Dari OTODA ke Aksi Nyata: Camat Gunung Putri Apresiasi Karanggan, Program Habitat Tak Sekadar Janji

Satunews.id

- Redaksi

Kamis, 30 April 2026 - 15:03 WIB

5013 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id, Bogor – Peringatan Hari Otonomi Daerah (OTODA) ke-30 di Desa Karanggan, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, menjelma menjadi panggung aksi nyata. Pemerintah Desa Karanggan tidak hanya berhenti pada seremoni, tetapi langsung mengeksekusi hingga launching Program Habitat—kolaborasi strategis bersama Habitat for Humanity Indonesia dan Pakuwon Peduli yang menyasar kebutuhan dasar masyarakat.

Rangkaian kegiatan dimulai dari survei lapangan sebagai pemetaan kebutuhan hingga puncaknya pada launching program yang dirangkaikan dengan peninjauan langsung ke rumah warga dan fasilitas pendidikan. Fokus program mencakup pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), fasilitas sanitasi (toilet), penguatan layanan Posyandu, serta perbaikan SD Karanggan 1 dan 2.

Capaian konkret mulai terlihat. Sedikitnya 20 unit Rutilahu direalisasikan dalam program ini, menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas sektor mampu menghadirkan dampak langsung bagi masyarakat.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Karanggan Asdi, SE, jajaran perangkat desa, perwakilan Pakuwon Peduli, unsur keamanan (Linmas, Bhabinkamtibmas, Babinsa), Ketua BPD, LPM, para Kepala Dusun, RT/RW, perwakilan Dinas Pendidikan, pihak sekolah, serta Kurnia Indra selaku Camat Gunung Putri yang turut hadir langsung dalam kegiatan tersebut.
Apresiasi tinggi disampaikan oleh Kurnia Indra (Camat Gunung Putri) yang menilai langkah Pemdes Karanggan sebagai contoh konkret implementasi otonomi daerah yang berdampak nyata.

“Apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Desa Karanggan yang telah merealisasikan program Habitat ini. Mulai dari Rutilahu, Posyandu, hingga fasilitas toilet—semuanya menyentuh kebutuhan dasar masyarakat,” tegasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa program Rutilahu dalam kolaborasi ini telah mencapai sekitar 20 unit rumah, serta menekankan pentingnya transparansi dan sinergi dalam pelaksanaannya.

“Terima kasih kepada para donatur dari Pakuwon Peduli. Program ini berjalan secara transparan, melibatkan unsur akademisi, masyarakat, dan berbagai pihak. Ini adalah contoh sinergi yang harus terus dijaga,” tambahnya.

Tak lupa, Camat Gunung Putri juga menyampaikan apresiasi kepada insan pers yang turut mengawal dan mempublikasikan program tersebut. “Terima kasih kepada rekan-rekan media yang telah membantu menyampaikan informasi kepada publik,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Karanggan Asdi, SE menegaskan bahwa momentum OTODA menjadi pijakan strategis untuk mempercepat pembangunan berbasis kebutuhan riil warga.

“Ini bukan sekadar peringatan. Ini adalah bukti bahwa desa mampu bergerak cepat, mandiri, dan berkolaborasi menghadirkan perubahan nyata,” ungkapnya.

Perwakilan Habitat for Humanity Indonesia menambahkan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang untuk memastikan masyarakat berpenghasilan rendah mendapatkan hunian yang layak, sehat, dan aman.

Di sisi lain, Pakuwon Peduli menegaskan bahwa program ini merupakan wujud tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang berorientasi pada dampak berkelanjutan, tidak hanya pembangunan fisik tetapi juga peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Antusiasme warga menjadi bukti keberhasilan awal program ini. Rasa syukur dan harapan baru tumbuh seiring perubahan yang mulai dirasakan secara langsung.

Dengan semangat OTODA ke-30, Desa Karanggan menegaskan diri sebagai motor penggerak pembangunan berbasis kolaborasi. Program Habitat ini bukan sekadar launching, melainkan tonggak perubahan yang memperlihatkan bahwa sinergi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat mampu menghadirkan solusi nyata.

Alhamdulillah, seluruh rangkaian acara berlangsung lancar, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. (Aminah)

Berita Terkait

25 Tahun Kota Cimahi: Dari Perjuangan Otonomi Menuju Kota MANTAP dengan Pembangunan yang Inklusif
Kades Ciangsana dan TP-PKK Kawal Posyandu Remaja, Cetak Generasi Sehat, Cerdas, dan Berdaya Saing
Ribuan Jamaah Padati Lapangan Cibeber Sejak Pagi, Milad Sinling ke-13 dan Tabligh Akbar Muharram 1448 H Perkuat Persatuan Warga Cikahuripan
Pemkot Bandung Perkuat Kolaborasi Lawan HIV/AIDS, Fokus Eliminasi Stigma dan Perluasan Layanan bagi ODHIV
Pemkot Bandung Siapkan Nobar Piala Dunia di Ruang Publik, Tunggu Persetujuan Hak Siar TVRI dan RRI
Tragedi Jalan Pasteur Jadi Perhatian, Pemkot Bandung Percepat Koordinasi Perbaikan Infrastruktur Demi Keselamatan Warga
Investasi Kota Bandung Tembus Rp11 Triliun, Pemkot Dorong Transformasi Transportasi, Hunian, dan Infrastruktur Modern
Lonjakan Wisatawan Dorong Ekonomi Bandung, Pemkot Fokus Perkuat Pasokan Pangan dan Kendalikan Inflasi

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 10:51 WIB

25 Tahun Kota Cimahi: Dari Perjuangan Otonomi Menuju Kota MANTAP dengan Pembangunan yang Inklusif

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:33 WIB

Kades Ciangsana dan TP-PKK Kawal Posyandu Remaja, Cetak Generasi Sehat, Cerdas, dan Berdaya Saing

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:40 WIB

Pemkot Bandung Perkuat Kolaborasi Lawan HIV/AIDS, Fokus Eliminasi Stigma dan Perluasan Layanan bagi ODHIV

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:35 WIB

Pemkot Bandung Siapkan Nobar Piala Dunia di Ruang Publik, Tunggu Persetujuan Hak Siar TVRI dan RRI

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:30 WIB

Tragedi Jalan Pasteur Jadi Perhatian, Pemkot Bandung Percepat Koordinasi Perbaikan Infrastruktur Demi Keselamatan Warga

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:27 WIB

Investasi Kota Bandung Tembus Rp11 Triliun, Pemkot Dorong Transformasi Transportasi, Hunian, dan Infrastruktur Modern

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:22 WIB

Lonjakan Wisatawan Dorong Ekonomi Bandung, Pemkot Fokus Perkuat Pasokan Pangan dan Kendalikan Inflasi

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:19 WIB

Ketahanan Pangan Bandung Diperkuat, Pemkot Kaji Skema Lumbung Pangan untuk Amankan Pasokan Strategis

Berita Terbaru