Pemkot Cimahi Gelar Gerakan Aksi Bergizi dan Deklarasi Poskestren Baitul Anshor

Satunews.id

- Redaksi

Selasa, 23 September 2025 - 22:18 WIB

5011 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cimahi, Satunews.id – Pemerintah Kota Cimahi menggelar Gerakan Aksi Bergizi dalam rangka Deklarasi Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren) Baitul Anshor, Selasa (23/9/2025). Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 200 peserta yang terdiri dari santri husada, santriwan-santriwati, serta warga pesantren.

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, dalam sambutannya menegaskan bahwa pesantren memiliki peran penting sebagai benteng moral dan intelektual bangsa. Oleh karena itu, kualitas pesantren harus didukung tidak hanya dari sisi keilmuan, tetapi juga fasilitas kesehatan yang memadai.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Poskestren merupakan salah satu bentuk upaya kesehatan bersumber daya masyarakat di lingkungan pondok pesantren, dengan prinsip dari, oleh, dan untuk warga pesantren. Layanannya mengutamakan aspek promotif dan preventif, tanpa mengabaikan kuratif dan rehabilitatif, dengan binaan puskesmas setempat,” ujarnya.

Ngatiyana menjelaskan, Pesantren Baitul Anshor dipilih sebagai model Poskestren melalui tahapan advokasi, sosialisasi, hingga deklarasi. Poskestren diharapkan menjadi garda terdepan dalam menjaga kesehatan santri secara mandiri, demi mewujudkan lingkungan yang sehat jasmani, rohani, dan akal.

Selain itu, Poskestren juga diharapkan memudahkan akses layanan kesehatan dasar, edukasi pola hidup sehat, serta penanganan awal jika terjadi masalah kesehatan.

“Mari kita dukung bersama program Poskestren agar berjalan optimal. Dengan sinergi dan kolaborasi, kita akan mampu mencetak generasi santri yang unggul dalam ilmu agama sekaligus tangguh secara fisik,” imbaunya.

Ngatiyana menekankan bahwa Pesantren Sehat merupakan salah satu prioritas pembangunan daerah. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan pesantren.

“Lingkungan yang bersih dan asupan gizi yang cukup sangat menentukan kesehatan jasmani dan rohani para santri. Jangan membuang sampah sembarangan karena bisa berdampak pada kesehatan,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Reri Marliah, dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kemandirian warga pesantren dalam berperilaku hidup sehat.

“Tujuan khususnya antara lain meningkatkan literasi tentang pentingnya tablet tambah darah, olahraga atau aktivitas fisik, serta konsumsi gizi seimbang. Juga memperkuat pelayanan kesehatan dasar berbasis promotif dan preventif, serta mendorong komitmen sekolah melaksanakan aksi bergizi secara rutin,” jelasnya.

Kegiatan ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, di antaranya Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Puskesmas Cibeureum, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Dinas Pangan dan Pertanian, serta instansi terkait lainnya. Dukungan tersebut diwujudkan melalui bantuan alat kesehatan, penyediaan tanaman obat keluarga, tanaman hias, tempat sampah, hingga pendampingan teknis.

Acara turut dihadiri jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Kementerian Agama, Forkopimda Kota Cimahi, perangkat daerah, camat dan lurah se-Kota Cimahi, Ketua TP PKK Kota Cimahi beserta jajaran, pengurus pesantren, serta para santri Pondok Pesantren Baitul Anshor.

(Tini)

Berita Terkait

BKK 2026 Desa Karang Tengah Diluncurkan! Kades Suhandi Apresiasi Bupati Bogor, Pembangunan Dituntut Transparan dan Tepat Sasaran
8 Tersangka Pengeroyokan di Pasar Caringin Diamankan Polrestabes Bandung
PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Preseden Buruk Bagi Birokrasi di Kabupaten Bekasi, TP2D Kankangi Lembaga Resmi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Edi Suprapto Kukuhkan Pengurus SWI Kota dan Kabupaten Bandung dalam Rapat Koordinasi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:52 WIB

Pimpred Kabarnusa24: Belum Saatnya Pak Plt !!! Pembentukan TP2D Kabupaten Bekasi Lampaui Batas Kewenangan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:47 WIB

MUSKOT KORMI Kota Bandung Tetapkan Topan Ardian Saputra sebagai Ketua Definitif

Rabu, 9 September 2026 - 20:34 WIB

THE GAME HAS CHANGED: Perry & Chandra, Karakter Adalah Modal Utama Bisnis di Era Sulit

Minggu, 6 September 2026 - 19:43 WIB

DPD KKJN Jawa Barat 2026-2030 Resmi Terbentuk Komitmen Lahirkan Jurnalis Profesional dan Berintegritas

Rabu, 2 September 2026 - 22:48 WIB

Tiga Nama Berebut Kursi Ketua KADIN Kabupaten Bogor, MUKAB IX Jadi Penentu Arah Dunia Usaha 2026–2031

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:17 WIB

Kang Awang Tegaskan Komitmen LBI Kota Bandung: Bukan Sekadar Kumpul, Tapi Bermanfaat dan Siap Kawal Visi ‘Bandung Utama’

Berita Terbaru