Arsan Latif, bagaimana mengurangi tingkat kemiskinan agar masyarakat sejahtera

Satunews.id

- Redaksi

Kamis, 21 September 2023 - 10:41 WIB

508 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KBB // Camat di Kabupaten Bandung Barat (KBB) harus memahami apa yang dibutuhkan oleh masyarakatnya. Jangan sampai ada warganya yang tidak bisa makan, namun pemerintah tidak mengetahuinya.

“Saya tidak mau ada camat yang tidak mengetahui kalau di wilayahnya ada warganya yang tidak bisa makan, apalagi sampai kelaparan. Bila itu terjadi, saya tegaskan berpotensi dicopot. Mengingat aturannya juga sangat memungkinkan melalui jalur evaluasi kinerja,” tegas Penjabat (Pj) Bupati Bandung Barat Arsan Latif, Kamis  21 September 2023.

Ia berharap, para camat memahami apa yang dibutuhkan oleh masyarakatnya kemudian segera dikomunikasikan dengan dirinya.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kehadiran Pj Bupati dan camat untuk menggali dan menyelesaikan permasalahan. Jangan sampai ada warga KBB tidak makan. Namun, tidak diketahui oleh pemerintah, inikan ironis,” tandasnya.

Oleh karena itu, Arsan meminta para camat memiliki data warga yang akurat  sebagai upaya merealisasikan pelayanan dasar masyarakat.

Arsan menjelaskan, tugas dirinya sebagai Pj Bupati Bandung Barat adalah bagaimana mengurangi tingkat kemiskinan dan bagaimana agar masyarakat bisa sejahtera. Oleh karena itu, ia membutuhkan data penduduk yang masuk kategori pra-sejahtera atau miskin.

” Bantu kami, bantu datanya sampaikan kepada saya, boleh ke pak camat atau pak kades. Jangan sampai kalau kita punya uang, tapi masyarakatnya miskin, sampai meninggal siapa yang tanggung jawab,” ujarnya.

Selain lebih mengetahui data kemiskinan, para camat beserta aparatnya juga dinilai bisa mengetahui solusi dan metodologi seperti apa yang bisa dilakukan untuk menanggulangi kemiskinan.

Sementara itu berdasarkan data dari BPS jumlah penduduk miskin di KBB tahun 2020 sebanyak 179,5, kemudian naik 2021 naik menjadi 190,8 dan 2022 183,7.

(Dicky Mawadi)

Berita Terkait

PAN Perkuat Struktur di Jabar, Targetkan 11 Kursi DPR RI dan Masuk 4 Besar Nasional
Kapolda Jabar Perkuat Sinergi Melalui Silaturahmi ke Kejaksaan Tinggi Jawa Barat
Budayawan Bogor Bersatu: Teh Mela Pimpin Panitia Halal Bihalal di Kebun Raya
MEMALUKAN! Anggaran Publikasi Muscab PKB di Sentul Jadi Sorotan, Saling Lempar Tanggung Jawab
Film Aing Kabayan: Koes Plus, Budaya Lokal, dan Sponsorasi Satunews.id
Cimahi WFH Tiap Jumat, 75% ASN di Rumah
JAKSA MASUK SEKOLAH KEJAKSAAN TINGGI JAWA BARAT DI SMA NEGERI 1 BATUJAJAR
Segelintir Warga Menolak, Izin Terhenti: Sugiyono, SE., S.H., M.H. Pertanyakan Nyali Dinas

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 22:24 WIB

Sinergi Bina Marga dan Pentahelix, Bupati Bandung Tinjau Langsung Proyek Penanganan Banjir

Jumat, 10 April 2026 - 10:37 WIB

Camat Dayeuhkolot Bersama Pentahelix dan Prima Angkat Sampah Penyebab Banjir di Sukabirus

Rabu, 8 April 2026 - 15:48 WIB

Ini Dia 6 Calon Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung

Selasa, 7 April 2026 - 17:11 WIB

Kolaborasi Pentahelix, Survey Terpadu Siapkan Pembongkaran Drainase hingga Normalisasi

Senin, 6 April 2026 - 15:52 WIB

Kapolda Jabar Perkuat Sinergi Melalui Silaturahmi ke Kejaksaan Tinggi Jawa Barat

Senin, 6 April 2026 - 11:24 WIB

Lonjakan Sampah Capai 1.500 Ton per Hari, Kabupaten Bandung Andalkan Solusi Regional Sarimukti

Minggu, 5 April 2026 - 13:43 WIB

Camat Margahayu Sambangi Warga Terdampak Banjir, Bawa Dukungan dan Solusi

Sabtu, 4 April 2026 - 22:37 WIB

Kolaborasi Pentahelix , Camat Baleendah Turun Langsung Bersihkan Sampah Demi Redam Banjir

Berita Terbaru