Kecamatan Kertak Hanyar, Kalimantan Selatan, Studi Tiru Pengelolaan Sampah ke Desa Cangkuang Wetan Dayeuhkolot

satu news 01

- Redaksi

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:22 WIB

5051 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id

KAB BANDUNG – Desa Cangkuang Wetan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, kembali menjadi tujuan kunjungan studi tiru dari luar Pulau Jawa. Kali ini, rombongan dari Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, datang untuk mempelajari sistem pengelolaan sampah yang telah diterapkan dan dikembangkan oleh Desa Cangkuang Wetan. Kamis (18/6/2026 ).

Kunjungan yang dipimpin langsung oleh Camat Kertak Hanyar, Gusti Mohamad Noviar Hidayat, S.STP., M.Si, tersebut diikuti sekitar 40 peserta yang terdiri dari para kepala desa, lurah, anggota BPD, perangkat desa, serta kader PKK dari 10 desa dan 3 kelurahan di wilayah Kecamatan Kertak Hanyar.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatan itu, rombongan mempelajari berbagai inovasi pengelolaan sampah yang telah berjalan di Desa Cangkuang Wetan.Camat Kertak Hanyar, Gusti Mohamad Noviar Hidayat, mengaku banyak mendapatkan pengetahuan dan pengalaman baru yang dapat diterapkan di daerahnya.

“Tentunya apa yang kami dapatkan dari Desa Cangkuang Wetan ini ada beberapa hal yang akan kami kembangkan dan adopsi menjadi inovasi tambahan di wilayah kami. Terutama yang berkaitan dengan pengelolaan sampah plastik, residu plastik, serta pengelolaan sampah organik yang dimanfaatkan untuk pakan ternak,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan pengelolaan sampah di Desa Cangkuang Wetan tidak hanya ditentukan oleh program atau sarana yang tersedia, tetapi juga oleh kuatnya keterlibatan dan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan.

“Apa yang sudah dilakukan Desa Cangkuang Wetan bisa semakin bermanfaat bagi masyarakatnya. Seperti yang disampaikan Pak Kepala Desa, keberhasilan ini bisa tercapai karena hubungan yang baik dan dukungan penuh dari masyarakat,” katanya.

Ia menegaskan bahwa pengelolaan sampah harus menjadi gerakan bersama yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Harapannya, kita mengelola sampah ini untuk menjaga lingkungan. Program ini harus hadir dari warga, oleh warga, dan untuk warga,” tambahnya.

Meski kondisi geografis antara Kalimantan dan Kabupaten Bandung memiliki perbedaan, Gusti menilai konsep pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang diterapkan di Desa Cangkuang Wetan sangat relevan untuk dikembangkan di daerahnya.

“Tentu ada perbedaan geografis antara Kalimantan dan di sini. Namun secara umum kondisi wilayahnya hampir mirip. Yang membedakan mungkin dari sisi informasi dan edukasi kepada masyarakat. Di Cangkuang Wetan, masyarakat sudah terbiasa mendapatkan informasi terkait pengelolaan sampah. Ini menjadi pekerjaan rumah bagi kami untuk terus mengedukasi masyarakat agar memiliki kesadaran yang sama,” ungkapnya.

Sementara itu, Pemerintah Desa Cangkuang Wetan menyambut baik kunjungan tersebut sebagai bentuk apresiasi atas upaya yang selama ini dilakukan masyarakat dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

“Kunjungan studi tiru ini diharapkan menjadi sarana berbagi pengalaman dan praktik baik antar daerah dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, serta mampu mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir,” pungkas Kepala Desa Cangkuang Wetan Asep Kusmiadi.

(Asp).

Berita Terkait

Pentahelix Dayeuhkolot Jelaskan Dukungan CSR dan Dana Pribadi untuk Penanganan Lingkungan
Dorong Kualitas Layanan Publik, Bupati Bandung Bahas Optimalisasi RSUD Majalaya hingga Penataan Aset Daerah
Sampah Kiriman Menumpuk di Sungai, Pentahelix: Dayeuhkolot Bukan Muara Sampah
KNPI Kabupaten Bandung Launching Pelor Handal, Kadistan Dorong Pemuda Garap Ayam Petelur
Pandangan Umum Fraksi PSI: 4 Raperda Baru Harus Beri Manfaat Nyata, Bukan Sekadar Banyak Norma
Musdes Ketiga, Pemdes Malakasari Mantapkan Risalah Tanah Carik untuk Dukung Pembangunan
Distan Gelar Tani Verse, Dukung Lahirnya Generasi Baru Petani
Kades Marsel Farhan Taufik Sambut Baik Kunjungan KDM ke Jadek dan Cikahiyangan.

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 05:59 WIB

Lapas Kelas I Palembang Laksanakan Rekredensialing Klinik Pratama Bersama BPJS Kesehatan

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Rp701,28 Juta untuk Cipambuan! Dadang Darajat Launching Rehabilitasi Kantor Desa dan Dayeuh Pajajaran

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Perkuat Kualitas Pelayanan, Lapas Palembang Terima Kunjungan Ombudsman Sumsel

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Kapolda Sumsel Dorong Pelajar SMKN 6 Palembang Berprestasi, Disiplin, dan Bebas Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Karutan Kelas I Palembang Bersama Jajaran Panen Kangkung, Dukung Ketahanan Pangan dan Optimalisasi Lahan Produktif

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Rutan Kelas I Palembang Jalin Kerja Sama dengan Bank Sampah Graha Pena untuk Pengelolaan Sampah Anorganik  

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:20 WIB

Firdaus Hasbullah: Jangan Biarkan Narkoba Merampas Masa Depan Anak-Anak PALI!  

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Sinergi Forkopimda di The 12th World Anxi Conference, Polda Sumsel Dukung Iklim Daerah yang Kondusif

Berita Terbaru