Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Gelar Upacara Adat ke-444 Kabupaten Sukabumi

Satunews.id

- Redaksi

Minggu, 30 Juli 2023 - 19:47 WIB

504 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CISOLOK – Ribuan masyarakat di Kampung Adat Kasepuhan Sinar Resmi tumpah ruah memadati langaan rumah gede di Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi dalam gelaran upacara adat seren tahun ke 444.

Kemeriahan gelaran kegiatan seren taun tersebut sudah terlihat sejak Jumat, (28/7) hingga acara puncak yakni upacara adat ngampihken pare ka Leuit (Memasukan padi kedalam penyimpanan) Sabtu, (30/7), tidak hanya warga adat namun juga para pengunjung dari luar Sukabumi bahkan luar negeri ikut ambil bagian dalam acara seren taun ke 444 tahun tersebut.

Desa Pulosari Gelar Seren Taun Akbar dan Gema Muharam 1445 HTim ESDM RI Kunjungi Kabupaten Sukabumi, Bahas Pemanfaatan Panas Bumi Cisolok CisukarameKasepuhan Adat Cirendeu Sukabumi Gelar Seren Tahun, Ini Maknanya.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak hanya itu, sejumlah pejabat dari jajaran forum komunikasi Pimpinan Daerah seperti pejabat dinas perwakilan pemerintah daerah, Kapolres, Dandim 0622 serta jajaran pemerintahan kecamatan turut hadir mengikuti prosesi acara adat seren tahun ke 444 tahun kasepuhan Sinar Resmi.

Ketua kampung adat kasepuhan Sinar Resmi Abah Asep Nugraha mengatakan kegiatan seren taun sudah menjadi tradisi yang turub temurun dilaksanakan, saat ini memasuki ke 444 tahun, dimana bagi masyarakat adat memiliki makna sebagai bentuk mensyukuri atas limpahan rezeki yang telah diberikan sang pencipta dan mengharapkan limpahan keberkahan dimasa yang akan datang.

“Muhun, panginten anu diuningaken tadi langkung utaminamah, abah nyoreang alam katukang, nyawang nu bakal datang (Iya, mungkin informasinya tadi yang lebih utamanya mensyukuri segala nikmat yang sudah terlewat, dan dimasa yang akan datang),” ujar Abah Asep.

Namun kata Abah Asep lagi ada hal berbeda dalam acara adat seren tahun ke 444 tersebut, yakni bersatunya tiga kasepuhan adat yakni kasepuhan Cipta Mulya, Kasepuhan Sinar Resmi, dan kasepuhan Ciptagelar yang saat ini menjadi Gelar Alam.

Seren Taun Kasepuhan Adat Sirnaresmi Sukabumi
Suasana ngampihken pare ka leuit dalam acara seren taun ke 444 tahun kampung adat kasepuhan Sinar Resmi, Desa Sirna Resmi, Kecamatan Cisolok.
“Paling utama hari ini, paling tepat ini momen menyatukan persaudaraan antara abah Sinar Resmi, abah Cipta Mulya dan Abah Gelar Alam, itu ditahun tahun sebelumnya sebelumnya tidak seperti sekarang,” jelasnya.

“Mudah mudahan dengan semakin bersatunya persaudaraan tiga kasepuhan ini, kedepan masyarakat adat akan lebih erat, dan juga harapan serta cita cita kesejahteraan masyarakat tercapai dan terus terjaga,” sambungnya.

Abah Asep juga berharap, ditengah kemajuan jaman dengan teknologi semakin canggih kegiatan acara adat seren taun dengan tradisi tradisinya tetap juga terjaga, dan terus dilestarikan para generasi muda sesuai aturan yang mengacu pada hukum yang telah ada dan bersama sama masyarakat adat harus tetap berkolaborasi dengan pemerintah.

“Seperti hari ini kasepuhan adat Sinar Resmi ini, satu kampung adat, lembaga adat yang masih tetap teguh terhadap aturan tradisi yang telah diturunkan orang tua, nenek moyang terdahulu, itu harus tetap dijaga dan diwariskan kepada para penerusnya,” bebernya.

Terlihat selain kegiatan upacara adat prosesi angkat ampih pare ka leuit, juga digelar saresehan bersama Baris Olot Kasepuhan, kesenian tradisional Dongdang, Dog-dog Lojor, penampilan seni Laes, Debus, Lisung, Rengkong, Gondang Buhun, Tari Tani, serta acara tradisional lainnya.

Kontr.
Wie

 

,

Berita Terkait

13 Paket Sabu Siap Edar Digagalkan Polres Majalengka di Cikijing
Komisi V DPRD Jabar Tinjau Kesiapan Sekolah Maung Di Majalengka
Komisi V DPRD Jabar Dukung Program Sekolah Lansia Perempuan Nyaah Ka Indung
Pengawasan Anggaran hingga Peluang Kerja Sama Dibahas Dalam Pertemuan DPRD Jawa Barat dengan Kongres Republik Rakyat Tiongkok
Ketua DPRD Kota Bandung Apresiasi Peluncuran 12 Layanan Psikolog Klinis di Puskesmas: Komitmen Nyata untuk Kesehatan Mental Warga
Bupati Jeje Tetapkan 131 Proyek Strategis KBB 2026, Jalan dan Puskesmas Jadi Prioritas
Dedi Mulyadi Wacanakan Hapus Pajak Motor, Ganti Jalan Berbayar: Pakai Baru Bayar
Fahmi Ummi Hadir, Wawenag: Perempuan Harus Jadi Subjek, Bukan Objek

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 09:26 WIB

Diberitakan terkait Penipuan Motor Tukang Sayur : Oknum Ketua Lembaga Pers Di Tanggamus Tantang Wartawan Duel Hidup Mati

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:29 WIB

DPRD Jawa Barat dan KPID Bahas Ketahanan Informasi Di Tengah Dominasi Media Sosial

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:50 WIB

DPC GRIB JAYA DESAK BPK DAN INSPEKTORAT AUDIT MENYELURUH ANGGARAN SEKRETARIAT DPRD PRINGSEWU 2025: DUGAAN PENYIMPANGAN DAN PEMBOROSAN MAKIN NYATA

Selasa, 12 Mei 2026 - 01:58 WIB

TERBONGKAR! Gunakan Bukti Lembaga Antinarkotika, Budi Hartono Tipu Pedagang Sayur di Tanggamus

Senin, 11 Mei 2026 - 11:22 WIB

Klarifikasi Ketua Panitia Pengisian BPD Karangbahagia Soal Dugaan Pungli ke Peserta

Senin, 11 Mei 2026 - 09:58 WIB

DPC AJP Lampung Barat Somasi Balik Kantor Hukum GEBOK-NN: “Dana BOS Itu Uang Rakyat, Bukan Privat!”

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:41 WIB

Seorang Warga Desa Hegarmanah Cikarang Timur Lapor Polisi Diduga Jadi Korban Pengeroyokan

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:39 WIB

Bertengkar Itu Jelek

Berita Terbaru