RSUD Cicalengka Kembangkan “Green Hospital Movement”, Halo Sahabat

- Redaksi

Senin, 10 November 2025 - 13:44 WIB

5044 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satunews.id

Kab. Bandung – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cicalengka Kabupaten Bandung menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan konsep rumah sakit ramah lingkungan melalui program “Green Hospital Movement”. Program ini menjadi bagian dari inovasi pengelolaan sampah rumah sakit yang berorientasi pada efisiensi, keberlanjutan, serta kepedulian terhadap lingkungan.

Dalam kegiatan yang digelar di Aula RSUD Cicalengka, Direktur RSUD Cicalengka dr. H. Mulja Munadjat, M.M., MH.Kes., menjelaskan bahwa program tersebut bertujuan mengubah paradigma pengelolaan sampah rumah sakit — dari sekadar pembuangan menjadi pengolahan yang bernilai guna.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami ingin menunjukkan bahwa sampah nonmedis rumah sakit bisa diolah menjadi sesuatu yang baru dan bermanfaat. Dengan pengelolaan yang tepat, hasil olahan sampah dapat memberikan nilai tambah bagi lingkungan dan masyarakat,” ujar dr. Mulja dalam sambutannya pada Senin (10/11/2025)

Melalui inovasi ini, RSUD Cicalengka mengembangkan sistem pemilahan dan pengolahan sampah organik maupun anorganik, serta mendorong seluruh pegawai rumah sakit untuk aktif menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Program ini juga melibatkan akademisi dari Universitas Padjadjaran (Unpad) dan pakar gizi, serta melaksanakan kegiatan edukasi kepada masyarakat sekitar guna meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Mengusung tema “Halo Sahabat: Hasil Olahan Sampah Jadi Baru dan Bermanfaat”, RSUD Cicalengka berupaya menghadirkan praktik nyata dari prinsip sustainability (keberlanjutan) di sektor layanan kesehatan.

Usai kegiatan, Direktur RSUD bersama akademisi, pakar gizi, serta jajaran rumah sakit meninjau lokasi budidaya ikan lele yang diberi pakan berbahan dasar maggot. Menariknya, maggot tersebut dibudidayakan dari sampah organik yang diolah secara mandiri oleh anggota komunitas Halo Sahabat.

Program inovatif ini menjadi bagian dari upaya RSUD Cicalengka dalam mewujudkan ketahanan pangan sekaligus pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Siklus pemanfaatan maggot tidak hanya mengurangi limbah organik, tetapi juga menghasilkan pakan ikan bernutrisi tinggi dan ramah lingkungan.

Hasil budidaya ikan lele dari program ini nantinya akan disalurkan kepada anak-anak stunting atau kurang gizi di wilayah sekitar rumah sakit. Langkah ini diharapkan dapat memperbaiki status gizi masyarakat sekaligus mendukung program pemerintah dalam menurunkan angka stunting.

“Inisiatif seperti ini patut dikembangkan karena mampu menyentuh dua aspek penting sekaligus — lingkungan dan kesehatan masyarakat,” tutur dr. Mulja Munadjat.

Dengan semangat kolaborasi lintas sektor, Inovasi “Halo Sahabat” serta program pemanfaatan maggot sebagai pakan ikan ini diharapkan menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan yang berkelanjutan di Kabupaten Bandung

(Asp)

Berita Terkait

Kepala UPT Sapras Bale Endah, Estapet Lakukan Monitoring dan Perbaikan Drainase
Catat Prestasi Tata Kelola, Pemkab Bandung Raih Nilai SPIP dan MRI Tertinggi se-Jabar
Cuaca Ekstrem, Bupati Bandung Minta Warga Waspada Banjir hingga Angin Kencang
Kang DS : Pak Presiden Hidupkan Kembali Gagasan Soemitro Lewat Koperasi Merah Putih
POR DPRD Terselenggara Tanpa Suntikan APBD Kabupaten Bandung
BBWS Apresiasi Peran Penting Pentahelix dalam Penanggulangan Banjir Dayeuhkolot
Bupati Kang DS, Berikan Piagam dan Reward Terhadap WP Yang Tepat Waktu dan Tepat Jumlah
Erwan Kusumah Hermawan, Selain Penghargaan ada Reward Buat Kontributor WP

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 20:21 WIB

Wabup Bogor H. Jaro Ade Lakukan Jum’at Keliling, Teguhkan Syukur dan Persatuan di Cileungsi

Jumat, 30 Januari 2026 - 07:04 WIB

Hidup Ini Susah

Kamis, 29 Januari 2026 - 21:10 WIB

Desa Gunung Putri Naik Kelas: Data Presisi Jadi Senjata Baru Pembangunan Bogor

Kamis, 29 Januari 2026 - 15:15 WIB

Pemerintah Kota Cimahi Raih UHC Awards 2026 Kategori Pratama

Kamis, 29 Januari 2026 - 12:02 WIB

Amanah Anggaran dan Air Mata Pemimpin: Musdes LPJ Cikahuripan Sarat Nilai Ibadah

Rabu, 28 Januari 2026 - 22:39 WIB

Musrenbang Citeureup 2026: Bedah Masalah Kesehatan, Pendidikan, Kemiskinan, dan Pengangguran

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:26 WIB

Menag Ingatkan Batas Akhir Produk Farmasi Wajib Sertifikasi Halal 17 Oktober 2026

Rabu, 28 Januari 2026 - 12:28 WIB

Korban di Janjikan Kerjasama Agen Pangkalan Elpiji Tempuh Jalur Hukum

Berita Terbaru

Artikel

Hidup Ini Susah

Jumat, 30 Jan 2026 - 07:04 WIB

Artikel

Pemerintah Kota Cimahi Raih UHC Awards 2026 Kategori Pratama

Kamis, 29 Jan 2026 - 15:15 WIB