Ciamis, Satunews.id – 28 Oktober 2025 | Insiden tidak menyenangkan dialami seorang wartawan media Gemapriangan saat melakukan konfirmasi terkait proyek pembangunan rabat jalan di Dusun Leuwihalang, Desa Mangkubumi, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, pada Selasa (28/10/2025).
Wartawan tersebut justru mendapat perlakuan kurang pantas dari Kasi Kesejahteraan (Kasja) Desa Mangkubumi, Kamil Jamaludin, yang diduga menunjukkan sikap arogan dan emosi berlebihan ketika dikonfirmasi mengenai pelaksanaan proyek pembangunan desa.
Menurut informasi yang dihimpun, Kamil Jamaludin langsung naik pitam saat dimintai keterangan seputar kegiatan pembangunan yang bersumber dari dana pemerintah. Ia bahkan sempat menunjuk-nunjuk wartawan dan menuding jurnalis tersebut melakukan pemerasan.
“Baru ditanya soal kegiatan pembangunan saja sudah marah-marah. Kami hanya ingin mengonfirmasi agar informasi yang disampaikan ke publik akurat,” ujar salah satu rekan jurnalis yang berada di lokasi.
Perilaku tersebut dianggap tidak pantas dilakukan oleh seorang aparatur desa yang seharusnya mampu bersikap santun dan terbuka terhadap fungsi kontrol sosial dari insan pers. Padahal, konfirmasi merupakan bagian dari tugas jurnalistik untuk menyeimbangkan informasi terkait penggunaan anggaran publik.
Insiden ini menimbulkan keprihatinan di kalangan wartawan di Ciamis. Mereka menilai tindakan arogan oknum perangkat desa tersebut mencederai semangat kemitraan antara pemerintah desa dan media sebagai pilar keempat demokrasi.
Sejumlah wartawan berencana melaporkan kejadian ini kepada pihak kecamatan dan dinas terkait agar dapat dilakukan pembinaan terhadap perangkat desa yang bersangkutan.
Pers diharapkan tetap menjalankan fungsi kontrol secara profesional dan berimbang, sementara aparatur pemerintahan di tingkat desa diimbau lebih terbuka terhadap proses konfirmasi dan transparansi publik, terutama dalam hal pengelolaan dana pembangunan desa.
(Red/ B-S)



























