Puluhan Tahun Crossing TCI Tak Dibersihkan, Sekda Jabar, Pentahelix Dayeuhkolot dan Camat Bersinergi

satu news 01

- Redaksi

Senin, 2 November 2026 - 21:39 WIB

504 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id

Kab. Bandung  — Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Herman Suyatman, bersama Ketua Pentahelix Dayeuhkolot, Camat Dayeuhkolot dan Kepala Desa Cangkuang Kulon, turun langsung dalam aksi gabungan bersih-bersih saluran air di kawasan Bendungan Situ Tarate, Taman Cibaduyut Indah (TCI), Desa Cangkuang Kulon, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung.

Kegiatan yang mengusung semangat Gempur Lawan Banjir tersebut merupakan bentuk sinergi lintas wilayah antara Kelurahan Cibaduyut Wetan, Kecamatan Bojongloa Kidul, Kota Bandung, dengan Desa Cangkuang Kulon, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. Senin (02/11/2026).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam aksi tersebut, petugas gabungan melakukan pembongkaran dan pembersihan saluran crossing di samping akses masuk Taman Cibaduyut Indah sepanjang kurang lebih 100 meter. Saluran tersebut diketahui sudah puluhan tahun tidak mendapatkan pembersihan secara menyeluruh.

Dari proses pembersihan itu, sampah yang menumpuk di dalam saluran berhasil diangkat dan dikumpulkan hingga mencapai tiga truk.

Kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena sedimentasi dan tumpukan sampah diduga turut memengaruhi kelancaran aliran air di kawasan perbatasan Kota Bandung dan Kabupaten Bandung, termasuk jalur underpass Cibaduyut yang kerap mengalami genangan saat hujan.

Ketua Pentahelix Dayeuhkolot, Tri Rahmanto, menjelaskan bahwa fokus utama kegiatan ini adalah mengoptimalkan fungsi saluran drainase melalui pengerukan sedimentasi dan pengangkatan sampah yang terbawa aliran air dari wilayah hulu Kota Bandung menuju kawasan Cibaduyut dan Dayeuhkolot.

“Penumpukan sedimentasi dan sampah di jalur drainase ini menjadi salah satu persoalan yang perlu ditangani. Kita melihat kawasan underpass Cibaduyut kerap tergenang ketika hujan turun, sehingga berdampak terhadap kelancaran arus lalu lintas,” ungkap Tri.

Pengangkutan sampah dilakukan menggunakan tiga unit truk dari Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Jawa Barat. Banyaknya material sampah yang berhasil dikeluarkan membuat petugas juga harus mengemas sebagian sampah ke dalam karung sambil menunggu pengangkutan lanjutan.

Tri menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan komitmen pemerintah dari berbagai tingkatan, mulai dari kecamatan, kabupaten/kota hingga Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam mendukung penanganan persoalan banjir di kawasan perbatasan.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai aksi sesaat, melainkan menjadi kolaborasi berkelanjutan dalam menjaga fungsi drainase dan kebersihan lingkungan.

“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada para relawan PRIMA Citeureup yang selalu hadir dan berkontribusi dalam berbagai kegiatan penanganan banjir di wilayah Dayeuhkolot,” tuturnya.

Menurut Tri, persoalan banjir tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja. Diperlukan sinergi pemerintah, masyarakat, relawan, dan seluruh unsur terkait, baik di wilayah Kota Bandung maupun Kabupaten Bandung.

Sementara itu, Camat Dayeuhkolot, Asep Suryadi, yang ditemui di lokasi kegiatan, menegaskan bahwa tumpukan sampah di sungai dan saluran drainase menjadi salah satu persoalan yang harus segera ditangani untuk mengurangi risiko banjir berulang di kawasan perbatasan.

Sampah yang menumpuk dapat memicu pendangkalan dan menghambat aliran air. Ketika kapasitas saluran tidak mampu menampung debit air, genangan berpotensi meluap ke jalan hingga permukiman warga.

“Melalui kegiatan ini, saya mendorong pentingnya kolaborasi lintas sektor. Tidak hanya Pemerintah Kabupaten Bandung beserta jajarannya, tetapi juga diperlukan kesadaran dan keterlibatan aktif masyarakat,” ujar Asep.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, khususnya ke sungai dan saluran drainase, karena kebiasaan tersebut dapat memperburuk kondisi lingkungan dan meningkatkan risiko banjir.

“Penanganan banjir membutuhkan kolaborasi dan sinergi semua pihak. Ini bukan hanya tugas pemerintah maupun Pentahelix, tetapi kita semua memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga lingkungan,” tegasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Dinas PSDA Provinsi Jawa Barat, Forkopimcam Dayeuhkolot, Dinas PUTR Kabupaten Bandung, Polsek Dayeuhkolot, Satpol PP Kecamatan, Pemerintah Desa Cangkuang Kulon, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung, B3S Kecamatan Dayeuhkolot, Relawan PRIMA, serta Satgas Citarum Harum.

(Asp)

Berita Terkait

Dari Kolong Flyover Jadi Sentra Kuliner, Pemkot Bandung Resmikan Anderpas
Kembalikan Fungsi Trotoar dan Drainase, Kecamatan Baleendah Bongkar Bangunan Liar di Jalan Siliwangi
Pasawahan Alokasikan Sebagian Hadiah untuk Dua Rumah Pompa, Pentahelix Siap Kawal Pembangunan
Dijuluki Republik PKB, Kabupaten Bandung Jadi Role Model Kepemimpinan Partai
Pentahelix Dayeuhkolot Jelaskan Dukungan CSR dan Dana Pribadi untuk Penanganan Lingkungan
Dorong Kualitas Layanan Publik, Bupati Bandung Bahas Optimalisasi RSUD Majalaya hingga Penataan Aset Daerah
Sampah Kiriman Menumpuk di Sungai, Pentahelix: Dayeuhkolot Bukan Muara Sampah
KNPI Kabupaten Bandung Launching Pelor Handal, Kadistan Dorong Pemuda Garap Ayam Petelur

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 23:37 WIB

Gagal Kelola Dana APBD Tapi Mau IPO, Manajemen PAM Jaya Dituntut Jawab Misteri Selisih Anggaran Miliaran Rupiah

Senin, 2 November 2026 - 20:08 WIB

PEMKAB SUKABUMI SIAPKAN 200 PERSONEL SATLINMAS IKUTI APEL AKBAR TINGKAT PROVINSI JABAR

Minggu, 1 November 2026 - 00:25 WIB

PT Jamindo Komitmen Perbaiki Rumah Warga Terdampak Galian Kabel di Jatireja

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Tanamkan Karakter “Aku Sahabat Bumi”, Puluhan Murid PAUD Daruttaqwa Foundation Sukseskan Aksi Junam

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:54 WIB

Dendi Stefandi, S.H., M.Kn., Wakil Ketua umum BBC Corps Siap Perkuat Organisasi dengan Pengalaman dan Pengabdian Nyata

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:47 WIB

Reses DPRD Kota Sukabumi di Cisarua, Warga Sampaikan Aspirasi Infrastruktur hingga Bantuan Sosial

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:36 WIB

PELANTIKAN PENGURUS GOW, BUPATI MINTA JAGA SOLIDITAS DAN FOKUS PROGRAM KEMASYARKATAN

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:31 WIB

MASIFKAN SOSIALISASI PEMUTIHAN PAJAK BAPENDA JATIM UPT PASURUAN

Berita Terbaru