Ribuan Anak Sekolah di Cimahi Ikuti Gebyar Pemeriksaan Mata dan Terima Kacamata Gratis

Satunews.id

- Redaksi

Selasa, 16 Desember 2025 - 06:47 WIB

509 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cimahi, Satunews.id – Pemerintah Kota Cimahi bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat dan Kota Cimahi, Lions Club, serta Rumah Sakit Mata Cicendo menyelenggarakan Gebyar Pemeriksaan Ketajaman Mata dan Pembagian Kacamata Gratis pada Senin (15/12/2025) di Aula Gedung B Pemerintah Kota Cimahi. Kegiatan ini menyasar anak usia sekolah, pengurus PKK, serta masyarakat umum sebagai upaya meningkatkan derajat kesehatan mata dan kualitas sumber daya manusia di Kota Cimahi.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program bakti sosial “Gifts of Sight” yang digagas Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan Lions Club dan RS Mata Cicendo. Melalui program ini, sebanyak 28.000 kacamata gratis disalurkan kepada anak usia sekolah, kader, dan guru di 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat, dengan alokasi sekitar 1.000 kacamata untuk setiap daerah.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia.

“Percuma kita membangun jalan, drainase, dan fasilitas lainnya jika sumber daya manusianya tidak dibangun. Kunci utama pembangunan ada di keluarga, dan peran ibu sangat menentukan dalam membentuk karakter generasi penerus,” ujarnya.

Adhitia menambahkan, Kota Cimahi sebagai wilayah dengan tingkat kepadatan penduduk tinggi berpotensi menghadapi berbagai persoalan sosial jika tidak diimbangi dengan ketahanan keluarga yang kuat. Oleh karena itu, upaya menjaga kesehatan, termasuk kesehatan mata, menjadi bagian penting dalam membangun masyarakat yang sehat secara sosial dan moral.

Ia juga menyoroti meningkatnya gangguan kesehatan mata seiring perubahan lingkungan dan gaya hidup masyarakat. Paparan sinar ultraviolet, degradasi lingkungan, serta penggunaan gawai sejak usia dini dinilai berpengaruh signifikan terhadap kesehatan mata, khususnya anak-anak.

“Gangguan penglihatan yang tidak ditangani dapat menghambat proses belajar, menurunkan prestasi, dan memengaruhi kepercayaan diri anak. Karena itu, kegiatan pemeriksaan mata dan pembagian kacamata gratis ini sangat penting untuk mendukung masa depan generasi muda,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Dinas Kesehatan Kota Cimahi, dr. Indah Gilang Indira, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh sekitar 1.110 peserta, terdiri atas 400 siswa SD sederajat, 400 siswa SMP sederajat, 160 siswa SMA sederajat, serta 150 kader PKK dan masyarakat umum.

Pemeriksaan mata dan pemberian kacamata gratis di Kota Cimahi dilaksanakan selama 15–19 Desember 2025 di beberapa lokasi, yakni RSUD Cibabat, RS Dustira, Optik Raya, serta Aula Gedung B Pemkot Cimahi. Pembiayaan kegiatan ini bersumber dari APBD, dukungan sponsor, serta Bank BJB.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Cimahi, Fitriani Manan, menjelaskan bahwa kegiatan dilaksanakan selama lima hari dan tersebar di beberapa lokasi untuk menjangkau lebih banyak masyarakat.

“Di RSUD Cibabat tercatat 258 peserta, RS Dustira 99 peserta, dan Optik Raya 443 peserta. Seluruh kegiatan ini merupakan bagian dari program Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan Lions Club,” jelasnya.

Fitriani menambahkan, kegiatan diawali dengan proses skrining karena masih banyak masyarakat yang tidak menyadari adanya gangguan penglihatan. Faktor usia, kebiasaan membaca dengan pencahayaan kurang, jarak membaca terlalu dekat, serta penggunaan gawai berlebihan menjadi penyebab utama gangguan kesehatan mata.

Ia juga memastikan bahwa masyarakat tidak mampu tetap mendapatkan layanan lanjutan. “Untuk warga Kota Cimahi sudah tercover melalui program universal health coverage. Jika belum terfasilitasi dalam kegiatan ini, dapat dilanjutkan melalui layanan BPJS,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Cimahi, Midjiati Ningsih, menegaskan bahwa kesehatan mata merupakan faktor penting dalam menunjang tumbuh kembang anak dan kualitas hidup masyarakat. Berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan anak usia sekolah tahun 2025, masih ditemukan gangguan penglihatan pada berbagai jenjang pendidikan.

“Di Kota Cimahi, gangguan penglihatan ditemukan pada 13,90 persen siswa SD, 23,45 persen siswa MI, 27,59 persen siswa SMP sederajat, dan 33,96 persen siswa SMA sederajat. Kondisi ini membutuhkan pemeriksaan lanjutan agar dapat ditangani secara tepat,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Cimahi berharap anak-anak dan masyarakat dapat memperoleh layanan pemeriksaan mata secara cepat dan akurat, sekaligus menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kualitas kesehatan mata sebagai penunjang aktivitas belajar dan produktivitas sehari-hari.

(Tini)

Berita Terkait

Eko Mudji Menang Telak di Cikahuripan! Demokrasi RT 003 Meledak, Parade Kemenangan Pecah di Mega Residence
Final Panas Tanpa Ampun!Poper FC Bungkam Tunas Muda Lewat Drama Menegangkan
Banjir di Setu Cikaret Kian Mengkhawatirkan, Warga Desak Rudy Susmanto Turun Tangan
Bakso & Mie Ayam Mas Karyo di Klapanunggal, Cita Rasa Istimewa dengan Harga Terjangkau
71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia
MUSDES Ciangsana 2026–2031 Tetapkan Surya Atmaja Kembali Pimpin MUI Desa, Perkuat Sinergi Keagamaan dan Pemerintah
BLT-DD 2026 Disesuaikan, 82 Warga Desa Lulut Tetap Terima Bantuan dengan Prioritas Lansia
Lantik Ketua dan wakil Ketua Baznas OKU, Teddy: Langsung Kerja Jangan Banyak Retorika BATURAJA – Bupati Ogan Komering Ulu

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 19:03 WIB

71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia

Sabtu, 18 April 2026 - 21:09 WIB

Aksi Pentahelix Dayeuhkolot, 7 Titik Disasar: Sedot Genangan hingga Bersih-Bersih Sampah

Jumat, 17 April 2026 - 16:48 WIB

Pangdam Siliwangi Turun Langsung: Halal Bihalal KBT Jabar Bagi Rutilahu Rp25 Juta, Tegaskan Silaturahmi Nggak Ada Matinya

Jumat, 17 April 2026 - 13:52 WIB

625 KK Terdampak Banjir di Desa Cangkuang Wetan Terima Bantuan Pangan

Kamis, 16 April 2026 - 07:06 WIB

Bupati KDS: Selain Satgas Bangli dan Tim Pentahelix, Satgas Citarum Harum Masih Dibutuhkan

Rabu, 15 April 2026 - 17:11 WIB

Dulu Terendam, Kini Kering: Bukti Nyata Kerja Pentahelix – BBWS di Kampung Bolero Dayeuhkolot

Rabu, 15 April 2026 - 11:37 WIB

Pantauan Tim Pentahelix: Hampir Seluruh Wilayah Dayeuhkolot Masih Terendam Banjir Akibat Luapan Sungai Citarum

Selasa, 14 April 2026 - 18:00 WIB

Bandung Makin Geulis! DSDABM Gaspol Benerin Jalan Biar Nggak Bikin Emosi

Berita Terbaru