Proyek U-Ditch di Babakan Madang Diduga Dikerjakan Serampangan, Permukiman Warga Kebanjiran

Satunews.id

- Redaksi

Senin, 8 Desember 2025 - 16:10 WIB

5021 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, Satunews.id – Pembangunan saluran U-Ditch yang seharusnya berfungsi sebagai pengendali banjir justru diduga menjadi pemicu baru masuknya air ke permukiman warga di Kampung Leuwi Go’ong, Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

Hujan dengan intensitas sedang yang turun pada Jumat (5/12/2025) menyebabkan air meluap dari saluran dan menggenangi rumah-rumah warga hingga setinggi sekitar 20 sentimeter. Kondisi tersebut memunculkan dugaan kuat bahwa proyek tidak dikerjakan sesuai standar teknis dan spesifikasi yang ditetapkan.

Hasil penelusuran di lokasi menemukan sejumlah kejanggalan, mulai dari kemiringan U-Ditch yang tidak seragam, sambungan antarsegmen yang tidak rapat, hingga tumpukan material sisa pekerjaan yang menyumbat aliran. Akibatnya, saluran air tidak berfungsi optimal dan justru mengarahkan limpasan ke wilayah permukiman.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini proyek baru selesai, tapi kualitasnya sangat memprihatinkan. Hujan sebentar saja, air langsung naik dan masuk ke rumah,” ujar salah seorang warga yang terdampak.

Warga pun mempertanyakan kinerja kontraktor pelaksana dan pihak pengawas proyek yang dinilai lalai dalam memastikan mutu pekerjaan. Mereka menilai, proyek yang menggunakan anggaran publik seharusnya dikerjakan dengan profesional dan bertanggung jawab, bukan sebaliknya menimbulkan persoalan baru bagi masyarakat.

Tak hanya itu, warga mendesak pemerintah desa hingga pihak kecamatan untuk segera melakukan audit fisik terhadap proyek tersebut dan memanggil pihak-pihak terkait guna dimintai pertanggungjawaban.

“Kalau hasilnya seperti ini, untuk apa dibangun? Bukannya menyelesaikan masalah, malah menambah masalah baru,” tambah warga lainnya.

Hingga berita ini diterbitkan, warga masih membersihkan sisa genangan air dan menunggu langkah konkret dari pemerintah untuk memastikan perbaikan segera dilakukan serta menetapkan pihak yang bertanggung jawab atas kerugian yang ditimbulkan.

(red)

Berita Terkait

Eko Mudji Menang Telak di Cikahuripan! Demokrasi RT 003 Meledak, Parade Kemenangan Pecah di Mega Residence
Final Panas Tanpa Ampun!Poper FC Bungkam Tunas Muda Lewat Drama Menegangkan
Banjir di Setu Cikaret Kian Mengkhawatirkan, Warga Desak Rudy Susmanto Turun Tangan
Bakso & Mie Ayam Mas Karyo di Klapanunggal, Cita Rasa Istimewa dengan Harga Terjangkau
71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia
MUSDES Ciangsana 2026–2031 Tetapkan Surya Atmaja Kembali Pimpin MUI Desa, Perkuat Sinergi Keagamaan dan Pemerintah
BLT-DD 2026 Disesuaikan, 82 Warga Desa Lulut Tetap Terima Bantuan dengan Prioritas Lansia
Lantik Ketua dan wakil Ketua Baznas OKU, Teddy: Langsung Kerja Jangan Banyak Retorika BATURAJA – Bupati Ogan Komering Ulu

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 11:04 WIB

Ketua Pentahelix Tri Rahmanto Apresiasi Langkah Bupati Bandung Prioritaskan Penanganan Banjir

Sabtu, 18 April 2026 - 10:15 WIB

Komisi IV DPRD Bekasi Soroti Kasus 78 TKA Ilegal, Minta Perusahaan Ditindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 - 22:22 WIB

ANGKA FANTASTIS! BELANJA ELEKTRONIK, FURNITUR DAN PAKAIAN SEKRETRIAT DPRD PRINGSEWU TEMBUS MILYARAN, DISOROT TAJAM PULIK

Jumat, 17 April 2026 - 17:39 WIB

LSM Trinusa DPD Lampung Akan Gelar Aksi di KPK 21 April, Soroti Dugaan Kejanggalan Banjir, Hibah Rp60 Miliar, Program Umroh berulang serta Proyek PUPR Bermsalah

Kamis, 16 April 2026 - 22:24 WIB

Gerak Cepat, Bupati OKU Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir

Kamis, 16 April 2026 - 21:48 WIB

Pemkot Bandung: FKPPI Harus Jadi Motor Bela Negara dan Solusi Masalah Kota

Kamis, 16 April 2026 - 07:08 WIB

DATA TERUNGKAP: ANGGARAN MAKAN MINUM DPRD PRINGSEWU TAHUN 2025 MENCAPAI RP1,35 MILIAR, DINILAI TIDAK WAJAR DAN MEMBOROSKAN

Rabu, 15 April 2026 - 06:33 WIB

Pembayaran MoU Media Tahun 2025 Rp1,3 Miliar: Sekwan Lempar Tanggung Jawab, Sekretariat & Kaspro Bungkam Saat Dikonfirmasi

Berita Terbaru