Tim.Ketua PKK Kabupaten Bandung, Ema Menyebutkan Jumlah Stunting sudah Tertanggulangi Mencapai 24 Persen

Satunews.id

- Redaksi

Selasa, 18 Juli 2023 - 01:26 WIB

507 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAB. BANDUNG — Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bandung, Hj. Ema Detty Dadang Supriatna, sangat mengapresiasi kegiatan Rechecking Lomba Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencana (Gagah Bencana) Lingkungan Bersih dan Sehat (LBS) di Desa Rancatungku Kecamatan Pameungpeuk, Senin 17 Juli 2023.

Ema mengharapkan dari kegiatan tadi memotivasi masyarakat untuk bisa berperilaku hidup bersih, tentunya ditunjang dengan lingkungan-lingkungan yang lebih presentatif atau lebih sehat.

“Karena kita tahu bagaimana meningkatkan IPM itu awalnya memang harus dari keluarga, dan dari keluarga itu bagaimana mereka bisa menjaga kesehatan daripada dilingkungannya rumah masing-masing,” katanya di lokasi.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kaitannya bagaimana perilaku hidup masyarakat dalam masalah lingkungan untuk lebih ditingkatkan kembali, lanjutnya, dengan adanya rechecking ini mudah-mudahan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dengan baik. Terutama kebiasaan-kebiasaan yang sebelumnya sudah diterapkan.

Juga permasalahan pelatihan pengolahan sampah di Desa Rancatungku yang rencananya akan didirikan Bank Sampah, bisa mendorong masyarakat dalam upaya penanggulangan sampah.

“Jangan lagi masalah sampah dikembalikan kepada pemerintah, karena sampah itu sebenarnya merupakan tanggung jawab kita sendiri,” ujarnya.

Di kesempatan itu pula, Ema menyebutkan jumlah stunting sudah tertanggulangi dan turun hingga 14 persen dari jumlah 33 persen, jadi sekarang sudah mencapai 24 persen, yang diharapkannya di tahun 2023 ini ada lagi penurunan.

Sementara Camat Pameungpeuk, H. Agus Hindar yang mendampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bandung, menambahkan, dengan situasi dan kondisi saat ini meyakini Desa Rancatungku akan menjadi pemenang yang mewakili Jawa Barat ke tingkat nasional.

Ia menyebutkan, potensi Desa Rancatungku terdiri atas lahan sawah seluas 172 Ha, memungkinkan untuk mendukung dalam bahan baku pembuatan produk olahan pertanian seperti, Opak dan Kolontong, salah satunya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.

Latar Belakang dari permasalahan, ia mengakui, diantaranya;
1. Kurangnya peran serta masyarakat dalam menciptakan lingkungan bersih, nyaman dan hidup sehat.
2. Banyaknya volume limbah rumah tangga untuk pengelolaan sampah yang memiliki nilai ekonomis .
3. Kurang sadarnya masyarakat untuk membuat septik tank, kebanyakan langsung ke sungai dan mencemari air dan lingkungan.

Melalui Gerakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, Agus menjelaskan, Desa Rancatungku bisa mewujudkan keluarga dan lingkungan yang sehat melalui program pilot project di bidang kesehatan, kelestarian lingkungan hidup dan perencanaan sehat.

“Langkah-langkah yang dilakukan warga desa rancatungku yaitu dengan saling mengingatkan dan mengajak anggota keluarga dan masyarakat. Termasuk tersedianya fasilitas serta berbagai program yang diterapkant pada tingkatan rumah tangga sebagai awal untuk memperbaiki pola dan gaya hidup agar lebih sehat,” ucapnya.

Berikut 9 (sembilan) Pilot Projeckt Capaian dari Getakan Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencana, yaitu:
1. Keluarga Sehat Tanggap Dan Tangguh Bencana Peduli Stunting.
2. Keluarga Sehat Tanggap Dan Tangguh Bencana Menuju Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS).
3. Keluarga Sehat Tanggap Dan Tangguh Bencana Peduli Kesehatan Ibu Dan Anak (KIA).
4. Keluarga Sehat Tanggap Dan Tangguh Bencana Siaga Kebakaran Lingkungan.
5. Keluarga Sehat Tanggap Dan Tangguh Bencana Alam.
6. Keluarga Sehat Tanggap Dan Tangguh Bencana Peduli Lingkungan
7. Keluarga Sehat Tanggap Dan Tangguh Bencana Menuju Keluarga Sehat Berkualitas.
8. Keluarga Sehat Tanggap Dan Tangguh Bencana Menuju Keuangan Sehat
9. Keluarga Sehat Tanggap Dan Tangguh Bencana Menuju Keluarga Sehat Pasangan Usia Subur.

“Insya Alloh sembilan projeckt itu akan secepatnya diimplementasikan melalui berbagai kegiatan sosialisasi yang tentunya melibatkan semua pihak di wilayah Kecamatan Pameungpeuk,” tutup Agus.

Kont.
Abby

Berita Terkait

Tingkatkan Kinerja Terbaik, Ryan Soeryana Kahman, S. Kom Duduki Jabatan Pimpinan Redaksi Kabarnusa24.com
Ketua RT/RW Bojong Murni Dukung Kejari Cibinong Tangani Korupsi
Awali Tahun 2025, Tim Redaksi MSN Gelar Rapat Koordinasi Perdana
DPC APMIKIMMDO Kota Medan Merayakan Open House Tahun Baru 2025
Cerita di Balik Dugaan Korupsi Dana UKW PWI-BUMN Rp 6 Miliar: Sengkarut Administrasi atau Kejahatan?
PTPN 1 Hancuran Bangunan Ponpes Mathla’ul Anwar di Desa Natar, Picu Kemarahan Umat Islam
Dukung Program Makan Bergizi Gratis, SKKP Siap Bangun Ribuan Dapur Sehat di Seluruh Indonesia
Jabar Tingkatkan Pembibitan Domba Garut

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 19:14 WIB

Program Gentengisasi Hidupkan Kembali UMKM Genteng di Purwakarta

Rabu, 15 April 2026 - 17:11 WIB

Dulu Terendam, Kini Kering: Bukti Nyata Kerja Pentahelix – BBWS di Kampung Bolero Dayeuhkolot

Rabu, 15 April 2026 - 11:37 WIB

Pantauan Tim Pentahelix: Hampir Seluruh Wilayah Dayeuhkolot Masih Terendam Banjir Akibat Luapan Sungai Citarum

Selasa, 14 April 2026 - 22:05 WIB

Sorotan Anggaran Publikasi Kemensos, Transparansi Kerja Sama Media Dipertanyakan

Selasa, 14 April 2026 - 14:40 WIB

Atasi Drainase Mampet, Kades Klapanunggal Turun Langsung Ajak Warga Jaga Kebersihan Lingkungan

Selasa, 14 April 2026 - 08:57 WIB

IPPAT Jabar Gelar Halal Bihalal di Holiday Inn Bandung, Usung Tema Integritas Profesi

Senin, 13 April 2026 - 14:43 WIB

Didukung Menteri Sosial, Bupati OKU Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen

Senin, 13 April 2026 - 14:19 WIB

Kata Melly Guslaw: “Turunin ke hidup sehari-hari. Itu baru karakter bangsa.” Setuju? 

Berita Terbaru