Musdesus BLT DD 2026 Leuwikaret Tetapkan 43 KPM, Bantuan Rp100 Ribu/Bulan Uji Komitmen Transparansi

Satunews.id

- Redaksi

Kamis, 30 April 2026 - 16:59 WIB

5023 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id, Bogor – Pemerintah Desa Leuwikaret, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, menggelar Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) dalam rangka penetapan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) Tahun Anggaran 2026, Kamis (30/04/2026), di Aula Kantor Desa. Agenda ini menjadi momentum penting di tengah kebijakan nasional yang berdampak pada penyesuaian besaran bantuan.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh perwakilan Kepala Desa Leuwikaret yang juga menjabat PLH sekaligus Sekretaris Desa, Hendi , serta dihadiri pendamping desa, unsur kesejahteraan (Kesra) desa dan kecamatan, perwakilan Kecamatan Klapanunggal Aditya dari unsur Kesra KPM, Kasi Kesra KPM Desa Jamal, para kepala dusun, Ketua RW/RT, Karang Taruna, PKK, Bhabinkamtibmas, Linmas, Satpol PP, serta tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Hendi Darson menegaskan bahwa Musdesus bukan sekadar agenda formal, melainkan forum strategis untuk memastikan keakuratan data serta keadilan dalam penyaluran bantuan.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini bukan hanya soal penetapan, tetapi juga evaluasi. Validasi data harus benar-benar akurat agar bantuan tepat sasaran dan tidak menimbulkan kecemburuan sosial di masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa dirinya akan segera memasuki masa purna tugas, seraya menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas segala kekurangan selama menjalankan amanah.

Proses verifikasi dan validasi data KPM menjadi fokus utama dalam Musdesus ini. Pemerintah desa bersama seluruh peserta musyawarah melakukan pengecekan ulang secara terbuka guna memastikan tidak ada warga miskin yang terlewat maupun penerima yang tidak memenuhi kriteria.

Sementara itu, perwakilan Kecamatan Klapanunggal melalui Aditya menegaskan bahwa hasil validasi harus segera ditindaklanjuti agar proses pencairan tidak terhambat. Ia juga mengungkap adanya penyesuaian kebijakan dari pemerintah pusat.

“Tahun 2026 dilakukan optimalisasi anggaran. Total bantuan BLT DD menjadi Rp1.200.000 per tahun atau Rp100.000 per bulan per KPM. Ini merupakan kebijakan nasional yang harus dipahami bersama,” jelasnya.

Di sisi lain, Kasi Kesra KPM Desa Leuwikaret, Jamal, turut menjelaskan bahwa penetapan KPM telah melalui tahapan verifikasi berdasarkan klasifikasi desil, di mana prioritas diberikan kepada masyarakat pada desil 1 hingga 4 agar bantuan benar-benar menyasar warga miskin ekstrem dan rentan.

Penyesuaian nominal bantuan ini menjadi perhatian di tengah masyarakat. Namun demikian, Pemerintah Desa Leuwikaret menegaskan komitmennya untuk tetap mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan ketepatan sasaran.

Berdasarkan hasil Musdesus, ditetapkan sebanyak 43 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di wilayah Desa Leuwikaret sebagai penerima BLT DD Tahun Anggaran 2026.

Musdesus ditutup dengan kesepakatan bersama terhadap daftar KPM yang telah melalui proses validasi ketat sebagai dasar penyaluran bantuan.

Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan Musdesus berjalan lancar, tertib, dan kondusif, mencerminkan sinergi kuat antara pemerintah desa dan seluruh unsur yang hadir.

Dengan terselenggaranya Musdesus ini, Pemerintah Desa Leuwikaret menegaskan komitmennya dalam menjaga integritas data serta memastikan bantuan benar-benar menyentuh masyarakat yang paling membutuhkan. (Aminah)

Berita Terkait

PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?
Tutup HJKB, Pawai Jampana Berlangsung Meriah dan Penuh Makna
Setengah Periode Kepemimpinan, Farhan Perkuat Penanganan Masalah Berbasis Kebutuhan Warga

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:28 WIB

Dorong Kualitas Layanan Publik, Bupati Bandung Bahas Optimalisasi RSUD Majalaya hingga Penataan Aset Daerah

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:42 WIB

Sampah Kiriman Menumpuk di Sungai, Pentahelix: Dayeuhkolot Bukan Muara Sampah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:47 WIB

KNPI Kabupaten Bandung Launching Pelor Handal, Kadistan Dorong Pemuda Garap Ayam Petelur

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Pandangan Umum Fraksi PSI: 4 Raperda Baru Harus Beri Manfaat Nyata, Bukan Sekadar Banyak Norma

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:07 WIB

Musdes Ketiga, Pemdes Malakasari Mantapkan Risalah Tanah Carik untuk Dukung Pembangunan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:14 WIB

Distan Gelar Tani Verse, Dukung Lahirnya Generasi Baru Petani

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:55 WIB

Kades Marsel Farhan Taufik Sambut Baik Kunjungan KDM ke Jadek dan Cikahiyangan.

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:13 WIB

Kadis LH Ruli Hadiana, Sesuai Petunjuk Bupati Bandung Lakukan Sosialisasi Hingga Ke Tingkat Kecamatan, Dalam Penangan Sampah

Berita Terbaru