui undang – undang tersebut. Pelaku industri kecil juga terus kami dorong untuk bisa mendapatkan sertifikasi halal,” kata Kepala Pusat Pemberdayaan Industri Halal (PPIH) Kemenperin, Mohammad Ari Kurnia Taufik di Jakarta

Ari menjelaskan, dalam regulasi undang – undang disebutkan bahwa produk yang diproduksi dan diedarkan di wilayah Indonesia wajib memiliki sertifikat halal termasuk produk tekstil yang salah satunya berupa batik. Sebab, salah satu titik kritis yang bisa menyebabkan terhalangnya kehalalan pada produk batik, antara lain adalah penggunaan bahan baku, bahan tambahan, atau bahan penolong yang bersumber dari hewan yang diharamkan menurut syariat Islam.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Oleh karena itu, pada 29 Februari – 1 Maret 2024, kami telah menyelenggarakan bimtek pembuatan malam dan kuas halal untuk batik,” ujarnya. Kegiatan ini merupakan wujud kerja sama antara PPIH dengan Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik (BBSPJIKB) Yogyakarta,” papar Ari dan

Menurut Ari, bimtek tersebut untuk membantu pemenuhan dan percepatan sertifikasi halal bagi para pelaku industri kecil batik.

“PPIH hadir untuk memberikan pendampingan dan kemudahan akses dalam fasilitasi sertifikasi halal bagi industri kecil,” ungkapnya

Ari berharap, melalui bimtek ini para pelaku industri kecil batik mampu mandiri untuk menyediakan dan membuat bahan baku malam secara halal dan bahan penolong kuas halal secara berkelanjutan.

“Ke depannya, PPIH Kemenperin juga turut mendukung program penyediaan batik haji halal secara nasional. Kami optimistis, kerja sama berkelanjutan ini dapat mendorong Indonesia menuju produsen tekstil terbesar dunia dan mendorong program pemerintah dalam menyelenggarakan batik haji halal nasional,” tuturnya.

Kemenperin mencatat, industri batik yang tergolong dalam kelompok industri tekstil dan produk tesktil (TPT), memiliki peranan penting dalam mendongrak perekonomian nasional.

“Ini terlihat dari capaian nilai ekspor batik dan produk batik sepanjang tahun 2022 menembus angka USD64,56 juta atau meningkat 30,1 persen dibanding capaian tahun 2021. Sementara, pada periode Januari-April 2023, nilai ekspor batik dan produk batik sebesar USD26,7 juta,” papar Ari

Sementara, Kepala BBSPJIKB Budi menyatakan, pihaknya telah berperan sejak tahun 2023 sebagai salah satu Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) di lingkungan Kemenperin untuk mendukung proses pemeriksaan produk halal.

“Kami ikut hadir mendukung program Kemenperin dalam substitusi bahan halal melalui pelaksanaan bimtek malam dan kuas halal melalui kerja sama dengan PPIH,” ungkap Budi.

Direktur IKM Pangan, Furnitur dan Bahan Bangunan, Yedi Sabaryadi menyampaikan bahwa Pameran IFEX merupakan ajang bergengsi bagi industri furnitur karena bertaraf internasional yang tergabung dalam circuit ASEAN dan China furniture exhibition, di mana rangkaian pameran tersebut dilaksanakan dalam waktu yang berkesinambungan dimulai dari Vietnam, Malaysia, Indonesia, Thailand dan China.

“Dalam Momentum pameran IFEX yang berskala internasional ini, diharapkan dapat menjadi pemicu agar pertumbuhan industri furnitur dapat rebound ke zona positif,” ujar Yedi.

Dalam rangkaian kegiatan bimtek, Kapus PPIH menyerahkan secara simbolis lilin malam dan kuas halal kepada Nur Giri Indah Batik perwakilan industri kecil batik di Yogyakarta yang menjadi peserta, dengan disaksikan Kepala BBSPJIKB Budi Setiawan.

“Para peserta bimtek ini selanjutnya akan difasilitasi mendapatkan sertifikasi halal secara gratis oleh Kemenperin melalui pendaftaran di Sistem Informasi Pendataan Industri Halal (Saliha). ( Asp – Dwi )

Berita Terkait

Grand Final Putri Hijabfluencer Indonesia 2026, Cetak Muslimah Cantik, Sehat, Cerdas dan InspiratIf
Grand Final Putri Hijabfluencer Jabar 2026, Cetak Muslimah Cantik, Sehat, Cerdas dan Inspiratif
Film Aing Kabayan: Koes Plus, Budaya Lokal, dan Sponsorasi Satunews.id
Evi Shinta, Pemilik Perum Bumi Tirta Nirwana, Berbagi Kebahagiaan dengan Anak Yatim
Lisda Hendrajoni Apresiasi Lomba Baju Kuruang dan Tingkuluak Kreasi di Painan
Penghargaan Kebudayaan Cimahi 2024: Menginspirasi Generasi Muda
1.303 Santri Ikuti PORSENI PONTREN Tingkat Kabupaten Bekasi Tahun 2024
Pontren Al-Abadiyah Kerahkan Santri Ikuti Seluruh Cabang Porseni Antar Pesantren 2024 Tingkat Kabupaten Bekasi

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Rp696,78 Juta untuk Lebak Nangka! Mulyadi Anwar Dorong Jalan Desa Kadumanggu Kini Lebih Bagus dan Mulus

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Rp701,28 Juta untuk Cipambuan! Dadang Darajat Launching Rehabilitasi Kantor Desa dan Dayeuh Pajajaran

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Perkuat Kualitas Pelayanan, Lapas Palembang Terima Kunjungan Ombudsman Sumsel

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Kapolda Sumsel Dorong Pelajar SMKN 6 Palembang Berprestasi, Disiplin, dan Bebas Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Karutan Kelas I Palembang Bersama Jajaran Panen Kangkung, Dukung Ketahanan Pangan dan Optimalisasi Lahan Produktif

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Rutan Kelas I Palembang Jalin Kerja Sama dengan Bank Sampah Graha Pena untuk Pengelolaan Sampah Anorganik  

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:20 WIB

Firdaus Hasbullah: Jangan Biarkan Narkoba Merampas Masa Depan Anak-Anak PALI!  

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Sinergi Forkopimda di The 12th World Anxi Conference, Polda Sumsel Dukung Iklim Daerah yang Kondusif

Berita Terbaru