Buruh Kawal Usulan Kenaikan UMK Cianjur 2024 Sebesar 14 Persen

Satunews.id

- Redaksi

Senin, 27 November 2023 - 05:00 WIB

5014 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SATUNEWS.ID

CIANJUR || Pemerintah Kabupaten Cianjur tetapkan usulan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Cianjur 2024 naik 14 persen dari tahun ini. Jika disetujui Pemprov Jabar, UMK Cianjur di tahun depan mencapai Rp 3.298.000.

Bupati Cianjur Herman Suherman, mengatakan berdasarkan hasil kajian bersama antara buruh, organisasi buruh, pengusaha, dan Pemkab Cianjur disepakati jika upah Cianjur yang hanya Rp 2.893.229 sangatlah rendah dibandingkan daerah lain.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sudah berdasarkan kajian, dan sudah disepakati kita usulkan UMK tahun depan naik 14 persen atau sekitar Rp 400 ribu,” kata dia, Minggu (26/11/2023).

Herman menyebut dengan kenaikan tersebut pengusaha diyakini masih mampu. “Pengusaha tidak keberatan, karena kalau dibandingkan daerah lain, UMK kita masih belum tergolong rendah,” ucapnya.

Namun, Herman menyebut jika kenaikan tersebut baru kesepakatan di daerah yang kemudian diusulkan ke Pemprov Jawa Barat untuk ditetapkan.

“Tinggal oleh Pemprov diputuskannya berapa. Usulan dari kita segitu kenaikannya. Kami berharap tidak ada penurunan dari angka yang diusulkan,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Serikat Pekerja Nasional Kabupaten Cianjur Hendra Malik, menyebut kenaikan tersebut dinilai belum ideal, mengingat UMK Cianjur merupakan daerah dengan UMK yang terendah dibandingkan kabupaten/kota terdekat.

Sehingga, UMK di tahun depan diusulkan untuk naik sebesar 14 persen. Angka tersebut sudah berdasarkan perhitungan daya beli, fluktuasi harga kebutuhan pokok, dan standar hidup layak.

“Dibandingkan Sukabumi dan kota tetangga lainnya kita terendah. Harusnya usulan kenaikan itu minimalnya 15 persen. Tapi tidak apa, terpenting ada upaya agar upah buruh Cianjur lebih layak,” ucapnya.

Menurutnya yang terpenting saat ini ialah proses pengawalan di Pemprov Jabar agar usulan tersebut disetujui, tidak dikurangi apalagi ditolak.

“Kita akan kawal di Pemprov. Di dewan pengupahan provinsi. Kita dorong agar usulan tersebut disetujui,” tegasnya

Ditulis Oleh : Henhen Editor

Berita Terkait

Kapolda Sumsel Pimpin Ziarah TMP Kesatria Ksetra Siguntang, Hormati Jasa Pahlawan Jelang Hari Bhayangkara ke-80
HUT YBH SSB: 5 Tahun mengabdi untuk keadilan, memperkuat Advokasi, membangun Integritas dan mengukuhkan akses hukum bagi masyarakat
254 Atlet Pelajar Ramaikan O2SN Sumsel 2026, Target Tembus 10 Besar Nasional
Perkuat Sinergi dengan Pengadilan Tinggi Palembang, Kalapas Palembang turut dampingi Kakanwil Ditjenpas Sumsel
Komisi I DPRD Jabar Dorong Biro BUMD Selesaikan Legalisasi Aset PT Agronesia
Rutan Kelas I Palembang Ikuti FGD Pemanfaatan Lahan Idle untuk Mendukung Ketahanan Pangan
Komisi II DPRD Jabar Dorong Peningkatan Kualitas Susu Murni dan Pengembangan Sapi Perah di Cikole
Dukung Asta Cita Presiden, Polda Sumsel Perkuat Ketahanan Sosial Lewat Bakti Sosial Berskala Besar

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:02 WIB

Komisi II DPRD Jabar Dorong Peningkatan Kualitas Susu Murni dan Pengembangan Sapi Perah di Cikole

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:16 WIB

MARAKNYA TEMUAN DUGAAN SL ILEGAL PERUMDA AIR MINUM TIRTAJATI CABANG LOSARI MENCUAT

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:23 WIB

Dispora Bandung Gelar Pelatihan Barista Cempor 2026, Cetak Pemuda Jadi Wirausaha Kopi

Minggu, 7 Juni 2026 - 14:10 WIB

Pimpinan Pusat Komunitas BBC: Dari Silaturahim ke Aksi Nyata: Organisasi Siap Kawal Politik Kerakyatan

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:15 WIB

Pangdam III/Siliwangi Tegaskan Sinergi TNI-Kejaksaan di Lepas Sambut Kajati Jabar 2026

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:02 WIB

127 CPNS Cimahi Resmi Jadi PNS, Ngatiyana: Ini Awal Pengabdian, Bukan Garis Finish

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:17 WIB

Wali Kota Cimahi Ngatiyana Hadiri Sertijab Kejati Jabar di Gedung Pakuan Bandung

Senin, 1 Juni 2026 - 00:22 WIB

3 PR Besar Farhan-Erwin 100 Hari Pimpin Bandung: Sampah 1.101 Ton/Hari, Macet, Banjir 60 Titik

Berita Terbaru