SATUNEWS.ID
Kab Bandung — Pemerintah Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, melakukan pembongkaran bangunan liar di sepanjang Jalan Siliwangi, tepatnya di depan Pasar Cikarees, Baleendah. Langkah ini dilakukan untuk mengembalikan fungsi trotoar dan drainase sebagaimana mestinya, sekaligus menciptakan kawasan yang lebih tertib, nyaman, dan aman bagi masyarakat.
Kegiatan penertiban tersebut melibatkan unsur TNI, Polri, Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), serta Satpol PP Kecamatan Baleendah. Sementara itu, proses pembongkaran turut dibantu oleh B3S. Kamis (29/10/2026).
Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban (Kasitrantib) Kecamatan Baleendah, Didi Cahyadi SE, menjelaskan bahwa trotoar merupakan fasilitas pelengkap jalan yang harus dikembalikan pada fungsi awalnya.
“Penataan ini bertujuan mengembalikan fungsi trotoar dan drainase. Ketika hujan turun, wilayah di sekitar sini kerap mengalami genangan. Salah satu yang perlu dibenahi adalah saluran drainase yang tertutup, sehingga nantinya akan dilakukan pembersihan dan perbaikan,” ujar Didi di lokasi
Ia menambahkan, sebelum pembongkaran dilakukan, pihak kecamatan telah berkoordinasi dengan para pedagang pada 15 Oktober 2026. Saat itu, pedagang diberikan waktu selama dua minggu untuk membongkar bangunannya secara mandiri.
“Alhamdulillah, para pedagang cukup kooperatif. Setelah diberikan waktu dua minggu, bangunan yang menjadi sasaran penataan sudah dibongkar secara mandiri. Ini menunjukkan adanya dukungan masyarakat untuk mewujudkan lingkungan yang lebih tertib dan nyaman,” katanya.
Setelah pembongkaran, penataan akan dilanjutkan melalui pembagian tugas, meliputi pembersihan sampah, pembersihan dan perbaikan drainase oleh bidang terkait, serta penataan perparkiran untuk mendukung kelancaran aktivitas di sekitar pasar.
Didi berharap, setelah ditata, lokasi tersebut tidak kembali digunakan untuk mendirikan bangunan atau berjualan di area yang mengganggu fungsi trotoar dan drainase.
“Kami berharap kawasan ini tetap tertib dan tidak kembali ditempati untuk berjualan di lokasi yang tidak semestinya. Trotoar dan drainase harus berfungsi sebagaimana mestinya agar Baleendah menjadi kawasan yang lebih rapi, nyaman, aman, dan bebas dari genangan,” pungkasnya.
Penataan ini juga menjadi bagian dari upaya mengatasi persoalan banjir yang kerap terjadi saat hujan turun. Keberadaan bangunan dan aktivitas perdagangan yang menutup saluran drainase dinilai menghambat aliran air sehingga perlu dilakukan pembongkaran, dilanjutkan dengan pembersihan dan perbaikan saluran.
(Asp)


























