RSUDMA Sumenep Siapkan Ruang Khusus Upaya Optimalkan Pelayanan Medis Bagi Pasien Campak

Satunews.id

- Redaksi

Sabtu, 13 September 2025 - 09:41 WIB

5031 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, satunews.id – Menyikapi lonjakan kasus penanganan campak, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep, siapkan ruang isolasi khusus bagi pasien penderita campak.

Langkah tersebut diambil sebagai antisipasi terhadap potensi penularan dan upaya dalam memberikan penanganan medis lebih optimal.

Direktur utama RSUDMA Sumenep, dr. Erliyati, M.Kes, menyampaikan bahwa telah menyiapkan sebuah ruang isolasi khusus bagi pasien campak.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kebanyakan pasien campak yang dibawa ke rumah sakit sudah dalam kondisi komplikasi serius seperti broncho-pneumoni atau kejang-neurotik. Kondisi ini mengharuskan kami menyediakan ruang khusus agar penanganannya lebih fokus dan lebih aman,” ujarnya, Kamis (11/08/2025).

Lebih lanjut, dr. Erliyati menyampaikan bahwa mayoritas pasien yang kini dirawat adalah balita dengan status imunisasi yang belum lengkap.

“Faktor tidak lengkapnya imunisasi menjadi penyebab utama sebagian besar kasus campak berlanjut ke tahap berat dan mengancam keselamatan anak-anak,” imbuhnya.

Selain itu, ruang isolasi ini dirancang tidak hanya untuk merawat pasien campak, akan tetapi juga untuk meminimalkan risiko penularan di ruangan perawatan umum rumah sakit.

“Bukan sekedar menjadi ruang perawatan, akan tetapi kami menginginkan layanan kesehatan yang lebih maksimal dan terkontrol dalam upaya mencegah rantai penularan agar tidak semakin meluas,” tambahnya.

Kami juga mengimbau bagi masyarakat khususnya bagi orang tua untuk segera melengkapi imunisasi anak secara teratur dan sesuai jadwal.

“Pencegahan melalui imunisasi jauh lebih efektif dibanding pengobatan saat anak sudah terinfeksi. Kesadaran untuk mengikuti jadwal imunisasi adalah kunci utama,” pungkas dr. Erliyati.

(rul)

Berita Terkait

3 Tahun Teror Seksual Anak di Bekasi: Negara Diuji, Predator Harus Dihukum Tanpa Ampun
“Sidak Tak Digubris, Aktivitas Galian C di Cikahuripan Diduga Berubah Jadi Pembuangan Sampah Ilegal”
Cegah Stunting! Lurah Ciriung Turun Langsung ke Posyandu
Eko Mudji Menang Telak di Cikahuripan! Demokrasi RT 003 Meledak, Parade Kemenangan Pecah di Mega Residence
Final Panas Tanpa Ampun!Poper FC Bungkam Tunas Muda Lewat Drama Menegangkan
Banjir di Setu Cikaret Kian Mengkhawatirkan, Warga Desak Rudy Susmanto Turun Tangan
Bakso & Mie Ayam Mas Karyo di Klapanunggal, Cita Rasa Istimewa dengan Harga Terjangkau
71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 14:29 WIB

Calon Anggota BPD Desa Jatireja, Narti Siti Fachriyati Siap Bawa Perubahan Positif

Kamis, 23 April 2026 - 10:19 WIB

Pelayanan KB Serentak Warnai HUT ke-385 Kabupaten Bandung, Dinas DaldukPPA Sasar Tiga Wilayah

Minggu, 19 April 2026 - 23:51 WIB

Pengobatan Alat Vital Rajeg Tangerang H.Abdulazis Pusat Pembesar Kejantanan Pria

Sabtu, 18 April 2026 - 11:04 WIB

Ketua Pentahelix Tri Rahmanto Apresiasi Langkah Bupati Bandung Prioritaskan Penanganan Banjir

Sabtu, 18 April 2026 - 10:15 WIB

Komisi IV DPRD Bekasi Soroti Kasus 78 TKA Ilegal, Minta Perusahaan Ditindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 - 22:22 WIB

ANGKA FANTASTIS! BELANJA ELEKTRONIK, FURNITUR DAN PAKAIAN SEKRETRIAT DPRD PRINGSEWU TEMBUS MILYARAN, DISOROT TAJAM PULIK

Jumat, 17 April 2026 - 17:39 WIB

LSM Trinusa DPD Lampung Akan Gelar Aksi di KPK 21 April, Soroti Dugaan Kejanggalan Banjir, Hibah Rp60 Miliar, Program Umroh berulang serta Proyek PUPR Bermsalah

Kamis, 16 April 2026 - 22:24 WIB

Gerak Cepat, Bupati OKU Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir

Berita Terbaru