Dinkes Bandung Minta Calon Jemaah Haji Cek Kesehatan Jauh Hari: Manfaatkan Program Pemerintah

satu news 01

- Redaksi

Rabu, 15 Oktober 2025 - 18:47 WIB

5073 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SATUNEWS.id

SOREANG,|| Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung, dr. H. Yuli Irnawaty Mosjasari, M.M., menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan dini bagi calon jemaah haji. Hal ini disampaikannya dalam kegiatan sosialisasi kesehatan haji yang digelar oleh Anggota Komisi IX DPR RI bersama mitra kerja Kementerian Kesehatan (Kemenkes) di Gedung Moch. Toha Soreang, Bandung, Rabu (15/10/2025).

“Pada hari ini kita ada kegiatan sosialisasi kesehatan bagi calon jemaah haji, di mana tahun ini kita tarik lebih awal untuk pemeriksaan kesehatan haji itu. Karena, Insyaallah akan berangkat di bulan April 2026,” kata Yuli usai kegiatan.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yuli menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan bagi calon jemaah haji tahun keberangkatan 2026 sudah dimulai sejak September 2025. Langkah ini diambil jauh sebelum keberangkatan, sekitar enam bulan sebelumnya, dengan pemeriksaan Medical Check Up (MCU) dan Check Up haji.

“Itu dimaksudkan agar jika mereka memiliki penyakit-penyakit tertentu, ada waktu untuk mengobatinya,” jelasnya.

Namun, Dinkes Kabupaten Bandung merasa waktu enam bulan saja belum cukup. Pihaknya mengimbau agar para calon jemaah haji dapat memanfaatkan program pemerintah, yaitu cek kesehatan gratis dua tahun sebelum keberangkatan.

“Jadi, ada juga penyakit-penyakit yang harus diobati minimal satu tahun seperti TBC. Bila mereka (jemaah) menggunakan cek kesehatan gratis di saat mereka ulang tahun, mereka tidak harus bayar, tetapi sudah terperiksa penyakit-penyakitnya. Setelah itu, baru mendekati masa keberangkatan mengikuti MCU yang memang sesuai indikator atau sesuai pemeriksaannya dengan pedoman haji,” terang Yuli.

Lebih lanjut, Yuli menuturkan bahwa jika hasil MCU awal yang dilakukan oleh dokter umum di Puskesmas memerlukan tindakan lebih lanjut, seperti pemeriksaan dokter spesialis, Dinkes akan memberikan surat rujukan.

“Untuk itu kita berikan surat rujukan ke dokter spesialis tersebut. Dan mereka (jemaah) bebas mau di Rumah Sakit pemerintah, swasta, di manapun mereka berkenannya, dan diobati sesuai dengan temuan penyakit dari screening awal haji tersebut. Jadi, manfaatkan program pemerintah,” tutup Yuli

(Asp)

Berita Terkait

Kemenhaj Kabupaten Bandung Evaluasi Penyelenggaraan Haji 2026, Percepat Persiapan Jemaah Haji 2027
Bukan Kelalaian BUMD, PT BDS Jelaskan Penyebab Keterlambatan Pembayaran Vendor
Kolaborasi Pentahelix, Camat Bojongsoang dan DPR RI Tinjau Normalisasi Sungai Cikeruh
RSUD Bedas, BESTI, hingga Jalan Mulus: Ini 5 Andalan KDS yang Dirasakan Warga
Digempur Fitnah, Pengamat : Bupati Bandung KDS Pilih Fokus Bekerja dan Percaya Proses Hukum
KDS Siapkan Danau Retensi, DPR RI Perkuat Penanganan Banjir Bojongsoang
Antisipasi Kekeringan, Perumda Air Minum Tirta Raharja Kerahkan Armada Tangki Air untuk Layani Warga Kabupaten Bandung
Dari Bandung untuk Jabar: Kang Andhy Daftar, Bawa Misi Besar untuk Wartawan

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:08 WIB

Tanggapan Perumda Tirta Jaya Mandiri Atas Aksi Unjuk Rasa Forum Mahasiswa Perubahan Sukabumi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:28 WIB

WABUP DAMPINGI WAMENDIKDASMEN RI BAHAS KEBIJAKAN DAN PENGUATAN MUTU PENDIDIKAN DI SUKABUMI 

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:05 WIB

Adhitia Buka Seleksi CAT Calon Pimpinan BAZNAS Cimahi Periode 2026-2031

Selasa, 4 Agustus 2026 - 07:15 WIB

Rapat Paripurna ke-12 DPRD Kabupaten Sukabumi Tahun Sidang 2026

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:19 WIB

PROGRAM PARKIR WISATA SOMEAH DILUNCURKAN, TINGKATKAN KUALITAS LAYANAN KEPARIWISATAAN

Senin, 3 Agustus 2026 - 10:48 WIB

Resmi Terdaftar, H.M. Sakim Siap Maju Sebagai Bakal Calon Kepala Desa Bojongmangu

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 07:15 WIB

SILATURAHMI KAPOLRES SUKABUMI BERSAMA FORKOPIMDA, TOKOH AGAMA DAN TOKOH MASYARAKAT 

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:57 WIB

‎Ki Jaga Kali Tanggapi Audensi Plt Bupati Bekasi Dengan Kementrian ATR BPN Terkait Dispensasi Lahan Baku Sawah Tidak Tepat

Berita Terbaru