Penutupan Jalur Puncak dan Pembatasan Angkutan Umum Disorot, Aktivis Minta Evaluasi Menyeluruh

satu news 01

- Redaksi

Selasa, 24 Maret 2026 - 10:13 WIB

5028 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penutupan Jalur Puncak dan Pembatasan Angkutan Umum Disorot, Aktivis Minta Evaluasi Menyeluruh

satunews.id Bogor – Kebijakan penutupan jalur menuju kawasan Puncak yang berlangsung hingga malam hari menuai sorotan dari masyarakat. Warga yang telah mengantre sejak siang di kawasan Gadog mengeluhkan belum dibukanya akses menuju arah Puncak, sehingga menyebabkan antrean kendaraan yang panjang dan kelelahan bagi para pengguna jalan.Senin, (23/03/2026).

Hingga malam hari, arus kendaraan dari bawah menuju kawasan atas masih tertahan. Minimnya kepastian waktu pembukaan jalur dinilai menambah ketidaknyamanan masyarakat, khususnya bagi mereka yang memiliki kepentingan mendesak.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, pembatasan operasional angkutan umum selama beberapa hari juga menjadi perhatian. Kebijakan tersebut dinilai berdampak langsung terhadap mobilitas masyarakat, terutama kalangan yang bergantung pada transportasi umum.

Sejumlah pihak mendorong adanya evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengaturan lalu lintas di kawasan Puncak, termasuk pola buka-tutup jalur yang diterapkan saat momentum libur panjang.
Seorang aktivis kawasan Puncak, dalam keterangannya, menilai bahwa kebijakan tersebut perlu dikaji ulang agar lebih berimbang dan berpihak kepada masyarakat luas.

“Kami memahami pentingnya pengaturan lalu lintas di kawasan wisata. Namun, kebijakan yang diambil juga harus mempertimbangkan dampak sosial dan ekonomi masyarakat. Jangan sampai masyarakat kecil justru menjadi pihak yang paling terdampak,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya transparansi informasi kepada publik, khususnya terkait jadwal pembukaan jalur dan skema rekayasa lalu lintas yang diterapkan.

“Kejelasan informasi sangat dibutuhkan agar masyarakat tidak menunggu terlalu lama tanpa kepastian. Ini bukan hanya soal kemacetan, tetapi juga soal keadilan dan pelayanan publik,” tambahnya.

Lebih lanjut, masyarakat dan aktivis berharap adanya koordinasi yang lebih baik antara pihak terkait dalam mengelola arus kendaraan, terutama pada momen libur besar seperti saat ini.

Dengan meningkatnya mobilitas di kawasan wisata, diharapkan kebijakan yang diterapkan ke depan dapat lebih efektif, transparan, serta mampu mengakomodasi kepentingan seluruh lapisan masyarakat.

  1. (Tim)**

Berita Terkait

Ribuan Warga Padati Bandung, Kirab Milangkala Tatar Sunda Jadi Panggung Budaya Terbuka
Bekasi Darurat Limbah B3? TRINUSA Temukan Bukti Pembakaran dan Pembuangan Ilegal
Lima Amalan Harian Penarik Rezeki dan Keberkahan Jalur Langit  
Fungsi Primer Suami Bukan Hanya Nafkah: Renungan KH. Maimun Zubair untuk Pasangan Muda
Hidup di Ujung Pinjol: Kisah Pekerja Outsourcing Bekasi yang Terlilit Utang Digital
Presiden Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Fokus Penguatan Ekonomi Desa
Konferensi pers Sidang Isbat penetapan awal Zulhijjah 1447 H yang digelar di Kantor Kemenag
345 Petugas Kebersihan Disiaagakan Pemkot Bandung untuk Kirab Mahkota Binokasih
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:27 WIB

Banjir Terus Berulang, Warga Cikaret Harapan Jaya Desak Bupati Bogor Turun Langsung Tinjau Lokasi

Senin, 18 Mei 2026 - 21:23 WIB

Pengantin Pria Ditangkap Usai Akad Nikah, Istri Cantik Gagal Malam Pertama Gegara Kasus Curanmor

Senin, 18 Mei 2026 - 18:16 WIB

Euforia Kemenangan Persib Diwarnai Insiden, 19 Kecelakaan dan Satu Kasus Pembacokan Terjadi di Bandung

Senin, 18 Mei 2026 - 17:28 WIB

Pemkot Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Modern, Terima Kunjungan CPIU, CPMU dan Tim Bank Dunia

Senin, 18 Mei 2026 - 14:51 WIB

Rupiah Kembali Tertekan, Sentimen Konflik Global dan Ketidakpastian AS-Iran Picu Pelemahan

Senin, 18 Mei 2026 - 13:30 WIB

Oknum Suporter PSM Diduga Tendang Pemain Persib Usai Maung Bandung Menang Dramatis 2-1 di Parepare

Senin, 18 Mei 2026 - 13:13 WIB

Persib Bandung Bungkam PSM Makassar, Euforia Nobar Bobotoh Pecah di Berbagai Daerah

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:57 WIB

Ribuan Warga Padati Bandung, Kirab Milangkala Tatar Sunda Jadi Panggung Budaya Terbuka

Berita Terbaru