Guru P3K Ditemukan Tewas Terikat di Dalam Kos Desa Sukapindah, OKU

Satunews.id

- Redaksi

Kamis, 20 November 2025 - 14:28 WIB

5030 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oku, Satunews.id – Warga Dusun V Desa Sukapindah, Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya, digemparkan oleh penemuan mayat seorang perempuan pada Rabu (19/11/2025) sekitar pukul 18.30 WIB. Korban bernama Sayidatul Fitriyah (27), seorang Guru P3K SMPN 46 OKU, ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya dalam kondisi tangan dan kaki terikat, diduga kuat menjadi korban pembunuhan.

Penemuan bermula saat saksi bernama Resta melihat sepeda motor korban masih terparkir di depan kos sejak pagi, kondisi yang tidak biasa terjadi. Resta kemudian mencoba memanggil korban, tetapi tidak ada respons. Merasa curiga, ia mengajak dua saksi lainnya Zainudin dan Abasro untuk mengecek kondisi korban. Saat pintu kamar dibuka, mereka shock melihat korban sudah tidak bernyawa dengan kondisi tubuh terikat. Temuan itu langsung dilaporkan kepada Polsek Peninjauan.

Berdasarkan keterangan saksi, korban seperti biasa berangkat mengajar ke SMPN 46 OKU pada pukul 06.30 WIB menggunakan Honda Supra X 125. Korban dikenal pendiam dan jarang bersosialisasi dengan warga sekitar.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polisi yang tiba di lokasi segera melakukan olah TKP dan mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain HP Samsung putih, tiga jilbab, satu hasduk pramuka, pakaian korban, sandal hitam, handuk kecil, sarung tangan kain, serta seutas tali karet hitam yang diduga digunakan untuk mengikat korban.

Hasil pemeriksaan luar menunjukkan korban mengalami memar pada paha kanan, kening kanan, pergelangan kaki dan tangan akibat jeratan, luka di bawah telinga kanan, serta pembengkakan di bagian mulut. Korban sempat dibawa ke Puskesmas Kedaton dan dirujuk ke RSUD Ibnu Sutowo Baturaja untuk pemeriksaan lanjutan.

Hingga kini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap motif dan pelaku yang bertanggung jawab atas kematian korban. Kasus ini menyita perhatian publik mengingat kuatnya dugaan bahwa korban tewas akibat tindakan kekerasan.

 

(diego)

Berita Terkait

Ketua RW dan RT Resmi Dilantik, Pemdes Citeureup Perkuat Pelayanan Warga dan Akselerasi Pembangunan Desa
Wagub Jabar Dorong GAPENSI Perkuat Profesionalisme dan Kualitas Konstruksi untuk Dukung Pembangunan Berkelanjutan
Car Free Day Cimahi Resmi Diluncurkan, Hadirkan Ruang Publik Sehat dan Dorong Gaya Hidup Aktif
Binwil 2026 Perkuat Kapasitas Kader, TP-PKK Desa Tangkil Siap Wujudkan Keluarga Sehat dan Sejahtera
Pawai Obor dan Nada & Dakwah Semarakkan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Desa Ciangsana
1 Muharram*
Pemkot Bandung Percepat Revitalisasi Bandung Zoo, Ditargetkan Kembali Beroperasi dalam Waktu Kurang dari Satu Tahun
Harga Kedelai Naik, Pemkot Bandung Dorong Efisiensi dan Jaga Keberlangsungan Produksi Tahu Tempe

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 19:54 WIB

Ketua RW dan RT Resmi Dilantik, Pemdes Citeureup Perkuat Pelayanan Warga dan Akselerasi Pembangunan Desa

Senin, 15 Juni 2026 - 18:21 WIB

Wagub Jabar Dorong GAPENSI Perkuat Profesionalisme dan Kualitas Konstruksi untuk Dukung Pembangunan Berkelanjutan

Senin, 15 Juni 2026 - 18:11 WIB

Car Free Day Cimahi Resmi Diluncurkan, Hadirkan Ruang Publik Sehat dan Dorong Gaya Hidup Aktif

Senin, 15 Juni 2026 - 17:54 WIB

Pawai Obor dan Nada & Dakwah Semarakkan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Desa Ciangsana

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:30 WIB

1 Muharram*

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:09 WIB

Pemkot Bandung Percepat Revitalisasi Bandung Zoo, Ditargetkan Kembali Beroperasi dalam Waktu Kurang dari Satu Tahun

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:05 WIB

Harga Kedelai Naik, Pemkot Bandung Dorong Efisiensi dan Jaga Keberlangsungan Produksi Tahu Tempe

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:00 WIB

Pemkot Bandung dan Forkopimda Intensifkan Patroli Gabungan, Pastikan Kota Aman dan Kondusif Selama Libur Sekolah

Berita Terbaru