Ngarumat Ngaruwat Budaya Kota Bandung, AAYF dan Disbudpar Satukan Generasi Muda Lewat Seni Budaya Sunda

Satunews.id

- Redaksi

Minggu, 12 Oktober 2025 - 16:38 WIB

5014 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bandung, Satunews.id – Suara gamelan berpadu dengan sorak anak muda menggema di Padepokan Seni Mayang Sunda, Jalan Peta Kota Bandung, Sabtu, 11 Oktober 2025.

Malam itu, suasana hangat penuh warna budaya menyelimuti panggung Pagelaran “Ngarumat & Ngaruwat Kota Bandung”, sebuah perhelatan seni yang menjadi pra-acara (pre-event) Asia Africa Youth Forum (AAYF) untuk wilayah Bandung Selatan.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini digelar dengan dukungan penuh Asia Africa Youth Forum (AAYF) sebagai penggerak utama generasi muda, bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung yang menjadi leading sector penyelenggaraan Asia Africa Festival 2025.

Melalui kolaborasi ini, semangat solidaritas Asia-Afrika dikemas dalam bentuk ekspresi seni dan budaya lokal Sunda yang mempersatukan generasi lintas zaman.

Pagelaran Ngarumat & Ngaruwat Budaya Kota Bandung menjadi bagian dari rangkaian kegiatan menuju Asia Africa Festival 2025. AAYF berperan aktif menggerakkan pemuda di tiap wilayah Bandung Timur, Utara, Selatan, dan Barat untuk menampilkan potensi kesenian dan budaya khas daerah masing-masing.

“Ini bukan hanya festival seni, tapi gerakan kebudayaan yang menanamkan kesadaran akan akar sejarah Bandung sebagai kota tempat lahirnya semangat Asia-Afrika,” ujar Sekretaris Disbudpar Kota Bandung, Nuzrul Irwan Irawan.

Irwan menuturkan, kegiatan di wilayah Bandung Selatan ini menonjolkan warisan budaya Sunda sebagai cermin nilai-nilai harmoni, gotong royong, dan keindahan moral.

“Seni dan budaya Sunda menyimpan filosofi kehidupan yang berharga. Melalui kegiatan seperti ini, kita belajar merawat (ngarumat) dan menyucikan (ngaruwat) nilai-nilai luhur yang menjadi jati diri bangsa,” tuturnya.

Irwan menyampaikan, kegiatan ini merupakan kelanjutan dari tiga pra-event lainnya, Bandung Timur menampilkan musik bawah tanah, Bandung Utara mengangkat musik jazz dan modern dan Bandung Barat akan ditutup dengan toleransi beragama di kawasan Cibadak.

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai budayanya. Kegiatan ini adalah bagian dari upaya kita mempersatukan semangat kebangsaan dengan semangat Asia-Afrika,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, turut hadir memberikan sambutan sekaligus menyemangati para seniman dan pelajar.

Ia memastikan, Pemkot Bandung berkomitmen menghadirkan ruang ekspresi budaya bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

“Kegiatan ini membuktikan bahwa kebudayaan tetap hidup dan berkembang di tengah masyarakat. Pemerintah hadir untuk memfasilitasi agar budaya-budaya yang tumbuh di Jawa Barat, khususnya di Kota Bandung, terus berkembang dan menjadi kebanggaan,” ujar Erwin.

Suasana malam itu semakin akrab ketika Erwin berinteraksi langsung dengan para pelajar.

Dengan gaya khasnya yang santai dan bersahabat, ia mengadakan kuis budaya, bahkan melontarkan pertanyaan ringan yang mengundang tawa.

Sebagai penutup, Erwin mengajak seluruh peserta untuk menjaga nilai-nilai budaya sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

“Bandung bukan hanya kota kreatif, tetapi juga kota budaya. Melalui Asia Africa Youth Forum, kita tunjukkan kepada dunia bahwa nilai-nilai Sunda seperti kasih, harmoni, dan gotong royong adalah bagian dari semangat Asia-Afrika itu sendiri,” terangnya.

(dr.j)

Kepala Diskominfo Kota Bandung

Yayan A. Brilyana

Berita Terkait

Eko Mudji Menang Telak di Cikahuripan! Demokrasi RT 003 Meledak, Parade Kemenangan Pecah di Mega Residence
Final Panas Tanpa Ampun!Poper FC Bungkam Tunas Muda Lewat Drama Menegangkan
Banjir di Setu Cikaret Kian Mengkhawatirkan, Warga Desak Rudy Susmanto Turun Tangan
Bakso & Mie Ayam Mas Karyo di Klapanunggal, Cita Rasa Istimewa dengan Harga Terjangkau
71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia
MUSDES Ciangsana 2026–2031 Tetapkan Surya Atmaja Kembali Pimpin MUI Desa, Perkuat Sinergi Keagamaan dan Pemerintah
BLT-DD 2026 Disesuaikan, 82 Warga Desa Lulut Tetap Terima Bantuan dengan Prioritas Lansia
Lantik Ketua dan wakil Ketua Baznas OKU, Teddy: Langsung Kerja Jangan Banyak Retorika BATURAJA – Bupati Ogan Komering Ulu

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 19:03 WIB

71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia

Minggu, 19 April 2026 - 16:21 WIB

Gerak Cepat Polsek Muara Satu, HP Mahasiswa Hilang di Kos Berhasil Ditemukan dalam Hitungan Jam

Sabtu, 18 April 2026 - 12:24 WIB

Lantik Ketua dan wakil Ketua Baznas OKU, Teddy: Langsung Kerja Jangan Banyak Retorika BATURAJA – Bupati Ogan Komering Ulu

Jumat, 17 April 2026 - 16:48 WIB

Pangdam Siliwangi Turun Langsung: Halal Bihalal KBT Jabar Bagi Rutilahu Rp25 Juta, Tegaskan Silaturahmi Nggak Ada Matinya

Kamis, 16 April 2026 - 22:15 WIB

Bupati OKU Gandeng Danantara, RDF Plant Jadi Solusi Sampah

Kamis, 16 April 2026 - 21:08 WIB

HKG PKK ke-54 OKU, Zwesty Ajak Kader Tetap Bergerak Meski Efisiensi

Kamis, 16 April 2026 - 17:01 WIB

Ukir Prestasi Tingkat Nasional, Bupati OKU dan BPR Baturaja Bawa Pulang 3 Trofi TOP BUMD 2026

Rabu, 15 April 2026 - 19:14 WIB

Program Gentengisasi Hidupkan Kembali UMKM Genteng di Purwakarta

Berita Terbaru