Car Free Day Buah Batu Quo Vadis? BBC Desak Pemkot Bandung Kembalikan Pengelolaan kepada Komunitas

satu news 01

- Redaksi

Jumat, 11 September 2026 - 23:54 WIB

500 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SatuNews.Id

‎‎BANDUNG — Komunitas Buah Batu Corps (BBC) mendesak Pemerintah Kota Bandung mencabut Keputusan Wali Kota Bandung Nomor 551/Kep.111-Dishub/2023 serta mengembalikan peran komunitas dalam pengelolaan Car Free Day (CFD) Buah Batu.

‎Desakan tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Sekretariat Pimpinan Pusat BBC, Buahbatu Regency Blok A2 Nomor 1, Kota Bandung, Kamis (10/9/2026).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎‎BBC menilai terdapat upaya yang mengabaikan sejarah dan peran komunitas sebagai penggagas serta pengelola CFD Buah Batu. Menurut BBC, kegiatan tersebut telah berjalan sejak 2011 hingga 2019 dengan mengandalkan kemandirian, kreativitas, dan kebersamaan masyarakat tanpa menggunakan anggaran dari APBD.

‎Ketua Bidang Hukum BBC, Rio, S.H., M.H., dalam rilis yang dibacakannya menyampaikan bahwa selama hampir satu dekade, komunitas mampu menjaga keberlangsungan CFD Buah Batu secara mandiri.

‎‎Tanpa bantuan APBD, Komunitas BBC menghidupkan Car Free Day Buah Batu dengan kemandirian, kreativitas, dan kebersamaan sejak era Wali Kota Dada Rosada sampai tahun 2019, ujar Rio.

‎SK Tahun 2023 Dinilai Memisahkan BBC dari CFD Buah Batu

‎BBC menilai persoalan mulai muncul setelah terbitnya Keputusan Wali Kota Bandung Nomor 551/Kep.111-Dishub/2023 tertanggal 16 Januari 2023 mengenai Tim Koordinasi Car Free Day Kota Bandung.

‎‎Dalam keputusan tersebut, Wali Kota Bandung ditetapkan sebagai pembina, sementara Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung menjadi Ketua Pelaksana Tim Koordinasi CFD Kota Bandung.

‎BBC menilai regulasi tersebut telah berdampak pada berkurangnya keterlibatan komunitas penggagas dalam penyelenggaraan CFD Buah Batu.

‎Ketua Umum BBC, Haji Bagus, menilai kondisi tersebut telah mengubah wajah CFD Buah Batu yang sebelumnya menjadi ruang kreatif dan aktivitas masyarakat.

‎Buah dari upaya memisahkan itu adalah legacy ruang kreatif menjadi ruang kosong. CFD Buah Batu jadi seperti warga asing di wilayahnya sendiri, tegas Haji Bagus.

‎BBC Soroti Temuan BPK dan Penggunaan Anggaran CFD

‎Dalam kesempatan tersebut, BBC juga menyoroti adanya informasi mengenai temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait penyelenggaraan Car Free Day di Kota Bandung.

‎BBC turut menyinggung pernyataan Wali Kota Bandung, M. Farhan, yang sebelumnya memberikan penjelasan terkait penggunaan anggaran dalam kegiatan CFD, termasuk anggaran yang disebut digunakan untuk melibatkan warga dan komunitas.

‎Pernyataan mengenai keterlibatan warga dan komunitas tersebut menjadi salah satu perhatian BBC.

‎‎Sekretaris Jenderal BBC, Ivan Bachri, mempertanyakan komunitas mana yang dimaksud dalam penggunaan anggaran tersebut.

‎‎Komunitas mana? Tolong sebutkan secara terbuka. Yang jelas BBC tidak pernah diajak bekerja sama dan tidak pernah menerima anggaran, kata Ivan.

‎Ivan menambahkan, berdasarkan informasi yang diperoleh BBC dari pemberitaan media, anggaran penyelenggaraan CFD di sejumlah titik, termasuk Buah Batu dan Dago, disebut mencapai miliaran rupiah.

‎‎Menurutnya, kondisi tersebut menjadi kontras dengan pengalaman BBC yang mengelola CFD Buah Batu selama sekitar 10 tahun tanpa menggunakan anggaran APBD.

‎‎Empat Tuntutan Resmi BBC kepada Pemkot Bandung

‎‎Dalam konferensi pers tersebut, Pimpinan Pusat BBC menyampaikan empat tuntutan kepada Pemerintah Kota Bandung, yakni:

‎1, Mencabut Keputusan Wali Kota Bandung Nomor 551/Kep.111-Dishub/2023 tanggal 16 Januari 2023.

‎‎2, Mendorong pengusutan terhadap dugaan penyimpangan dan potensi kerugian keuangan daerah dalam penyelenggaraan CFD Buah Batu sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

‎‎3, Meminta Wali Kota Bandung M. Farhan memberikan penjelasan kepada publik terkait penggunaan anggaran yang disebut untuk melibatkan warga dan komunitas, termasuk dasar hukum serta pertanggungjawabannya.

‎‎4, Mengembalikan keterlibatan dan peran Komunitas BBC dalam penyelenggaraan CFD Buah Batu dengan mempertimbangkan sejarah serta kontribusi komunitas sebagai penggagas kegiatan tersebut.

‎‎Rio menegaskan, BBC tidak meminta kontrak kerja maupun anggaran dari Pemerintah Daerah.

‎‎Kami tidak minta kontrak dan tidak butuh dana Pemda. Kami minta dikembalikan saja. Insyaallah kami bisa kelola sendiri seperti dulu. Nol rupiah, tegasnya.

‎Dinilai Berdampak terhadap UMKM dan Warga

‎BBC juga menyoroti dampak perubahan penyelenggaraan CFD terhadap para pelaku UMKM dan pedagang yang selama ini menggantungkan aktivitas ekonominya pada kegiatan tersebut.

‎‎Menurut BBC, frekuensi pelaksanaan CFD Buah Batu mengalami perubahan dibandingkan saat komunitas masih terlibat dalam pengelolaannya.

‎‎Kondisi tersebut, menurut BBC, berdampak terhadap pedagang dan masyarakat yang sebelumnya memanfaatkan CFD sebagai ruang usaha, kreativitas, olahraga, serta interaksi sosial.

‎‎Selama kami kelola 10 tahun tidak ada pungli, aman, bersih, nyaman. Ekonomi jalan. Buktinya masyarakat mendukung,” ujar Haji Bagus.

‎‎BBC berharap Pemerintah Kota Bandung segera memberikan tanggapan terhadap surat resmi yang telah dilayangkan komunitas tersebut.

‎Apabila tidak terdapat penyelesaian atau itikad baik, BBC menyatakan akan mempertimbangkan langkah-langkah hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

‎Kami hormat pada Pak Wali Kota. Tapi tolong saling menghormati. Jangan sampai nama ‘komunitas’ dipakai tapi bukan kami, pungkas Ivan.

* Andi *

 

Berita Terkait

Polda Jabar imbau warga gunakan masker untuk antisipasi abu vulkanik
Open Tournament Bulutangkis Piala Panglima TNI Digelar di Bandung, Erwan Setiawan Harap Lahir Juara Dunia
Sengketa Lahan SMAN 1 Bandung Jadi Sorotan di Festival AHU Berdampak 2026 ‎
Sekda Herman Dorong BUMDes Jadi Motor Penggerak Ekonomi Desa
Kang Awang Tegaskan Komitmen LBI Kota Bandung: Bukan Sekadar Kumpul, Tapi Bermanfaat dan Siap Kawal Visi ‘Bandung Utama’
AKAR Kota Bandung Memasuki Babak Baru, Arif Maulana Pimpin Periode 2026–2031
Rayakan 25 Tahun Universitas Widyatama, 1.200 Peserta Meriahkan Fun Run SyukuRun 2026
Bandung Great Sale: dari We Are We Hingga Persib Store Beri Diskon Besar

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 19:46 WIB

Anggota DPR RI Fraksi PKS Sampaikan Ucapan Milangkala ke-156 Kabupaten Sukabumi

Rabu, 9 September 2026 - 18:57 WIB

Satgas Pemberantasan Premanisme Polresta Bandung Amankan 15 Orang dan Puluhan Dus Miras, Obat Keras Ribuan Butir Disita  

Rabu, 9 September 2026 - 14:59 WIB

Raih Nomor Urut 1 di Pilkades Bojongmangu, H. Sakim Komitmen Fokus Mengabdi Untuk Warga

Rabu, 9 September 2026 - 12:55 WIB

H. Samid Mantapkan Langkah Wujudkan Medalkrisna Mandiri dan Sejahtera

Sabtu, 5 September 2026 - 10:54 WIB

RATUSAN ANAK IKUTI KHITAN MASSAL, BUPATI ” SEMANGAT HJKS MEMBERI MANFAAT UNTUK MASYARAKAT” 

Jumat, 4 September 2026 - 15:15 WIB

Pelantikan 18 Pejabat Jadi Langkah Perkuat Pelayanan Publik

Kamis, 3 September 2026 - 00:15 WIB

Siap Lanjutkan Dua Periode! H. Disan Aswadi Deklarasi Maju di Pilkades Sukakerta 2026–2034

Rabu, 2 September 2026 - 19:13 WIB

Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri (TJM) PDAM Kabupaten Sukabumi Berikan Pelayanan terhadap Masyarakat Secara optimal

Berita Terbaru