Pemkot Bandung Tegaskan Penguatan Pengawasan untuk Mantapkan Tata Kelola Pemerintahan

Satunews.id

- Redaksi

Kamis, 11 Desember 2025 - 18:57 WIB

5011 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bandung, Satunews.id – Sekretaris Daerah Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain, menegaskan pentingnya memperkuat pengawasan dan tata kelola dalam menghadapi tantangan perkotaan yang semakin kompleks. Mulai dari peningkatan kualitas layanan publik, pengelolaan anggaran, penataan ruang, hingga pengendalian risiko kebijakan, seluruhnya membutuhkan kedisiplinan, integritas, dan eksekusi yang presisi.

Hal itu disampaikan Sekda dalam Rakor Pembinaan dan Pengawasan Pemerintah Daerah Kota Bandung yang digelar di eL Hotel, Kamis (11/12/2025).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Iskandar menjelaskan bahwa sejumlah indikator pembangunan Kota Bandung menunjukkan progres yang menggembirakan.

Indeks Daya Saing Daerah Kota Bandung naik menjadi 4,26, tertinggi di Jawa Barat.

“Capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) kita juga sudah mencapai 100 persen di hampir seluruh urusan,” ungkapnya.

Meski begitu, ia mengingatkan agar capaian tersebut tidak membuat jajaran pemerintah terlena.

“Pengawasan, pengelolaan aset, PAD, dan PBJ masih membutuhkan penguatan. Kita harus menjaga agar tata kelola tetap disiplin dan konsisten,” tegasnya.

Menurutnya, Kota Bandung memiliki modal kuat untuk tumbuh—mulai dari ekosistem ekonomi kreatif dan digital, sumber daya manusia muda yang adaptif, hingga energi sosial masyarakat yang kritis dan mencintai kotanya.

“Potensi hebat saja tidak cukup. Yang menentukan adalah presisi eksekusi. Kita sudah memasuki fase awal RPJMD 2025–2029, periode yang akan membentuk wajah kota lima tahun ke depan,” ujar Zul, sapaan akrabnya.

Ia menambahkan, apabila peluang digitalisasi, bonus demografi, dan peningkatan investasi dikelola dengan integritas, maka Bandung tidak hanya berkembang, tetapi dapat menjadi pemimpin di tingkat nasional.

Iskandar menegaskan bahwa pengawasan merupakan elemen kunci dalam memastikan pembangunan berjalan aman dan tepat sasaran.

“Pengawasan bukan alat mencari kesalahan. Pengawasan adalah mekanisme yang memastikan setiap rupiah APBD memberi manfaat kepada publik, serta menjaga integritas birokrasi,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa pengawasan bukan hanya tugas Inspektorat, tetapi tanggung jawab seluruh ekosistem pemerintah daerah.

“APIP adalah motor penggerak, sementara perangkat daerah adalah mitra pembenahan. Kalau ada risiko, kita cegah. Kalau ada hambatan, kita selesaikan cepat. Kalau ada penyimpangan, kita luruskan dengan tegas,” ujarnya.

(drj)

Berita Terkait

Eko Mudji Menang Telak di Cikahuripan! Demokrasi RT 003 Meledak, Parade Kemenangan Pecah di Mega Residence
Final Panas Tanpa Ampun!Poper FC Bungkam Tunas Muda Lewat Drama Menegangkan
Banjir di Setu Cikaret Kian Mengkhawatirkan, Warga Desak Rudy Susmanto Turun Tangan
Bakso & Mie Ayam Mas Karyo di Klapanunggal, Cita Rasa Istimewa dengan Harga Terjangkau
71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia
MUSDES Ciangsana 2026–2031 Tetapkan Surya Atmaja Kembali Pimpin MUI Desa, Perkuat Sinergi Keagamaan dan Pemerintah
BLT-DD 2026 Disesuaikan, 82 Warga Desa Lulut Tetap Terima Bantuan dengan Prioritas Lansia
Lantik Ketua dan wakil Ketua Baznas OKU, Teddy: Langsung Kerja Jangan Banyak Retorika BATURAJA – Bupati Ogan Komering Ulu

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 11:04 WIB

Ketua Pentahelix Tri Rahmanto Apresiasi Langkah Bupati Bandung Prioritaskan Penanganan Banjir

Sabtu, 18 April 2026 - 10:15 WIB

Komisi IV DPRD Bekasi Soroti Kasus 78 TKA Ilegal, Minta Perusahaan Ditindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 - 22:22 WIB

ANGKA FANTASTIS! BELANJA ELEKTRONIK, FURNITUR DAN PAKAIAN SEKRETRIAT DPRD PRINGSEWU TEMBUS MILYARAN, DISOROT TAJAM PULIK

Jumat, 17 April 2026 - 17:39 WIB

LSM Trinusa DPD Lampung Akan Gelar Aksi di KPK 21 April, Soroti Dugaan Kejanggalan Banjir, Hibah Rp60 Miliar, Program Umroh berulang serta Proyek PUPR Bermsalah

Kamis, 16 April 2026 - 22:24 WIB

Gerak Cepat, Bupati OKU Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir

Kamis, 16 April 2026 - 21:48 WIB

Pemkot Bandung: FKPPI Harus Jadi Motor Bela Negara dan Solusi Masalah Kota

Kamis, 16 April 2026 - 07:08 WIB

DATA TERUNGKAP: ANGGARAN MAKAN MINUM DPRD PRINGSEWU TAHUN 2025 MENCAPAI RP1,35 MILIAR, DINILAI TIDAK WAJAR DAN MEMBOROSKAN

Rabu, 15 April 2026 - 06:33 WIB

Pembayaran MoU Media Tahun 2025 Rp1,3 Miliar: Sekwan Lempar Tanggung Jawab, Sekretariat & Kaspro Bungkam Saat Dikonfirmasi

Berita Terbaru