SATUNEWS.ID
Dayeuhkolot – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bandung meluncurkan program Pelor (Pemuda Ayam Petelur) Handal di Poktan Ladang Berkah, Jalan Cibedug Girang, Desa Cangkuang Wetan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. Jumat (23/10/2026).
Program tersebut menjadi bagian untuk mendorong keterlibatan generasi muda dalam sektor pertanian, peternakan, kewirausahaan dan ketahanan pangan. Kegiatan tersebut dihari Kepala Dinas Pertanian, Kabid, Camat Dayeuhkolot, para pemuda, tokoh masyarakat dan tamu undangan lainya.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bandung, Ir. Ina Dewi Kania, mengapresiasi langkah KNPI yang turut membuka peluang bagi pemuda untuk menekuni sektor pertanian dalam arti luas, termasuk subsektor peternakan ayam petelur.
Menurut Ina, sektor ayam petelur memiliki prospek yang cukup menjanjikan karena menghasilkan produksi secara rutin sekaligus membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan.
“Ini menjadi kebanggaan bagi kita, karena ternyata pemuda sudah mulai melihat bahwa pertanian itu cukup menjanjikan. Tidak hanya pertanian dalam arti sempit, tetapi pertanian secara luas, termasuk peternakan ayam petelur,” ujar Ina.
Ia menilai usaha ayam petelur memiliki peluang pasar yang baik. Terlebih, dalam satu unit usaha peternakan dibutuhkan sejumlah tenaga kerja, baik untuk administrasi maupun tenaga yang terlibat langsung dalam pemeliharaan ayam.
“Setiap hari ayam akan bertelur dan berproduksi. Artinya ada nilai ekonomi di sana, sekaligus membuka kesempatan berusaha dan kesempatan bekerja,” katanya.
Ina juga menyebut telur memiliki peluang besar dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, telur menjadi salah satu bahan pangan yang mudah diolah, memiliki kandungan protein dan relatif terjangkau.
“Telur merupakan salah satu bahan baku yang diminati untuk menu MBG. Selain mudah diolah, anak-anak juga biasanya lebih menyukai telur. Proteinnya dapat, harganya relatif terjangkau dan mudah diolah,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ina mengatakan Pemerintah Kabupaten Bandung terus memberikan dukungan terhadap sektor pertanian dan peternakan, salah satunya melalui program Kartu Tani Si Bedas.
Selain itu, pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Kementerian Koperasi agar koperasi desa dapat dikembangkan menjadi salah satu pilot project budidaya ayam petelur.
“Bagaimana koperasi-koperasi desa yang ada bisa menjadi salah satu pilot project atau percontohan untuk budidaya ayam petelur,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPD KNPI Kabupaten Bandung, Rifqi , mengatakan peluncuran Perlor Handal merupakan bagian dari rangkaian kegiatan memperingati Hari Sumpah Pemuda.
Menurutnya, pemuda harus mengambil peran dalam berbagai bidang kehidupan, tidak hanya politik, tetapi juga ekonomi, budaya, lingkungan dan kewirausahaan.
“Pemuda harus hadir dalam setiap lini kehidupan. Bukan hanya tentang politik, tetapi juga budaya, lingkungan, ekonomi kreatif dan gerakan kewirausahaan. Hari ini kita mengambil bagian melalui program ayam petelur,” kata Rifqi.
Ia menambahkan, program Peror Handal juga sejalan dengan program prioritas ketahanan pangan Pemerintah Kabupaten Bandung serta kebijakan pemerintah pusat.
“Program ayam petelur ini menjadi salah satu bagian dari upaya ketahanan pangan. Karena itu pemuda harus mengambil bagian dan tidak hanya menjadi penonton,” ujarnya.
Rifqi berharap momentum Sumpah Pemuda dapat menjadi dorongan bagi generasi muda Kabupaten Bandung untuk mengembangkan potensi yang dimiliki dan melahirkan karya nyata.
“Di momen Sumpah Pemuda ini, mari sama-sama memaksimalkan segala bentuk potensi yang kita punya, sehingga kita bisa memberikan karya dan kontribusi untuk Pemerintah Kabupaten Bandung,” katanya.
Selain peluncuran Pelor Handal, DPD KNPI Kabupaten Bandung juga menyiapkan sejumlah rangkaian kegiatan lainnya dalam memperingati Hari Sumpah Pemuda, termasuk upacara bersama pemuda se-Kabupaten Bandung, pelantikan PK KNPI secara serentak, serta berbagai kegiatan kreatif dan budaya yang akan menjadi bagian dari Bandung Bedas Festival.
Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan semakin memperkuat peran pemuda sebagai bagian penting dalam pembangunan Kabupaten Bandung, khususnya dalam mendorong kewirausahaan, ketahanan pangan dan pengembangan potensi ekonomi masyarakat.
(Asp).


























