Diduga Sarat Masalah, Seleksi Calon Komisaris Bank Bahteramas Sultra Tuai Kontroversi

Satunews.id

- Redaksi

Selasa, 21 Oktober 2025 - 19:35 WIB

5058 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Satunews.id – Proses seleksi calon direksi dan komisaris PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Bahteramas (Perseroda) se-Sulawesi Tenggara yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara diduga sarat dengan permasalahan.

Dugaan ini muncul karena terdapat salah satu calon komisaris yang sebelumnya telah dinyatakan tidak lolos oleh Panitia Seleksi (Pansel) dan Tim Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK), namun belakangan justru dinyatakan lolos dan ditetapkan sebagai komisaris.

Informasi tersebut terungkap setelah beredarnya surat rekomendasi pengisian nama calon direksi dan komisaris yang ditandatangani oleh Andri Permana, mewakili Tim Pemegang Saham Pengendali (PSP) pada bank BUMD milik Pemprov Sultra tersebut.
Hal itu diungkapkan oleh La Ode Arukun, Ketua Lembaga Pemuda dan Mahasiswa S2 Hukum di Jakarta.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dalam surat tertanggal 16 Oktober 2025 yang ditujukan kepada seluruh pimpinan BPR se-Sultra, diketahui terdapat salah satu nama, yakni Drs. Basiran, M.Si, yang mendadak ditunjuk menjadi salah satu komisaris pada Bank BPR Kabupaten Konawe. Hal ini tentu menimbulkan keanehan, sebab dalam pengumuman Nomor 900.1.13.2 yang dikeluarkan oleh Panitia Seleksi dan Tim Uji Kelayakan dan Kepatutan calon direksi dan komisaris BPR Bahteramas se-Sultra pada 20 Agustus lalu, nama Drs. Basiran, M.Si telah dinyatakan tidak lolos pada tahapan seleksi presentasi RBB dan strategi pengawasan,” jelas La Ode Arukun.

Lebih lanjut, La Ode Arukun menambahkan bahwa sangat janggal apabila seseorang yang telah dinyatakan tidak lolos secara terbuka, tiba-tiba dinyatakan lolos kembali pada tahap penetapan akhir. Hal ini menunjukkan adanya dugaan kongkalikong antara Tim Pansel dan UKK yang dinilai tidak bekerja secara profesional dan transparan.

“Panitia seleksi dan UKK yang menyelenggarakan proses seleksi ini harus memberikan klarifikasi, mengapa bisa ada nama yang sudah dinyatakan tidak lolos tiba-tiba muncul dan ditunjuk menjadi komisaris!” tegasnya.

La Ode Arukun juga meminta Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, untuk segera melakukan evaluasi terhadap hasil pengumuman seleksi tersebut serta menginvestigasi masuknya nama-nama peserta yang telah dinyatakan tidak lolos sebelumnya.

Ia menegaskan, pihaknya akan melaporkan Panitia Seleksi dan UKK kepada Gubernur Sultra, Ombudsman RI, dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pusat, maupun pihak-pihak lain yang dianggap berwenang, termasuk menempuh langkah hukum administrasi.

“Kami menduga kuat bahwa Tim Pansel dan UKK telah menerima sogokan untuk melakukan perubahan hasil seleksi tanpa berpedoman pada aturan yang berlaku. Ini adalah tindakan sepihak yang dilakukan oleh Tim Pansel, UKK, dan PSP tanpa berkonsultasi dengan Gubernur Sultra. Oleh karena itu, kami akan melaporkan hal ini kepada Gubernur Sultra, Ombudsman, dan pihak lain yang berwenang agar diinvestigasi dan dievaluasi secara menyeluruh. Kami juga akan menempuh langkah hukum administrasi, karena persoalan ini berpotensi menjadi sengketa administrasi akibat adanya dugaan maladministrasi di dalamnya,” tutup La Ode Arukun.

(red)

Berita Terkait

Ketua RW dan RT Resmi Dilantik, Pemdes Citeureup Perkuat Pelayanan Warga dan Akselerasi Pembangunan Desa
Wagub Jabar Dorong GAPENSI Perkuat Profesionalisme dan Kualitas Konstruksi untuk Dukung Pembangunan Berkelanjutan
Car Free Day Cimahi Resmi Diluncurkan, Hadirkan Ruang Publik Sehat dan Dorong Gaya Hidup Aktif
Binwil 2026 Perkuat Kapasitas Kader, TP-PKK Desa Tangkil Siap Wujudkan Keluarga Sehat dan Sejahtera
Pawai Obor dan Nada & Dakwah Semarakkan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Desa Ciangsana
1 Muharram*
Pemkot Bandung Percepat Revitalisasi Bandung Zoo, Ditargetkan Kembali Beroperasi dalam Waktu Kurang dari Satu Tahun
Harga Kedelai Naik, Pemkot Bandung Dorong Efisiensi dan Jaga Keberlangsungan Produksi Tahu Tempe

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 19:54 WIB

Ketua RW dan RT Resmi Dilantik, Pemdes Citeureup Perkuat Pelayanan Warga dan Akselerasi Pembangunan Desa

Senin, 15 Juni 2026 - 18:21 WIB

Wagub Jabar Dorong GAPENSI Perkuat Profesionalisme dan Kualitas Konstruksi untuk Dukung Pembangunan Berkelanjutan

Senin, 15 Juni 2026 - 18:11 WIB

Car Free Day Cimahi Resmi Diluncurkan, Hadirkan Ruang Publik Sehat dan Dorong Gaya Hidup Aktif

Senin, 15 Juni 2026 - 17:54 WIB

Pawai Obor dan Nada & Dakwah Semarakkan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Desa Ciangsana

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:30 WIB

1 Muharram*

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:09 WIB

Pemkot Bandung Percepat Revitalisasi Bandung Zoo, Ditargetkan Kembali Beroperasi dalam Waktu Kurang dari Satu Tahun

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:05 WIB

Harga Kedelai Naik, Pemkot Bandung Dorong Efisiensi dan Jaga Keberlangsungan Produksi Tahu Tempe

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:00 WIB

Pemkot Bandung dan Forkopimda Intensifkan Patroli Gabungan, Pastikan Kota Aman dan Kondusif Selama Libur Sekolah

Berita Terbaru