Suasana Gedung Graha Tirta Siliwangi, Jalan Lombok No.10 Bandung, mendadak senyap tapi tegang pada Minggu (20/9/2026). Sejak pukul 08.00 WIB, 930 Peserta pecatur dari berbagai daerah tumpah ruah mengikuti Open Tournament Catur Piala Panglima TNI 2026.
Turnamen bergengsi ini digelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI). Tidak hanya menjadi ajang adu strategi para atlet profesional, turnamen ini juga menjadi ruang inklusif bagi pelajar, kategori Best Women, hingga penyandang difabel.

Antusiasme peserta luar biasa. Panitia mencatat ratusan peserta mendaftar dan dibagi ke dalam lima kategori untuk menjaga sportivitas, yakni Kategori Umum/Terbuka, Kategori TNI/Polri, Kategori Difabel, Kategori Junior SD-SMP, dan Kategori Best Women.

Utut yang kini mengemban amanah sebagai Ketua Komisi I DPR RI Periode 2024-2029 itu tampak berkeliling meninjau jalannya pertandingan. Sebagai komisi yang membidangi pertahanan, luar negeri, kominfo dan intelijen, ia mengapresiasi langkah Makogartap II Bandung.
Menurut Utut, catur memiliki kesamaan nilai dengan jiwa militer, yakni strategi, disiplin, dan konsentrasi tingkat tinggi. Ia berharap turnamen Piala Panglima TNI bisa menjadi agenda rutin tahunan untuk melahirkan pecatur tangguh yang mengharumkan nama bangsa.
Tak main-main, total hadiah yang disiapkan panitia mencapai Rp149 juta untuk para juara di setiap kategori. Hadiah fantastis ini membuat persaingan sejak babak penyisihan berlangsung sangat sengit.
Makogartap II Bandung berharap seluruh rangkaian pertandingan yang digelar seharian penuh ini dapat berjalan lancar, tertib, dan menjunjung tinggi sportivitas.
Hingga berita ini diturunkan, babak penyisihan masih terus berlangsung sengit di Graha Tirta Siliwangi. Ajang ini menjadi bukti bahwa olahraga catur mampu menyatukan semua kalangan dalam semangat kebersamaan HUT ke-81 TNI.
*nengsih*


























