Diduga Gelapkan Dana Desa Rp300 Juta, Warga Sukaslamet Tuntut Pemakzulan Kuwu Rajudin

Satunews.id

- Redaksi

Jumat, 31 Oktober 2025 - 22:24 WIB

5022 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indramayu, Satunews.id – Jumat, 31 Oktober 2025 | Gelombang kemarahan warga Desa Sukaslamet, Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu, kembali memuncak. Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Warga Sukaslamet Bersatu menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor desa, menuntut pemakzulan Kuwu (Kepala Desa) Rajudin yang diduga terlibat dalam penggelapan dana desa senilai ratusan juta rupiah.

Aksi tersebut merupakan buntut dari hasil audit Inspektorat Kabupaten Indramayu yang mengungkap adanya penyimpangan keuangan desa mencapai Rp300 juta. Berdasarkan temuan itu, Bupati Indramayu Lucky Hakim telah menjatuhkan sanksi administratif dan memberhentikan sementara Kuwu Rajudin dari jabatannya.

Ketua BPD Desa Sukaslamet, Suhendi, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima aspirasi masyarakat dan menindaklanjuti tuntutan tersebut secara resmi.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“BPD sudah menyampaikan rekomendasi sesuai mekanisme yang berlaku. Selanjutnya kami serahkan sepenuhnya keputusan kepada Bupati Indramayu,” ujar Suhendi di sela aksi.

Sementara itu, Ketua Aliansi Warga Sukaslamet Bersatu, Duri, menegaskan aksi ini adalah bentuk kekecewaan warga terhadap kepemimpinan Rajudin yang dianggap gagal dan tidak transparan.

“Kami sudah lama bersabar, tapi tak ada perbaikan. Kalau aspirasi warga terus diabaikan, kami akan minta BPD juga dibubarkan, karena terkesan melindungi kuwu,” tegas Duri dengan suara lantang disambut sorakan massa.

Pantauan lapangan menunjukkan aksi berlangsung tegang namun terkendali, di bawah pengamanan ketat aparat Polsek Kroya dan Koramil setempat. Meski sempat terjadi dorong-mendorong antara warga dan petugas, situasi berhasil dikendalikan.

Hingga berita ini diturunkan, Kuwu Rajudin masih menjalani masa pemberhentian sementara hingga 5 November 2025. Warga menegaskan akan terus mengawal proses hukum dan administratif agar dugaan penyimpangan dana publik tersebut diusut tuntas tanpa tebang pilih.

“Kami tidak menuntut lebih, hanya keadilan dan transparansi. Uang desa adalah milik rakyat, bukan untuk kepentingan pribadi,” ujar salah satu peserta aksi dengan nada geram.

Aksi ini menjadi peringatan keras bagi para aparatur desa lainnya agar pengelolaan dana desa dilakukan dengan penuh tanggung jawab, keterbukaan, dan integritas tinggi.

(red)

Berita Terkait

Ketua RW dan RT Resmi Dilantik, Pemdes Citeureup Perkuat Pelayanan Warga dan Akselerasi Pembangunan Desa
Wagub Jabar Dorong GAPENSI Perkuat Profesionalisme dan Kualitas Konstruksi untuk Dukung Pembangunan Berkelanjutan
Car Free Day Cimahi Resmi Diluncurkan, Hadirkan Ruang Publik Sehat dan Dorong Gaya Hidup Aktif
Binwil 2026 Perkuat Kapasitas Kader, TP-PKK Desa Tangkil Siap Wujudkan Keluarga Sehat dan Sejahtera
Pawai Obor dan Nada & Dakwah Semarakkan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Desa Ciangsana
1 Muharram*
Pemkot Bandung Percepat Revitalisasi Bandung Zoo, Ditargetkan Kembali Beroperasi dalam Waktu Kurang dari Satu Tahun
Harga Kedelai Naik, Pemkot Bandung Dorong Efisiensi dan Jaga Keberlangsungan Produksi Tahu Tempe

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 19:54 WIB

Ketua RW dan RT Resmi Dilantik, Pemdes Citeureup Perkuat Pelayanan Warga dan Akselerasi Pembangunan Desa

Senin, 15 Juni 2026 - 18:21 WIB

Wagub Jabar Dorong GAPENSI Perkuat Profesionalisme dan Kualitas Konstruksi untuk Dukung Pembangunan Berkelanjutan

Senin, 15 Juni 2026 - 18:11 WIB

Car Free Day Cimahi Resmi Diluncurkan, Hadirkan Ruang Publik Sehat dan Dorong Gaya Hidup Aktif

Senin, 15 Juni 2026 - 17:54 WIB

Pawai Obor dan Nada & Dakwah Semarakkan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Desa Ciangsana

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:30 WIB

1 Muharram*

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:09 WIB

Pemkot Bandung Percepat Revitalisasi Bandung Zoo, Ditargetkan Kembali Beroperasi dalam Waktu Kurang dari Satu Tahun

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:05 WIB

Harga Kedelai Naik, Pemkot Bandung Dorong Efisiensi dan Jaga Keberlangsungan Produksi Tahu Tempe

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:00 WIB

Pemkot Bandung dan Forkopimda Intensifkan Patroli Gabungan, Pastikan Kota Aman dan Kondusif Selama Libur Sekolah

Berita Terbaru