Pemkab Bandung Bergerak Cepat Bantu Keluarga Ani Sumarni

Satunews.id

- Redaksi

Senin, 31 Juli 2023 - 12:02 WIB

5014 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab. Bandung // Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung langsung gerak cepat menangani persoalan sosial dan ekonomi warga yang dialami Ani Sumarni (52), penderita kanker usus asal Kampung Gempol RT 06/RW 06 Desa Batukarut Kecamatan Arjasari Kabupaten Bandung, Senin (31/7/2023).

Pemkab Bandung Melalui Dinas Sosial Kabupaten Bandung dan Camat Arjasari Asep Hadian langsung memberikan bantuan paket sembako kepada Ani Sumarni, yang saat itu sedang terbaring sakit di rumahnya.
Langkah cepat yang dilakukan Dinas Sosial bersama Camat Arjasari Asep Hadian itu setelah sebelumnya mendapatkan informasi terkait persoalan sosial ekonomi yang dialami keluarga Ani Sumarni yang beredar di media sosial.

Di media sosial, Ani Sumarni sambil terbaring di tempat tidur rumahnya, yang terekam dalam video menyampaikan keluhannya terkait suaminya yang sedang terbaring sakit di salah satu rumah sakit. Ani Sumarni pun mengungkapkan bahwa dirinya membutuhkan bantuan dari sejumlah pihak di antaranya untuk kebutuhan makan sehari-hari.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengetahui curhatan dan keluhan Ani Sumarni itu, Bupati Bandung Dr. HM. Dadang Supriatna tidak tinggal diam dan langsung mengintruksikan Dinas Sosial dan Camat Arjasari untuk turun langsung ke lapangan membantu warga Kampung Gempol tersebut.

Atas intruksi Bupati tersebut, Camat Arjasari memberikan bantuan tiga paket sembako kepada keluarga Ani Sumarni, dengan harapan bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari.
Camat Arjasari Asep Hadian mengatakan bahwa keluarga Ani Sumarni diketahui sudah menerima bantuan langsung tunai yang bersumber dari dana desa. “Sebelumnya, keluarga Ibu Ani Sumarni juga sudah menerima bantuan dari program bantuan provinsi (Banprov) disaat pandemi Covid-19. Namun saat ini, bantuan dari provinsi tidak ada karena berkaitan dengan Covid-19 dan saat ini diganti melalui bantuan langsung tunai yang bersumber dari dana desa.” kata Asep Hadian dalam keterangannya setelah bersilaturahmi dengan Ani Sumarni di rumahnya.

Kemudian, untuk pelayanan kesehatan pun, Asep Hadian mengatakan bahwa keluarga Ani Sumarni sudah memiliki BPJS Kesehatan.
“Sekarang pun dia mau dimasukan ke BPJS Ketenagakerjaan, yang dianggarkan 100 orang per desa. Dia salah satu pesertanya,” kata Asep.

Asep Hadian mengungkapkan bahwa suami dari Ani Sumarni adalah seorang sopir di salah satu perusahaan transportasi. Namun saat ini, dikabarkan suaminya dikeluarkan dari perusahaan.
“Dikeluarkan dari tempat kerjanya karena sakit diabetes yang dideritanya sudah selama delapan tahun. Salah satu jarinya pun sudah dipotong, sehingga berdampak pada aktivitas sehari-hari untuk menunjang kebutuhan ekonomi sehari-hari,” ujarnya.

Karena sakit menahun tersebut, imbuh Asep Hadian, perusahaan tempat bekerja suami dari Ani Sumarni memberhentikan suami dari Ani Sumarni dengan pertimbangan suami Ibu Ani karena sakitnya sudah tidak bisa bekerja secara maksimalmaksimal dan saat itu belum memiliki BPJS Ketenagakerjaan.

Asep Hadian juga mengungkapkan bahwa dari keluarga Ani Sumarni pun sempat mendapatkan bantuan dari PKH (Program Keluarga Harapan) sebesar Rp 600.000. “Tapi itu dulu, dan sekarang tidak ada,” ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa Ani Sumarni sudah tidak tercatat sebagai penerima bantuan dari PKH, berdasarkan data yang ada dari pusat. “Di RW 06 Kampung Gempol ada sekitar 20 keluarga yang tidak lagi menerima program PKH, di antaranya Ibu Ani Sumarni,” ujarnya.

Ket. Foto : Camat Arjasari Asep Hadian saat memberikan bantuan paket sembako kepada Ani Sumarni (52), penderita kanker usus asal Kampung Gempol RT 06/RW 06 Desa Batukarut Kecamatan Arjasari Kabupaten Bandung, Senin (31/7/2023).

(Hms)

Berita Terkait

Pangdam III/Siliwangi Tegaskan Sinergi TNI-Kejaksaan di Lepas Sambut Kajati Jabar 2026
127 CPNS Cimahi Resmi Jadi PNS, Ngatiyana: Ini Awal Pengabdian, Bukan Garis Finish
Wali Kota Cimahi Ngatiyana Hadiri Sertijab Kejati Jabar di Gedung Pakuan Bandung
3 PR Besar Farhan-Erwin 100 Hari Pimpin Bandung: Sampah 1.101 Ton/Hari, Macet, Banjir 60 Titik
Empat Patung Legenda Persib Dipamerkan di Grey Art Gallery Braga, Karya Seniman Mantan Pemain
“Jangan Drop Out Sekolah”: Pesan Tegas Dispora Bandung di Malam Penghargaan Atlet 2026
HUT ke-23 Forum RW Kota Bandung: Lili Mulyana Tekankan Silaturahmi dan Sinergi dengan Pemkot
HUT ke-80 Kodam III/Siliwangi: Teguhkan Komitmen “Siliwangi Mengabdi, Rakyat Terlindungi

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:36 WIB

Dadan Hindayana Dicopot, Nanik S Deyang Pimpin Badan Gizi Nasional

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:28 WIB

Desakan Usut Dugaan TPPU Tambang Ilegal di Hutabargot Menguat, Kejagung dan PPATK Diminta Telusuri Aliran Dana

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:23 WIB

FGD MKI–IPB Soroti Dampak Permen KP No. 5 Tahun 2026, Rekomendasikan Masa Transisi Tiga Tahun untuk Lindungi Nelayan dan Pelaku Usaha

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:14 WIB

1.581 Warga Bojongnangka Terima Bantuan Pangan, Kades H. Amir Arsyad Pastikan Distribusi Tepat Sasaran dan Tertib

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:15 WIB

Pangdam III/Siliwangi Tegaskan Sinergi TNI-Kejaksaan di Lepas Sambut Kajati Jabar 2026

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:02 WIB

127 CPNS Cimahi Resmi Jadi PNS, Ngatiyana: Ini Awal Pengabdian, Bukan Garis Finish

Senin, 1 Juni 2026 - 23:12 WIB

Satunews.id Peringati Hari Lahir Pancasila 2026: Memperkokoh Persatuan Bangsa dan Menjaga Semangat Kebhinekaan

Senin, 1 Juni 2026 - 20:46 WIB

Desakan Audit dan Investigasi Menguat, Dugaan Pungli di MTs GUPPI Malintang Jadi Sorotan Publik

Berita Terbaru