Satunews.id, Tirtaraja/Oku/Sumsel – Di tengah tantangan perubahan zaman dan percepatan transformasi digital, Perumda Tirta Raja menegaskan komitmennya melalui langkah strategis bertajuk “Transformasi Tirta Raja Menuju Smart Water Company.” Ini bukan sekadar tema, melainkan sebuah gerakan perubahan menyeluruh yang menjadi fondasi masa depan perusahaan.
Air adalah sumber kehidupan. Di balik setiap tetes yang mengalir ke rumah-rumah pelanggan, terdapat sistem, dedikasi, dan tanggung jawab besar. Perumda Tirta Raja memahami bahwa pelayanan air minum tidak lagi cukup hanya dengan memenuhi kebutuhan dasar, tetapi harus hadir dengan standar modern, efisien, transparan, dan berbasis teknologi.
Direktur Utama Perumda Tirta Raja, H. Bertho Darmo Peadjo Asmanto, MBA, menegaskan bahwa transformasi ini merupakan bagian dari visi besar perusahaan untuk menjadi institusi pelayanan publik yang unggul dan terpercaya.
“Smart Water Company adalah wujud komitmen kami untuk menghadirkan layanan yang cerdas, terintegrasi, dan berkelanjutan. Transformasi ini menyentuh sistem, sumber daya manusia, hingga budaya kerja. Kami tidak hanya berbenah, tetapi melompat menuju masa depan,” tegasnya.

Transformasi ini ditopang oleh integrasi teknologi dalam seluruh rantai operasional perusahaan. Monitoring jaringan distribusi dilakukan secara lebih sistematis dan terukur, memungkinkan deteksi dini terhadap gangguan serta optimalisasi tekanan air secara real-time.
Sistem pelayanan pelanggan juga terus diperkuat melalui digitalisasi pengaduan, pencatatan meter, hingga manajemen data berbasis sistem terintegrasi. Dengan pendekatan ini, respon menjadi lebih cepat, akurat, dan transparan.
Langkah ini sekaligus menjadi strategi konkret dalam menekan angka kehilangan air (non-revenue water), meningkatkan efisiensi biaya operasional, serta menjaga kualitas air sesuai standar kesehatan dan keselamatan.
Perubahan sistem tidak akan berarti tanpa perubahan pola pikir. Karena itu, Perumda Tirta Raja membangun budaya kerja baru yang adaptif, kolaboratif, dan inovatif.
Penguatan kapasitas sumber daya manusia menjadi prioritas melalui pelatihan berkelanjutan dan peningkatan kompetensi teknis maupun manajerial. Setiap insan Tirta Raja didorong untuk menjadi agen perubahan profesional yang siap menghadapi tantangan era digital.
Transformasi ini juga memperkuat tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance), menjunjung tinggi transparansi, akuntabilitas, dan integritas dalam setiap kebijakan.
Sebagai perusahaan daerah yang mengemban amanah publik, Perumda Tirta Raja memandang keberlanjutan sebagai tanggung jawab moral. Pengelolaan sumber daya air dilakukan dengan prinsip efisiensi dan keberlanjutan lingkungan.
Transformasi menuju Smart Water Company bukan hanya tentang teknologi, melainkan tentang memastikan setiap tetes air yang disalurkan membawa manfaat, kepercayaan, dan harapan bagi masyarakat.
Ketua UWP Perumda Tirta Raja, Ibu Ari Hursih, menyampaikan bahwa transformasi ini mencerminkan semangat kebersamaan dan optimisme seluruh keluarga besar perusahaan.
“Kami percaya, dengan komitmen, integritas, dan inovasi, Tirta Raja mampu menjadi kebanggaan daerah dan contoh bagi perusahaan air minum lainnya,” ujarnya.
Transformasi adalah perjalanan, bukan tujuan akhir. Dengan fondasi digitalisasi, penguatan SDM, tata kelola yang baik, dan orientasi pelayanan prima, Perumda Tirta Raja melangkah pasti menuju perusahaan air minum yang modern, tangguh, dan berdaya saing tinggi.
“Transformasi Tirta Raja Menuju Smart Water Company” bukan sekadar slogan. Ini adalah tekad, kerja nyata, dan komitmen berkelanjutan untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat.
Karena di setiap aliran air, ada dedikasi.
Di setiap inovasi, ada harapan dan di setiap langkah perubahan, ada masa depan yang lebih cerdas.
(diego)



























