Penipuan Modus Marketplace: Warga Tasikmalaya Rugi Rp1,25 Juta, Sindikat Gunakan Akun Palsu & Sopir Fiktif

Satunews.id

- Redaksi

Sabtu, 13 September 2025 - 18:58 WIB

5043 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ciamis, Satunews.id – Penipuan berbasis digital kembali marak. Seorang warga menjadi korban setelah tergiur membeli barang elektronik melalui marketplace Facebook dengan harga miring. Alih-alih menerima barang, korban justru kehilangan uang Rp1,25 juta akibat tipu daya sindikat yang memanfaatkan akun palsu dan “sopir” fiktif.

Dua akun Facebook yang diduga digunakan pelaku adalah:
🔗 https://www.facebook.com/share/15NFWVYDsVe/
🔗 https://www.facebook.com/profile.php?id=61580479415842&mibextid=ZbWKwL

Awalnya, pelaku menawarkan barang seharga Rp1,7 juta. Setelah negosiasi, harga turun menjadi Rp1,5 juta. Transaksi kemudian dialihkan ke WhatsApp, tempat diduga pelaku mulai memainkan tipu muslihat:

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengirim video sedang menyiapkan barang seolah benar tersedia.

Mengirim screenshot pemesanan GoSend, seakan barang sudah dijemput kurir.

Mengirim foto barang di bagasi mobil untuk memperkuat keyakinan korban.

Dokumentasi diduga pelaku, dokumentasi diambil dari salah satu akun ewallet miliknya.

Korban akhirnya terperdaya dan mentransfer Rp1,25 juta ke rekening Allo Bank nomor 0858-××××-0165 atas nama (IDS) melalui BRI Link. Sisanya dijanjikan dibayar setelah barang diterima.

Tak lama, korban dihubungi oleh nomor 0831-××××-2094 yang mengaku sebagai sopir GoSend dan memberikan gambar lokasi penjemputan dilakukan di Kecamatan Baregbeg, Ciamis. Namun, alih-alih mengirim barang, “sopir” justru menjadi bagian dari skenario penipuan.

Dokumentasi milik korban. Diambil dari ss percakapan saluran whatsapp.

Pelaku sempat berdalih uang belum masuk ke rekening, sehingga meminta kurir menunda pengiriman. Setelah korban menunggu, pelaku mengaku dana sudah masuk dan sopir melanjutkan perjalanan. Faktanya, semua hanyalah rekayasa. Beberapa saat kemudian, nomor WhatsApp diduga pelaku dan “sopir” mendadak tidak aktif, dan korban pun sadar telah menjadi korban penipuan.

Dugaan Pelanggaran Hukum

Kasus ini memenuhi unsur penipuan daring (online fraud) sebagaimana diatur dalam sejumlah regulasi:

KUHP Pasal 378: Penipuan dengan tipu muslihat → ancaman penjara 4 tahun.

KUHP Pasal 372: Penggelapan barang milik orang lain → ancaman penjara 4 tahun.

UU ITE No. 11/2008 jo. UU No. 19/2016 Pasal 28 ayat (1): Penyebaran berita bohong yang merugikan konsumen → ancaman penjara 6 tahun/denda Rp1 miliar.

UU Perlindungan Konsumen No. 8/1999 Pasal 62: Memperdagangkan barang/jasa tanpa kepastian mutu dan legalitas → ancaman penjara 5 tahun/denda Rp2 miliar.

Dampak dan Ancaman Serius

Kerugian finansial: Korban kehilangan Rp1,25 juta.

Psikologis: Korban kehilangan rasa percaya akibat modus manipulatif.

Sistemik: Menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap platform marketplace & sistem pembayaran digital.

Menanggapi informasi dan laporan korban terhadap media, derij selaku wakil pemimpin redaksi media nasional satunews.id mendesak agar:

Aparat penegak hukum segera melacak rekening Allo Bank dan nomor telepon yang digunakan.

Marketplace & media sosial memperketat verifikasi akun penjual untuk mencegah modus serupa.

Masyarakat lebih berhati-hati terhadap penawaran harga terlalu murah serta modus pembayaran parsial.

Hak Jawab

Rilis ini disusun berdasarkan keterangan korban dan data yang dihimpun. Jika pihak-pihak yang disebutkan merasa keberatan atau dirugikan, Satunews.id memberikan ruang hak jawab dan klarifikasi sesuai UU Pers No. 40 Tahun 1999.

(dr.j)

Berita Terkait

BKK 2026 Desa Karang Tengah Diluncurkan! Kades Suhandi Apresiasi Bupati Bogor, Pembangunan Dituntut Transparan dan Tepat Sasaran
8 Tersangka Pengeroyokan di Pasar Caringin Diamankan Polrestabes Bandung
PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai
102 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ketua FJP2 Desak BGN Bongkar Pengawasan SPPG: Siapa Bertanggung Jawab?

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Preseden Buruk Bagi Birokrasi di Kabupaten Bekasi, TP2D Kankangi Lembaga Resmi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Edi Suprapto Kukuhkan Pengurus SWI Kota dan Kabupaten Bandung dalam Rapat Koordinasi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:52 WIB

Pimpred Kabarnusa24: Belum Saatnya Pak Plt !!! Pembentukan TP2D Kabupaten Bekasi Lampaui Batas Kewenangan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:47 WIB

MUSKOT KORMI Kota Bandung Tetapkan Topan Ardian Saputra sebagai Ketua Definitif

Rabu, 9 September 2026 - 20:34 WIB

THE GAME HAS CHANGED: Perry & Chandra, Karakter Adalah Modal Utama Bisnis di Era Sulit

Minggu, 6 September 2026 - 19:43 WIB

DPD KKJN Jawa Barat 2026-2030 Resmi Terbentuk Komitmen Lahirkan Jurnalis Profesional dan Berintegritas

Rabu, 2 September 2026 - 22:48 WIB

Tiga Nama Berebut Kursi Ketua KADIN Kabupaten Bogor, MUKAB IX Jadi Penentu Arah Dunia Usaha 2026–2031

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:17 WIB

Kang Awang Tegaskan Komitmen LBI Kota Bandung: Bukan Sekadar Kumpul, Tapi Bermanfaat dan Siap Kawal Visi ‘Bandung Utama’

Berita Terbaru