KMP Desak Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Ungkap Skandal Obat Kedaluwarsa Senilai Rp1,04 Miliar

Satunews.id

- Redaksi

Rabu, 12 November 2025 - 15:11 WIB

5062 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, Satunews.id – Koalisi Mahasiswa dan Pemuda (KMP) Kabupaten Bogor menggelar audiensi dengan Kepala Subbagian Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Sofie, pada Selasa (11/11/2025). Pertemuan tersebut membahas dugaan skandal obat kedaluwarsa yang menimbulkan kerugian negara mencapai Rp1,04 miliar.

Audiensi ini digelar di ruang rapat Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, dengan tujuan menuntut transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran serta meminta penjelasan langsung atas lemahnya sistem pengawasan terhadap stok obat di lingkungan Dinkes.

Perwakilan KMP, Farizan, dalam penyampaiannya mempertanyakan penyebab utama terjadinya obat kedaluwarsa dalam jumlah besar dan menyoroti lemahnya sistem perencanaan, pengadaan, serta distribusi obat.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami ingin tahu, mengapa bisa terjadi obat kedaluwarsa dengan nilai sebesar itu? Di mana letak kesalahan — apakah dalam tahap perencanaan, pengadaan, atau distribusinya?” tegas Farizan dalam audiensi tersebut.

Menanggapi hal itu, Sofie, selaku Kasubag Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, mengakui adanya kelemahan dalam sistem pengelolaan obat. Ia menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan evaluasi internal dan akan segera mengambil langkah perbaikan agar kasus serupa tidak kembali terjadi.

“Kami mengapresiasi kepedulian dari rekan-rekan KMP. Dinas Kesehatan berkomitmen untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, serta memperkuat sistem pengelolaan agar tidak ada lagi kejadian seperti ini di masa mendatang,” ujar Sofie.

Audiensi berjalan dalam suasana konstruktif dan terbuka. KMP mengapresiasi kesediaan pihak Dinkes memberikan penjelasan, namun menegaskan agar komitmen tersebut dibuktikan dengan tindakan nyata, bukan sekadar janji.

KMP juga menegaskan akan terus mengawal kasus ini dan memantau secara berkala pelaksanaan langkah-langkah perbaikan yang dijanjikan Dinas Kesehatan. Mereka berharap agar persoalan obat kedaluwarsa ini menjadi momentum perbaikan tata kelola anggaran dan pengawasan di sektor kesehatan Kabupaten Bogor.

“Kami akan terus mengawasi dan memastikan agar permasalahan ini tidak berhenti di permukaan. Skandal ini harus menjadi pelajaran penting bagi seluruh instansi pemerintah dalam mengelola anggaran publik,” tutup Farizan.

(Aminah)

Berita Terkait

BKK 2026 Desa Karang Tengah Diluncurkan! Kades Suhandi Apresiasi Bupati Bogor, Pembangunan Dituntut Transparan dan Tepat Sasaran
8 Tersangka Pengeroyokan di Pasar Caringin Diamankan Polrestabes Bandung
PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:13 WIB

BKK 2026 Desa Karang Tengah Diluncurkan! Kades Suhandi Apresiasi Bupati Bogor, Pembangunan Dituntut Transparan dan Tepat Sasaran

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:04 WIB

PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:10 WIB

Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:47 WIB

Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:43 WIB

Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:38 WIB

Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:49 WIB

102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:46 WIB

Tutup HJKB, Pawai Jampana Berlangsung Meriah dan Penuh Makna

Berita Terbaru