Satunews.id, Kota Bandung – 27 Desember 2025 | Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan pentingnya nilai-nilai keagamaan dalam menjaga keharmonisan kehidupan masyarakat di Kota Bandung yang berkembang sebagai kota terbuka dan multikultural.

Hal tersebut disampaikan Farhan saat menghadiri kegiatan Open House dan Silaturahmi Keuskupan Bandung di Katedral Bandung, dalam rangka perayaan Natal, Jumat malam (26/12/2025).
Farhan menjelaskan bahwa sejak awal pembentukannya, Kota Bandung dirancang sebagai kota kosmopolitan yang menjadi ruang pertemuan berbagai latar belakang sosial, budaya, dan keyakinan. Kondisi tersebut menjadikan Bandung sebagai kota yang dinamis serta terbuka terhadap keberagaman.
“Bandung sejak awal dibangun sebagai kota kosmopolitan, tempat berbagai elemen masyarakat hidup dan berinteraksi. Dalam kondisi seperti itu, harmoni menjadi kunci utama agar dinamika kota tetap berjalan secara sehat,” ujar Farhan.
Menurutnya, keterbukaan kota memberikan dampak positif berupa percepatan kemajuan dan pertukaran gagasan. Namun di sisi lain, keterbukaan tersebut juga menuntut kesiapan masyarakat dalam menjaga nilai, etika, dan sikap saling menghormati.
“Di sinilah nilai-nilai keagamaan berperan penting. Agama mengajarkan etika, kemanusiaan, dan tanggung jawab sosial yang menjadi fondasi dalam kehidupan bermasyarakat,” ucapnya.

Farhan menekankan bahwa perbedaan agama, suku, dan latar belakang sosial merupakan realitas yang tidak dapat dihindari, sekaligus menjadi kekayaan sosial yang harus dirawat bersama.
“Perbedaan adalah keniscayaan. Yang terpenting adalah bagaimana kita menjadikannya sebagai kekuatan untuk membangun persatuan dan kebersamaan sebagai warga Kota Bandung,” katanya.
Ia juga menilai kegiatan silaturahmi lintas iman sebagai ruang strategis untuk memperkuat komunikasi, membangun rasa saling percaya, serta menjaga keseimbangan sosial di tengah perkembangan kota.
Melalui momentum tersebut, Farhan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus merawat persatuan dan kebersamaan demi mewujudkan Kota Bandung yang inklusif, aman, maju, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan kebhinekaan.
“Bandung adalah rumah bersama. Menjaga harmoni, etika, dan saling menghormati merupakan tanggung jawab seluruh warga,” tuturnya.
(drj)



























