Grand Winner Open Tournament Atletik Piala Panglima TNI dalam rangka HUT TNI ke-81 resmi dibuka di Stadion Pajajaran, Kota Bandung, Kamis (24/9/2026).
Acara pembukaan turnamen tersebut diikuti sebanyak 575 atlet dari berbagai daerah yang siap mengikuti lomba lari jarak 400 meter kategori putra dan putri. Kegiatan akan berlangsung selama tiga hari, 24 hingga 26 September 2026.
Turut hadir dalam pembukaan tersebut Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, Ketua Komisi di DPRD Jabar, Ketua Koni Jabar, Wakil Dispora Kota Bandung, Forkopimda, serta jajaran dinas lainnya.
Komandan Kodim ( Dandim) 0618 Kota Bandung, Letkol Inf Albert Frantesca yang menjabat sejak akhir Agustus 2026, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar lomba, tetapi bagian dari pembinaan generasi muda.

Ia berharap seluruh rangkaian pertandingan dapat berlangsung lancar, aman dan tertib serta memberikan manfaat bagi perkembangan olahraga atletik
Komandan Kodim (Dandim ) 0618 Kota Bandung, Kolonel Infanteri Albert Frastika, mengatakan turnamen ini merupakan instruksi dari Panglima TNI untuk menggelar event olahraga di tiap daerah dalam rangka mencari bibit atlet.
“Bapak Panglima TNI membuat event-event olahraga di tiap-tiap daerah untuk mencari bibit-bibit atlet di tiap daerah, membantu KONI, membantu pemerintah daerah, membantu pemerintah pusat membina atlet-atlet di daerah dengan cara Open Turnamen Atletik,” ujar Albert.

Ia mencontohkan di Jawa Barat sendiri diikuti 575 atlet dari setiap daerah. Pihaknya juga telah menyiapkan hadiah total ratusan juta rupiah.
“Nanti kita bagikan. Sportivitas ya, di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Jadikan olahraga itu pondasi hidup. Orang yang pecinta olahraga itu pasti jiwanya sehat, rohaninya sehat,” ungkapnya.
Kolonel Albert menambahkan, ke depan akan banyak program perlombaan lainnya yang akan digelar, tidak hanya atletik, namun juga PBB dan cabang olahraga lainnya. Program ini juga serentak digelar di Kodam-Kodam lain di seluruh Indonesia.
“Harapannya membina masyarakat muda, anak-anak muda untuk lebih mencintai olahraga, untuk mengisi waktunya dengan olahraga. Karena di dalam olahraga terdapat jiwa dan rohani yang sehat,” pungkasnya.
*nengsih”


























