Konfirmasi Diabaikan, DPUTRLH Tasikmalaya Dinilai Tak Responsif terhadap Kontrol Publik

- Redaksi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:54 WIB

501 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SATUNEWS.ID

KAB. TASIKMALAYA, || Sikap Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Lingkungan Hidup (DPUTRLH) Kabupaten Tasikmalaya yang belum memberikan tanggapan atas surat konfirmasi resmi terkait proyek Pengembangan dan Pengelolaan Sistem Irigasi Primer dan Sekunder di Dusun Ciomas, Desa Karangresik, Kecamatan Jamanis, menuai tanda tanya.

Padahal, surat permohonan audiensi dan konfirmasi bernomor 022/SGP/AUD/V/2026 telah dilayangkan SERGAP.CO.ID sejak 29 Mei 2026. Surat tersebut diajukan sebagai bentuk pelaksanaan fungsi kontrol sosial pers sekaligus upaya menjalankan prinsip check and recheck terhadap sejumlah informasi dan pengaduan masyarakat mengenai proyek yang dibiayai melalui APBD Kabupaten Tasikmalaya Tahun Anggaran 2026.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hingga tenggang waktu yang diberikan pada 5 Juni 2026 berakhir, tidak ada jawaban tertulis, klarifikasi resmi, maupun undangan audiensi dari pihak DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya.

Ironisnya, sebelum surat resmi dilayangkan, upaya konfirmasi melalui sambungan telepon dan WhatsApp kepada Kepala DPUTRLH telah dilakukan. Saat itu, menurut keterangan redaksi, pihak dinas mengarahkan agar pertanyaan disampaikan secara resmi melalui surat. Namun setelah surat dikirim sesuai prosedur yang diminta, respons yang ditunggu-tunggu justru tidak kunjung diberikan.

“Kami sudah menempuh mekanisme yang diminta. Konfirmasi melalui telepon diarahkan agar disampaikan secara tertulis. Surat resmi sudah dikirim, tetapi sampai batas waktu yang ditentukan tidak ada tanggapan. Ini yang kemudian menimbulkan pertanyaan di tengah publik,” ujar salah seorang jajaran redaksi SERGAP.CO.ID.

Dalam surat tersebut, media mengajukan sejumlah pertanyaan yang substansinya menyangkut kepentingan publik. Mulai dari pengawasan proyek oleh dinas, dugaan penggunaan material yang tidak sesuai spesifikasi, dugaan perubahan titik pekerjaan, pelaksanaan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), monitoring dan evaluasi teknis, hingga dugaan praktik pinjam bendera yang disebut dalam laporan masyarakat.

Pertanyaan-pertanyaan tersebut bukanlah tuduhan, melainkan permintaan klarifikasi yang seharusnya dapat dijawab secara terbuka oleh instansi yang memiliki kewenangan dan tanggung jawab terhadap pelaksanaan proyek.

Sebagai proyek yang menggunakan anggaran publik, transparansi dan akuntabilitas bukan sekadar pilihan, melainkan kewajiban moral dan administratif. Ketika pertanyaan dari masyarakat dan media tidak memperoleh respons yang memadai, ruang spekulasi justru semakin terbuka dan berpotensi menimbulkan ketidakpercayaan publik terhadap institusi pemerintah.

Meski demikian, SERGAP.CO.ID tetap menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada kesimpulan mengenai adanya pelanggaran dalam proyek tersebut. Media hanya menjalankan fungsi jurnalistik untuk memperoleh penjelasan dari pihak yang berwenang atas informasi yang berkembang di masyarakat.

SERGAP.CO.ID juga tetap membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi seluas-luasnya kepada DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya, pelaksana proyek, maupun pihak terkait lainnya. Jika sewaktu-waktu pihak dinas memberikan penjelasan resmi, media akan memuatnya secara proporsional sebagai bagian dari pemberitaan yang berimbang.

Namun satu pertanyaan yang hingga kini belum terjawab adalah: mengapa permintaan klarifikasi resmi terkait proyek yang dibiayai uang rakyat justru tidak mendapat respons dari instansi yang seharusnya menjadi pihak paling berkepentingan untuk menjelaskan kepada publik?

(Red)

Berita Terkait

IKM Tasikmalaya Matangkan Rencana Pembangunan Masjid, Libatkan Ahli Teknik Sipil
Bakti Sosial di SMPIT Alkuhaji, FPK Tanamkan Nilai Toleransi Antar Etnis
IKM Tasikmalaya Gagas Masjid Budaya Minang–Sunda, Lahan Sudah Siap Dan Ditargetkan Jadi Ikon Baru Daerah
Dari Sawah ke Meja Makan: Komitmen Tasikmalaya Perkuat Rantai Pangan 2027
Satpol PP Gelar Forum Perangkat Daerah, Sinkronkan Program RKPD 2027
Jaga Kondusivitas Tahun Baru, Ketua FPK Dampingi Wali Kota Tasikmalaya
Tasikmalaya Tegaskan Diri sebagai Kota Religius dan Toleran lewat Forum Pembaruan Kebangsaan
GIBAS Bongkar Dugaan Sekolah Ilegal: “Bangunannya Mirip Kandang Domba!”

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 01:27 WIB

Dugaan Penyimpangan MBG Meluas, Desakan Buka Nama Yayasan dan Telusuri Aliran Dana Menguat

Sabtu, 6 Juni 2026 - 01:23 WIB

“Cegat di Cipatat!” Aktivis Jabar Ultimatum Pemerintah: Tutup Sarimukti, Operasikan Legok Nangka Sekarang!

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:35 WIB

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pemdes Ciangsana Gelar Aksi Bersih Lingkungan dan Kampanye Peduli Iklim

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:47 WIB

Pengajian Bulanan Desa Ciangsana Perkuat Ukhuwah dan Bangun Harmoni Masyarakat

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:44 WIB

1.468 Keluarga di Ciangsana Terima Bantuan Pangan, Pemdes Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:41 WIB

Menatap Babak Baru MBG

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:34 WIB

Farhan: Fokus Pemkot Bandung Tetap pada Pelayanan Publik dan Pembangunan Kota

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:30 WIB

Pemkot Bandung Mulai Cairkan Gaji Ke-13 PPPK Paruh Waktu pada 8 Juni 2026

Berita Terbaru