Diteken Pencanangan Literasi dan Inklusi Pasar Modal pada 1.000 ASN Jabar

Satunews.id

- Redaksi

Kamis, 3 Agustus 2023 - 10:37 WIB

509 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA // Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) secara resmi membuka perdagangan saham.

Pembukaan dilakukan dengan Penandatanganan Pencanangan Literasi dan Inklusi Pasar Modal kepada 1.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemda Provinsi Jabar serta  Pendirian Galeri Investasi BEI di kantor Pemdaprov Jabar. Kegiatan seremoni berlangsung di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (3/8/2023).

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum dalam sambutannya menyampaikan bahwa pencanangan literasi pasar modal kepada 1.000 ASN di Jabar ini merupakan bentuk kolaborasi BEI, Pemda Provinsi Jabar, Otoritas Jasa Keuangan, bank bjb, dan bjb Sekuritas agar masyarakat dalam hal ini kalangan ASN lebih melek investasi, khususnya di pasar modal.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Diharapkan investasi di pasar modal tidak hanya menjadi aktivitas bagi masyarakat perkotaan, secara inklusi masyarakat umum pun dapat turut meramaikan pasar modal,” ungkap Wagub Uu Ruzhanul.

Berdasarkan data BEI, jumlah investor dalam negeri di pasar modal hingga akhir Juli 2023 mencapai angka 11.379.502 Single Investor Identification (SID) dan jumlah investor saham sebesar 4.888.910 SID.

Sementara di wilayah Jabar sampai akhir Juni 2023, jumlah investor pasar modal mencapai 2.513.862 SID dan jumlah investor saham sebanyak 1.025.021 SID.

“Dari data menunjukkan Jawa Barat merupakan provinsi dengan jumlah investor pasar modal yang cukup banyak,” katanya.

Ia juga menyebut bahwa edukasi dan literasi investasi pasar modal perlu digencarkan mengingat seiring era digital yang begitu disruptif rawan berseliweran di media sosial pihak-pihak menawarkan investasi yang menggiurkan, tapi ternyata berkedok penipuan atau populer disebut investasi bodong. Hal ini tak menutup kemungkinan juga bisa menjerat ASN.

“Kadang masyarakat bingung memilih dan memilah mana yang memiliki masa depan cerah dan mana yang menipu,” tutur Uu.

Maka melalui Galeri Investasi BEI di kantor Pemdaprov Jabar diharapkan dapat menekan praktik investasi bodong di tataran masyarakat, khususnya kalangan ASN.

“Sekaligus semakin mampu menjangkau calon investor baru di Jabar,” ucapnya.

Lebih lanjut, Wagub Uu Ruzhanul mengungkapkan pula potensi penerbitan obligasi daerah sebagai salah satu skema pembiayaan pembangunan oleh Pemdaprov Jabar.

Menurutnya, hal itu masih memerlukan sosialisasi yang menyeluruh kepada masyarakat. Pemdaprov Jabar pun masih mencari peluang pendanaan lain yang potensial.

“Kami yakin kalau masyarakat sudah tahu tentang obligasi daerah pasti mereka akan semangat,” ujar Uu Ruzhanul.

(Hms)

Berita Terkait

Komisi V DPRD Jabar Tinjau Kesiapan Sekolah Maung Di Majalengka
Komisi V DPRD Jabar Dukung Program Sekolah Lansia Perempuan Nyaah Ka Indung
Pengawasan Anggaran hingga Peluang Kerja Sama Dibahas Dalam Pertemuan DPRD Jawa Barat dengan Kongres Republik Rakyat Tiongkok
Ketua DPRD Kota Bandung Apresiasi Peluncuran 12 Layanan Psikolog Klinis di Puskesmas: Komitmen Nyata untuk Kesehatan Mental Warga
Bupati Jeje Tetapkan 131 Proyek Strategis KBB 2026, Jalan dan Puskesmas Jadi Prioritas
Dedi Mulyadi Wacanakan Hapus Pajak Motor, Ganti Jalan Berbayar: Pakai Baru Bayar
Fahmi Ummi Hadir, Wawenag: Perempuan Harus Jadi Subjek, Bukan Objek
Wabup Subang Hadiri Rakor Sampah Jabar, Target 120 Mesin Pengolah untuk 600 Ton Sampah Per Hari

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:50 WIB

Jalan Lintas Batu Bedil Rusak Parah, Masyarakat Desak Bupati dan DPRD Segera Perbaiki

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:50 WIB

DPC GRIB JAYA DESAK BPK DAN INSPEKTORAT AUDIT MENYELURUH ANGGARAN SEKRETARIAT DPRD PRINGSEWU 2025: DUGAAN PENYIMPANGAN DAN PEMBOROSAN MAKIN NYATA

Selasa, 12 Mei 2026 - 01:58 WIB

TERBONGKAR! Gunakan Bukti Lembaga Antinarkotika, Budi Hartono Tipu Pedagang Sayur di Tanggamus

Senin, 11 Mei 2026 - 11:22 WIB

Klarifikasi Ketua Panitia Pengisian BPD Karangbahagia Soal Dugaan Pungli ke Peserta

Senin, 11 Mei 2026 - 09:58 WIB

DPC AJP Lampung Barat Somasi Balik Kantor Hukum GEBOK-NN: “Dana BOS Itu Uang Rakyat, Bukan Privat!”

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:41 WIB

Seorang Warga Desa Hegarmanah Cikarang Timur Lapor Polisi Diduga Jadi Korban Pengeroyokan

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:39 WIB

Bertengkar Itu Jelek

Sabtu, 2 Mei 2026 - 23:18 WIB

Pijat Tradisional Mundu Cirebon H.Abdulazis Atasi Lemah Syahwat Resmi

Berita Terbaru

Jawa Barat

Komisi V DPRD Jabar Tinjau Kesiapan Sekolah Maung Di Majalengka

Kamis, 14 Mei 2026 - 02:14 WIB