Pemkot Bandung Ajukan Penambahan Anggaran Rp90 Miliar untuk Antisipasi Darurat Sampah

Satunews.id

- Redaksi

Kamis, 25 Desember 2025 - 17:43 WIB

5011 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id. Kota Bandung – 25 Desember 2025 | Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengajukan penambahan anggaran sebesar Rp90 miliar guna memperkuat penanganan persoalan sampah di Kota Bandung. Usulan penambahan anggaran tersebut saat ini masih menunggu persetujuan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan bahwa tambahan anggaran tersebut dibutuhkan untuk mengantisipasi potensi gangguan serius dalam pengelolaan sampah. Menurutnya, tanpa adanya persetujuan penambahan anggaran, Kota Bandung berisiko menghadapi kondisi darurat sampah mulai pertengahan Januari 2026.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Apabila penambahan anggaran tidak disetujui, sekitar tanggal 12 Januari kita mulai menghadapi potensi krisis sampah. Jika kondisi ini dibiarkan, maka pada April situasinya bisa berkembang menjadi persoalan yang lebih berat,” ujar Farhan, Kamis (25/12/2025).

Ia menjelaskan, Pemkot Bandung memiliki waktu yang relatif terbatas, sekitar 10 hari hingga dua minggu, untuk memastikan langkah-langkah penanganan sampah dapat dilakukan secara bertahap, terukur, dan berkelanjutan.

Selain isu persampahan, Farhan juga menyinggung kebutuhan anggaran di sektor infrastruktur. Ia menyebutkan, anggaran perbaikan jalan dialokasikan sebesar Rp170 miliar. Namun apabila digabungkan dengan pembangunan trotoar, drainase, penerangan jalan umum, serta penataan utilitas kabel bawah tanah, total kebutuhan anggaran infrastruktur mencapai sekitar Rp400 miliar.

“Jika dihitung secara keseluruhan, alokasi tersebut berada di kisaran 7 hingga 10 persen dari total anggaran. Target kami sekitar 8 persen dan akan diupayakan melalui perubahan anggaran,” jelasnya.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, telah melakukan evaluasi terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bandung Tahun Anggaran 2026 dan memberikan sejumlah masukan terkait penataan dan efisiensi anggaran.

Menanggapi hal tersebut, Farhan menegaskan bahwa seluruh hasil evaluasi serta rencana penambahan dan penyesuaian anggaran akan dibahas serta dikomunikasikan bersama DPRD Kota Bandung sesuai dengan mekanisme dan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Terkait dana hibah, Farhan menegaskan bahwa kebijakan evaluasi bukan merupakan pengurangan, melainkan penataan ulang agar lebih tepat sasaran. Selama ini, dana hibah sebagian besar dialokasikan untuk mendukung kesejahteraan guru PAUD, SD, dan SMP swasta, termasuk tenaga non-ASN.

“Pesan dari Pak Gubernur jelas, bukan untuk mengurangi, melainkan menata ulang agar lebih efektif. Itu yang akan kami tindak lanjuti,” pungkasnya.

(drj)

Berita Terkait

Eko Mudji Menang Telak di Cikahuripan! Demokrasi RT 003 Meledak, Parade Kemenangan Pecah di Mega Residence
Final Panas Tanpa Ampun!Poper FC Bungkam Tunas Muda Lewat Drama Menegangkan
Banjir di Setu Cikaret Kian Mengkhawatirkan, Warga Desak Rudy Susmanto Turun Tangan
Bakso & Mie Ayam Mas Karyo di Klapanunggal, Cita Rasa Istimewa dengan Harga Terjangkau
71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia
MUSDES Ciangsana 2026–2031 Tetapkan Surya Atmaja Kembali Pimpin MUI Desa, Perkuat Sinergi Keagamaan dan Pemerintah
BLT-DD 2026 Disesuaikan, 82 Warga Desa Lulut Tetap Terima Bantuan dengan Prioritas Lansia
Lantik Ketua dan wakil Ketua Baznas OKU, Teddy: Langsung Kerja Jangan Banyak Retorika BATURAJA – Bupati Ogan Komering Ulu

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 19:03 WIB

71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia

Sabtu, 18 April 2026 - 21:09 WIB

Aksi Pentahelix Dayeuhkolot, 7 Titik Disasar: Sedot Genangan hingga Bersih-Bersih Sampah

Jumat, 17 April 2026 - 16:48 WIB

Pangdam Siliwangi Turun Langsung: Halal Bihalal KBT Jabar Bagi Rutilahu Rp25 Juta, Tegaskan Silaturahmi Nggak Ada Matinya

Jumat, 17 April 2026 - 13:52 WIB

625 KK Terdampak Banjir di Desa Cangkuang Wetan Terima Bantuan Pangan

Kamis, 16 April 2026 - 07:06 WIB

Bupati KDS: Selain Satgas Bangli dan Tim Pentahelix, Satgas Citarum Harum Masih Dibutuhkan

Rabu, 15 April 2026 - 17:11 WIB

Dulu Terendam, Kini Kering: Bukti Nyata Kerja Pentahelix – BBWS di Kampung Bolero Dayeuhkolot

Rabu, 15 April 2026 - 11:37 WIB

Pantauan Tim Pentahelix: Hampir Seluruh Wilayah Dayeuhkolot Masih Terendam Banjir Akibat Luapan Sungai Citarum

Selasa, 14 April 2026 - 18:00 WIB

Bandung Makin Geulis! DSDABM Gaspol Benerin Jalan Biar Nggak Bikin Emosi

Berita Terbaru