Kadisdik Kabupaten Bekasi Imam Faturochman Disentil Keras Dewan Pendidikan: Jangan Cuma Duduk di Balik Meja Saat Sekolah Terendam Banjir

Satunews.id

- Redaksi

Sabtu, 24 Januari 2026 - 00:40 WIB

5023 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id, Kab. Bekasi – Dewan Pendidikan Kabupaten Bekasi melontarkan kritik keras dan terbuka terhadap kinerja Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bekasi, Imam Faturochman, yang dinilai minim empati, lamban bertindak, serta tidak menunjukkan kepemimpinan di saat krisis.

Sorotan tajam ini muncul menyusul banjir hebat yang melumpuhkan aktivitas belajar mengajar di hampir seluruh wilayah Kabupaten Bekasi sejak awal tahun 2026, namun Kadisdik justru dianggap lebih sibuk mengurus administrasi dibanding turun langsung melihat penderitaan sekolah dan siswa.

“Kadisdik jangan cuma nyaman duduk di balik meja, mengeluarkan surat edaran, lalu merasa tugasnya selesai. Turun ke lapangan, lihat langsung kondisi sekolah dan siswa yang terendam banjir,” tegas Sardi, Ketua Bidang Pendidikan Dasar Dewan Pendidikan Kabupaten Bekasi, Jumat (23/01/2026).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Sardi, situasi darurat membutuhkan kehadiran pemimpin, bukan sekadar tanda tangan di atas kertas. Kepala Dinas seharusnya berada di garda terdepan, memastikan proses pendidikan tetap berjalan, bukan sekadar menunggu laporan formal.

“Ini soal masa depan anak-anak Bekasi. Kalau pemimpinnya saja tidak hadir di saat krisis, bagaimana nasib dunia pendidikan ke depan?” sentilnya.

Banjir yang merendam wilayah Muaragembong, Babelan, Tambun Utara, dan sekitarnya menyebabkan sekolah-sekolah lumpuh total, fasilitas rusak, dan ribuan siswa terpaksa belajar dari rumah dengan keterbatasan sarana yang sangat memprihatinkan.

Namun hingga kini, belum tampak langkah konkret dan terukur dari Dinas Pendidikan, selain imbauan administratif yang dinilai jauh dari solusi nyata.

Dewan Pendidikan mendesak agar Kadisdik segera:

• Melakukan pemetaan kerusakan sekolah secara menyeluruh.

• Menyiapkan skema pembelajaran darurat.

• Menyalurkan bantuan sarana pendidikan.

• Turun langsung ke lokasi terdampak.

“Jangan biarkan banjir berubah menjadi bencana pendidikan,” tegas Sardi.

Ironisnya, saat dikonfirmasi, Kadisdik Imam Faturochman sulit ditemui, dan nomor telepon selulernya tidak aktif, menambah kesan kurangnya respons dan kepedulian terhadap situasi darurat ini.

Dewan Pendidikan menilai, ketidakhadiran pimpinan di tengah krisis berpotensi memperburuk kepercayaan publik terhadap kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi.

(Red)

Berita Terkait

Eko Mudji Menang Telak di Cikahuripan! Demokrasi RT 003 Meledak, Parade Kemenangan Pecah di Mega Residence
Final Panas Tanpa Ampun!Poper FC Bungkam Tunas Muda Lewat Drama Menegangkan
Banjir di Setu Cikaret Kian Mengkhawatirkan, Warga Desak Rudy Susmanto Turun Tangan
Bakso & Mie Ayam Mas Karyo di Klapanunggal, Cita Rasa Istimewa dengan Harga Terjangkau
71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia
MUSDES Ciangsana 2026–2031 Tetapkan Surya Atmaja Kembali Pimpin MUI Desa, Perkuat Sinergi Keagamaan dan Pemerintah
BLT-DD 2026 Disesuaikan, 82 Warga Desa Lulut Tetap Terima Bantuan dengan Prioritas Lansia
Lantik Ketua dan wakil Ketua Baznas OKU, Teddy: Langsung Kerja Jangan Banyak Retorika BATURAJA – Bupati Ogan Komering Ulu

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 19:03 WIB

71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia

Sabtu, 18 April 2026 - 21:09 WIB

Aksi Pentahelix Dayeuhkolot, 7 Titik Disasar: Sedot Genangan hingga Bersih-Bersih Sampah

Jumat, 17 April 2026 - 16:48 WIB

Pangdam Siliwangi Turun Langsung: Halal Bihalal KBT Jabar Bagi Rutilahu Rp25 Juta, Tegaskan Silaturahmi Nggak Ada Matinya

Jumat, 17 April 2026 - 13:52 WIB

625 KK Terdampak Banjir di Desa Cangkuang Wetan Terima Bantuan Pangan

Kamis, 16 April 2026 - 07:06 WIB

Bupati KDS: Selain Satgas Bangli dan Tim Pentahelix, Satgas Citarum Harum Masih Dibutuhkan

Rabu, 15 April 2026 - 17:11 WIB

Dulu Terendam, Kini Kering: Bukti Nyata Kerja Pentahelix – BBWS di Kampung Bolero Dayeuhkolot

Rabu, 15 April 2026 - 11:37 WIB

Pantauan Tim Pentahelix: Hampir Seluruh Wilayah Dayeuhkolot Masih Terendam Banjir Akibat Luapan Sungai Citarum

Selasa, 14 April 2026 - 18:00 WIB

Bandung Makin Geulis! DSDABM Gaspol Benerin Jalan Biar Nggak Bikin Emosi

Berita Terbaru