Rendiana Awangga Ajak Warga Mulai Tinggalkan Penggunaan Asbes

Satunews.id

- Redaksi

Senin, 20 November 2023 - 14:07 WIB

5010 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bandung // Satubews.id // – Anggota DPRD Kota Bandung, Rendiana Awangga mengajak warga Kota Bandung untuk meninggalkan penggunaan asbes. Mengingat penggunaan asbes mengandung bahan yang berbahaya bagi kesehatan.

Hal tersebut ia sampaikan seusai menerima Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT) Australia dan Local Initiative for Occupational Health dan Safety Network (LION) Indonesia, di Gedung DPRD Kota Bandung, Senin (20/11/2023).

“Memang penggunaan asbes di Kota Bandung sudah umum, tapi bagi yang bangunan baru mari kita tinggalkan asbes dan beralih ke bahan bangunan lain yang baik dan ramah untuk kesehatan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Awangga, asbes merupaka bahan baku berbahaya yang berdampak karsinogenik dan menyebabkan kanker. Sebab ketika terhirup partikel asbes memiliki masa inkubasi 10-15 tahun di tubuh manusia.

“Asbes sudah umum digunakan dan dianggap praktis dan ekonomis. Pengganti atau alternatifnya ada, memang secara harga lebih mahal sedikit, tapi untuk kesehatan itu jauh lebih tidak ternilai harganya,” terangnya.

Ia menambahkan, sebagai bentuk keseriusan Kota Bandung terhadap pelarangan penggunaan asbes, maka sudah ada Perda Gedung dan Bangunan tahun 2019 yang khusus mengatur tentang pelarangan penggunaan asbes tersebut.

“Kota Bandung merupakan satu-satunya kota di Indonesia, yang eksplisit melarang penggunaan asbes. Hal itu tercantum pada pasal di Perda Gedung dan Bangunan tahun 2019. Mereka (DFAT Australia dan LION Indonesia) mengapresiasi kita akan komitmen tersebut,” tuturnya.

Selain itu, penyakit yang disebabkan oleh asbes sudah memiliki kualifikasi tersendiri, yakni Asbestos. Penyakit ini menyerang sistem pernapasan manusia hingga menimbulkan kanker.

Sementara itu, untuk di Kota Bandung sendiri pihaknya belum menemukan adanya laporan terkait penyakit asbestos tersebut.

“Kota Bandung belum mendengar, tapi saya pernah berdiskusi dengan dokter spesialis okupansi sudah banyak di Bandung. Dan didiagnosa ledakan asbestos itu di Indonesia pada 2023, jika menghitung mundur dari masuknya asbes ke Indonesia,” katanya.

(Hms/ Red)**

 

Berita Terkait

Gandeng GP Ansor Sumsel, Kapolda Sumsel Perkuat Kerukunan dan Stabilitas Kamtibmas
Semangat Sumpah Pemuda ke-98, Lapas Kelas I Palembang Perkuat Patriotisme dan Integritas
PULUHAN JUTA ROKOK ILEGAL DIMUSNAHKAN, BEA CUKAI SUMBAGTIM SELAMATKAN POTENSI KERUGIAN NEGARA Rp 20,56 MILYAR  
Ombudsman RI Lakukan Monitoring dan Pengawasan Layanan Pemasyarakatan di Rutan Kelas I Palembang  
Lima Pegawai Lapas Kelas I Palembang Ikuti Uji Kompetensi Profiling ASN Tahap 2  
Lapas Kelas I Palembang Laksanakan Rekredensialing Klinik Pratama Bersama BPJS Kesehatan
Rp696,78 Juta untuk Lebak Nangka! Mulyadi Anwar Dorong Jalan Desa Kadumanggu Kini Lebih Bagus dan Mulus
Rp701,28 Juta untuk Cipambuan! Dadang Darajat Launching Rehabilitasi Kantor Desa dan Dayeuh Pajajaran

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:41 WIB

Angie Natesha Ketua Wanoja Perjuangan, Gelar Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis di Sukamenak

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Wujudkan Sekolah Layak, SDN Pandan Arum Sambut Program Revitalisasi APBN 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Bupati Asep Japar Lepas Atlet Sukabumi, Bidik 10 Besar Porprov Jabar

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:12 WIB

H. Gundar Pimpin Golkar Kota Sukabumi, Targetkan Enam Kursi Legislatif

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Direksi dan Civitas Hospitalia RSUD Sekarwangi Ucapkan Selamat Hari Dokter Nasional 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:04 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Kades Sukagalih Aja Waridin Ajak Generasi Muda Perkuat Akhlak, Ilmu, dan Semangat Membangun Negeri

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Momentum Hari Santri Nasional 2026, Danramil Cileungsi Mayor , Endang Lili Gaungkan Pesan Indonesia Damai dan Penuh Berkah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:53 WIB

Hadirkan KH Cucun Ahmad Syamsurijal, KAC Bahas Modernisasi Pesantren yang Tetap Luhur Tradisinya

Berita Terbaru