Motip Penganiayaan Apep, Masih Dalam Penyelidikan Pihak Kepolisian

satu news 01

- Redaksi

Rabu, 3 Desember 2025 - 19:28 WIB

5013 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id

Kab. Bandung || Aksi kekerasan yang menggemparkan warga terjadi di Kampung Sadang RT 02/15, Desa Padaulun, Kecamatan Majalaya, Senin (1/12/2025) sekitar pukul 20.30 WIB.

Seorang warga bernama Apep menjadi korban penganiayaan berat setelah diserang oleh dua pria tak dikenal di dalam rumahnya sendiri.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa bermula ketika istri korban, N, mendengar ketukan di pintu rumah. Awalnya, ia mengira suara tersebut berasal dari seseorang yang hendak membeli sandal di rumah tetangga yang berdagang di depan kediamannya.

“Awalnya saya kira mau beli sandal ke rumah sebelah, karena memang biasa ada yang datang malam-malam,” tutur N.

Namun dugaan itu salah. Ketukan tersebut ternyata ditujukan ke rumah mereka. Saat Apep membuka pintu, dua orang tidak dikenal langsung menanyakan dirinya, lalu seketika melakukan tindakan kekerasan.

“Suami saya baru saja membuka pintu, tiba-tiba dua orang itu langsung menyerang tanpa ngomong apa-apa. Tidak ada penyebab, tidak ada cekcok. Mereka langsung memukul dan menganiaya suami saya di dalam rumah,” ujar N dengan suara bergetar.

Akibat serangan mendadak tersebut, Apep mengalami luka serius di bagian wajah dan kepala. Darah yang terus mengalir membuat keluarga panik dan segera meminta pertolongan warga sekitar. Beberapa tetangga bergegas mendatangi rumah korban setelah mendengar keributan, namun para pelaku sudah melarikan diri ke arah gelapnya jalan kampung.

Korban kemudian dilarikan ke RSUD Majalaya untuk mendapatkan penanganan medis intensif. Hingga saat ini, kondisi Apep masih dalam perawatan.

N berharap pihak kepolisian segera mengungkap identitas para pelaku dan menangkap mereka.

“Saya berharap pelaku bisa segera ditangkap. Kami takut kejadian seperti ini terjadi lagi. Suami saya tidak punya masalah dengan siapa pun,” ungkapnya.

Sementara itu, warga sekitar turut merasa resah karena insiden tersebut terjadi secara tiba-tiba dan tanpa motif yang jelas. Mereka berharap pihak keamanan memperketat patroli dan memberi rasa aman bagi masyarakat.

Menindaklanjuti laporan keluarga, Jajaran Polsek Majalaya Polresta Bandung langsung mendatangi TKP, melakukan olah TKP, mengumpulkan bukti, dan meminta keterangan para saksi. Polisi memastikan kasus ini menjadi prioritas penanganan.

Hingga berita ini diterbitkan, penyelidikan masih berlangsung dan aparat kepolisian terus memburu dua pelaku yang kabur.****

Berita Terkait

Respon Keluhan Masyarakat, Bupati OKU Luncurkan Pengurasan Perpipaan IPA PDAM Tirta Raja
Pikiran Rakyat Gelar Anugerah Penghargaan 60 Tahun untuk Tokoh-Tokoh Jabar di Savoy Homann
Bobol Borgol, 3 Terdakwa Kabur
Gerak Cepat Polsek Muara Satu, HP Mahasiswa Hilang di Kos Berhasil Ditemukan dalam Hitungan Jam
IPPAT Jabar Gelar Halal Bihalal di Holiday Inn Bandung, Usung Tema Integritas Profesi
MEMALUKAN! Anggaran Publikasi Muscab PKB di Sentul Jadi Sorotan, Saling Lempar Tanggung Jawab
Segelintir Warga Menolak, Izin Terhenti: Sugiyono, SE., S.H., M.H. Pertanyakan Nyali Dinas

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 10:56 WIB

Pelantikan RT/RW Cikahuripan 2026: 80 Pengurus Resmi Dilantik, Sinergi dan Responsivitas Jadi Kunci

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:41 WIB

LDK Karang Taruna Puri Harmoni Cikahuripan Digelar di Puncak: Ketua RW 020 Tegaskan Komitmen Cetak Pemimpin Muda yang Solid dan Progresif

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:19 WIB

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:43 WIB

Forkoda Jabar Geruduk DPD RI: Moratorium Pemekaran Harus Dicabut, Jabar Rugi Rp55 T Dibanding Jatim

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:54 WIB

Pengajian Rutin Bojongnangka Menggema: Menguatkan Iman, Mempererat Silaturahmi Warga

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:41 WIB

Tragedi Flyover Bojong Menteng : Truk Fuso Diduga Rem Blong, Pengendara Motor Tewas di Tempat 

Kamis, 30 April 2026 - 16:59 WIB

Musdesus BLT DD 2026 Leuwikaret Tetapkan 43 KPM, Bantuan Rp100 Ribu/Bulan Uji Komitmen Transparansi

Kamis, 30 April 2026 - 15:03 WIB

Dari OTODA ke Aksi Nyata: Camat Gunung Putri Apresiasi Karanggan, Program Habitat Tak Sekadar Janji

Berita Terbaru

Artikel

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:19 WIB