Tri Martono: Setiap Lekukan Batang Punya Cerita, 261 Bonsai Hadir di Pameran PPBI Plaju

satu news 01

- Redaksi

Sabtu, 5 September 2026 - 14:00 WIB

5064 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang – Seni bonsai kembali mendapat ruang untuk berkembang di Kota Palembang. Sebanyak 261 pohon bonsai dari sejumlah wilayah, termasuk Lahat dan Ogan Ilir, ambil bagian dalam Anniversary ke-3 Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Ranting Plaju sekaligus Pameran Lokal Bonsai yang berlangsung 2–6 September 2026 di halaman Universitas Bina Darma Palembang.

 

Beragam jenis bonsai ditampilkan dalam kegiatan tersebut, mulai dari Anting Putri, Santigi, Waru hingga berbagai jenis lainnya. Tak hanya menjadi ajang memamerkan keindahan tanaman, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus menghidupkan semangat para pecinta bonsai untuk terus berkarya.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua PPBI Kota Palembang, Kombes Pol. Tri Martono, S.Sos., M.Si., mengatakan kegiatan tersebut merupakan kontes tingkat ranting yang diikuti peserta dari berbagai daerah.

 

“Kontes hari ini diikuti sekitar 261 pohon dari beberapa wilayah, termasuk Lahat dan Ogan Ilir. Alhamdulillah kegiatannya berjalan lancar. Tadi kita juga menyaksikan Best Ten dan Best in Show, dan semuanya diraih oleh Bapak Iskandar dari Lahat,” ujar Tri Martono.

 

Menurutnya, bonsai bukan sekadar tanaman yang dibuat berukuran kecil di dalam pot. Di balik setiap lekukan batang dan percabangan, terdapat proses panjang yang membutuhkan ketekunan, kesabaran dan kecintaan terhadap seni.

 

“Bonsai bukan hanya tentang pohon kecil dalam pot. Bonsai adalah tentang seni, kesabaran dan proses. Setiap lekukan batang, setiap percabangan, adalah cerita panjang puluhan tahun,” ungkapnya.

 

Tri Martono menambahkan, kegiatan PPBI juga memiliki sejumlah tujuan, mulai dari mempererat persaudaraan antarpecinta bonsai, menghadirkan kompetisi yang sehat, hingga memberikan edukasi kepada masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi kreatif.

 

Ia menyebutkan, kegiatan pameran bonsai di Plaju menjadi pelaksanaan kedua di masa kepemimpinannya sebagai Ketua PPBI Kota Palembang. Sebelumnya, kegiatan serupa telah dilaksanakan di wilayah Sukarami.

 

“Ini pelaksanaan yang kedua selama saya menjabat sebagai Ketua PPBI Kota Palembang. Sebelumnya kita melaksanakan kegiatan di Sukarami, dan sekarang pameran lokal di Plaju,” jelasnya.

 

Tak berhenti di tingkat lokal, PPBI Kota Palembang kini mulai mempersiapkan agenda yang lebih besar. Tri Martono mengungkapkan rencana pelaksanaan Pameran Bonsai Nasional (Papnas) pada Mei 2027 yang ditargetkan berlangsung di halaman Gedung DPRD.

 

Jika terealisasi, Papnas tersebut akan menjadi momentum mempertemukan pecinta bonsai dari berbagai provinsi di Indonesia. Bahkan, proses penjurian direncanakan melibatkan juri dari Jakarta.

 

“Puncaknya nanti kami rencanakan melaksanakan Papnas pada Mei 2027. Rencananya di halaman Gedung DPRD dan kemungkinan akan dihadiri peserta dari provinsi lain karena skalanya nasional. Untuk penjuriannya juga direncanakan dari Jakarta,” katanya.

 

Tri Martono menilai dukungan pemerintah terhadap kegiatan komunitas menjadi penyemangat tersendiri bagi para pengurus dan anggota PPBI. Kehadiran maupun apresiasi dari pemerintah dinilai mampu memberikan energi positif bagi komunitas untuk terus menjalankan kegiatan.

 

“Kehadiran dan ucapan dari pemerintah bagi kami sudah cukup menjadi penyemangat, sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar,” ujarnya.

 

Memasuki usia tiga tahun, Tri Martono berharap PPBI Ranting Plaju semakin solid, kompak dan mampu melahirkan lebih banyak karya bonsai berkualitas. Lebih jauh, ia berharap bonsai tidak hanya dikenal sebagai hobi, tetapi juga menjadi bagian dari seni, budaya dan pengembangan ekonomi kreatif masyarakat.

 

“Di usia yang ketiga ini, semoga PPBI Ranting Plaju semakin solid, semakin kompak dan banyak melahirkan karya bonsai berkualitas serta semakin bermanfaat bagi masyarakat,” harapnya.

 

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa sebuah bonsai mengajarkan sesuatu yang sederhana namun bermakna: tidak ada keindahan yang hadir secara instan. Ia tumbuh melalui waktu, dirawat dengan kesabaran dan dibentuk dengan ketekunan.

 

Terus berkarya, terus berakar, seperti pohon bonsai yang kita cintai. Bersama PPBI, berkarya untuk negeri.(Hari)

Berita Terkait

SUBLING Putaran ke-100 di Masjid As-Salam, Kades Ciangsana Ajak Seluruh Elemen Desa Bersatu dalam Syiar dan Keteladanan Nabi
PLN Dorong Ekonomi Sirkular di Palembang lewat Gerobak Listrik GEMPITA  
H. Juharman Memberi Bantuan Ke Warga Kampung Meranjat Korban Kebaran  
Unit Ranmor Polrestabes Palembang Amankan Tersangka Penggelapan Sepeda Motor
Perkuat Nilai Spiritual, Lapas Kelas I Palembang Ajak Warga Binaan Teladani Akhlak Rasulullah
Unit Ranmor Satreskrim Polrestabes Ringkus Pencuri Barang Inventaris Kantor BRMP Sumsel
Tak Sekadar Satukan Paguyuban, PNSB Kini Buka Pusbakum, Edward Jaya Jadi Panglima Advokasi
Perkemahan Pondok Pesantren Sultan Mahmud Badarudin Tingkat MTS Dan MA

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 16:26 WIB

Renovasi SDN 026 Bojongloa Dimulai, Pemkot Pastikan Hak Pendidikan Siswa Tetap Terjaga

Senin, 7 September 2026 - 16:00 WIB

Pemkot Bandung Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Abu Vulkanik, Warga Diimbau Tetap Waspada

Senin, 7 September 2026 - 15:07 WIB

471 KPM Desa Situsari Terima Bantuan Beras, Kades Dahlan: Harus Tepat Sasaran dan Benar-Benar Bermanfaat

Senin, 7 September 2026 - 14:34 WIB

WASPADA DEBU VULKANIK! Pemdes Jonggol Ingatkan Warga Lindungi Diri dan Keluarga dari Potensi Sebaran Abu Gunung Anak Krakatau

Senin, 7 September 2026 - 13:27 WIB

Delapan Bandara Terdampak Abu Vulkanik, Kertajati Disiapkan Jadi Alternatif Penerbangan

Minggu, 6 September 2026 - 21:27 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Bandung, Disdik Wajibkan Masker di Sekolah

Minggu, 6 September 2026 - 21:10 WIB

BPBD Bandung Latih Warga Rusunawa Cingised Hadapi Bencana Lewat Simulasi Evakuasi

Minggu, 6 September 2026 - 20:56 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Masuk Bandung, Pemkot Siapkan Langkah Mitigasi

Berita Terbaru