IKM Tasikmalaya Gagas Masjid Budaya Minang–Sunda, Lahan Sudah Siap Dan Ditargetkan Jadi Ikon Baru Daerah

- Redaksi

Senin, 20 April 2026 - 10:58 WIB

5075 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SATUNEWS.ID

TASIKMALAYA, || Ikatan Keluarga Minang Tasikmalaya (IKMT) semakin memantapkan langkah dalam mewujudkan pembangunan masjid budaya yang digagas sebagai landmark baru Kota Tasikmalaya. Melalui kegiatan halal bihalal yang digelar di kawasan Tanah Minang, Kecamatan Tamansari, Minggu (19/4/2026), IKMT tidak hanya memaparkan konsep, tetapi juga menunjukkan kesiapan nyata dari sisi lahan dan perencanaan.

Ketua IKMT, Syahrial Koto, menegaskan bahwa pembangunan ini bukan sekadar rencana, melainkan sebuah gerakan bersama untuk menghadirkan simbol persatuan melalui karya nyata.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami ingin membangun sesuatu yang bukan hanya terlihat, tetapi juga memiliki makna. Masjid ini akan menjadi simbol perpaduan budaya Minangkabau dan Sunda dalam satu kesatuan yang harmonis,” ujarnya.

Lahan Sudah Siap, Legalitas Jelas

Salah satu kekuatan utama dari proyek ini adalah kesiapan lahan. IKMT telah memiliki sebidang tanah seluas kurang lebih 2.800 meter persegi yang berlokasi di kawasan Tanah Minang, dengan status legalitas yang jelas berupa sertifikat resmi atas nama Ikatan Keluarga Minang Tasikmalaya.

Selain itu, kondisi lahan dinilai sangat siap untuk pembangunan. Struktur tanah yang relatif datar membuat proses konstruksi tidak memerlukan banyak pekerjaan awal seperti pematangan atau pembenahan lahan.

“Artinya, dari sisi kesiapan fisik, kita sudah sangat siap. Tinggal menunggu kelengkapan administrasi, perizinan, dan dukungan pendanaan, pembangunan bisa langsung dimulai dengan peletakan batu pertama,” jelas Syahrial.

Konsep Ikonik Perpaduan Budaya

Masjid yang dirancang mengusung konsep Neo-Vernacular Modern, memadukan arsitektur Minangkabau dan Sunda dalam satu desain yang ikonik. Elemen gonjong, ornamen marawa, dan nuansa Ranah Minang dipadukan dengan Payung Geulis serta filosofi Tusuk Sate sebagai identitas Jawa Barat.

Perpaduan ini bukan sekadar estetika, melainkan simbol kuat pembauran budaya yang mencerminkan harmoni masyarakat di Kota Tasikmalaya.

Dirancang Profesional dan Berbasis Kajian

IKMT memastikan bahwa desain yang diusung telah melalui proses kajian akademik yang matang, mencakup aspek filosofi, budaya, hingga teknis konstruksi. Perencanaan dilakukan oleh arsitek profesional agar bangunan sesuai dengan fungsi utamanya sebagai tempat ibadah yang nyaman dan khusyuk.

Selain itu, pendekatan desain yang ikonik diharapkan mampu menarik masyarakat untuk datang, tidak hanya untuk beribadah tetapi juga merasakan pengalaman wisata religi.

Kawasan Terpadu yang Hidup

Pembangunan masjid ini merupakan bagian dari pengembangan kawasan terpadu yang mencakup berbagai fasilitas pendukung, seperti:

– Masjid utama berkapasitas hingga 1.000 jamaah

– Area parkir basement

– Kantor sekretariat dan ruang pengelola

– Fasilitas pendidikan (madrasah)

– Gedung budaya Minangkabau

– Area UMKM

– Fasilitas sosial dan pelayanan umat

Dengan konsep tersebut, kawasan ini diharapkan menjadi pusat aktivitas yang hidup dan berkelanjutan.

Anggaran dan Semangat Kebersamaan Pembangunan diperkirakan membutuhkan anggaran

(R**)

Berita Terkait

Lapas Kelas I Palembang Laksanakan Rekredensialing Klinik Pratama Bersama BPJS Kesehatan
Rp696,78 Juta untuk Lebak Nangka! Mulyadi Anwar Dorong Jalan Desa Kadumanggu Kini Lebih Bagus dan Mulus
Rp701,28 Juta untuk Cipambuan! Dadang Darajat Launching Rehabilitasi Kantor Desa dan Dayeuh Pajajaran
Perkuat Kualitas Pelayanan, Lapas Palembang Terima Kunjungan Ombudsman Sumsel
Kapolda Sumsel Dorong Pelajar SMKN 6 Palembang Berprestasi, Disiplin, dan Bebas Narkoba
Karutan Kelas I Palembang Bersama Jajaran Panen Kangkung, Dukung Ketahanan Pangan dan Optimalisasi Lahan Produktif
Rutan Kelas I Palembang Jalin Kerja Sama dengan Bank Sampah Graha Pena untuk Pengelolaan Sampah Anorganik  
Firdaus Hasbullah: Jangan Biarkan Narkoba Merampas Masa Depan Anak-Anak PALI!  

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 05:59 WIB

Lapas Kelas I Palembang Laksanakan Rekredensialing Klinik Pratama Bersama BPJS Kesehatan

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Rp696,78 Juta untuk Lebak Nangka! Mulyadi Anwar Dorong Jalan Desa Kadumanggu Kini Lebih Bagus dan Mulus

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Perkuat Kualitas Pelayanan, Lapas Palembang Terima Kunjungan Ombudsman Sumsel

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Kapolda Sumsel Dorong Pelajar SMKN 6 Palembang Berprestasi, Disiplin, dan Bebas Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Karutan Kelas I Palembang Bersama Jajaran Panen Kangkung, Dukung Ketahanan Pangan dan Optimalisasi Lahan Produktif

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Rutan Kelas I Palembang Jalin Kerja Sama dengan Bank Sampah Graha Pena untuk Pengelolaan Sampah Anorganik  

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:20 WIB

Firdaus Hasbullah: Jangan Biarkan Narkoba Merampas Masa Depan Anak-Anak PALI!  

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Sinergi Forkopimda di The 12th World Anxi Conference, Polda Sumsel Dukung Iklim Daerah yang Kondusif

Berita Terbaru