Bappeda Sumenep Ajak Mahasiswa Kawal Pembangunan Daerah Melalui Forum Diskusi

Satunews.id

- Redaksi

Senin, 30 Juni 2025 - 09:44 WIB

5037 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, satunews.id – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumenep, Jawa Timur, mengajak dan menggelar acara kegiatan Kongres VI bersama Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sumenep di Institut Kariman Wirayuda (INKADHA) dengan mengangkat tema “Merawat Nalar Kritis Mahasiswa dalam Menakar Kebijakan Publik: Demokrasi atau Sekedar Aksi?”

Para peserta terlihat antusias berdiskusi dan menyampaikan pandangan mereka tentang tantangan dan peluang pembangunan di daerah. Forum ini menjadi ruang strategis untuk mempertemukan pemikiran antara mahasiswa dengan pihak pemerintah secara langsung.

Pentingnya diskusi pemerintah dengan mahasiswa terkait arah pembangunan daerah untuk aktif dalam mengawal jalannya pembangunan daerah secara partisipatif dan kritis. Ajakan ini disampaikan langsung oleh Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, dalam Kongres VI Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sumenep. Minggu (29/6/2025).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Arif menekankan bahwa mahasiswa merupakan elemen penting dalam proses perencanaan dan evaluasi pembangunan di Kabupaten Sumenep. Mahasiswa merupakan kelompok terdidik, memiliki tanggung jawab moral dan intelektual untuk ikut mengawal kebijakan publik.

“Mahasiswa merupakan aset berharga bagi pembangunan. Peran aktif mereka sangat diperlukan untuk kemajuan Sumenep,” ungkap Arif dengan sapaan sehari-hari.

Menurut Arif, saat ini pemerintah daerah sedang menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) terbaru. Jadi, ide dan masukan dari mahasiswa sangat bermanfaat dalam merumuskan arah kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.

“Saya berharap, mahasiswa bisa memberikan ide dan memahami arah kebijakan pembangunan, baik di pusat, Provinsi, maupun daerah,” terangnya.

Arif juga menilai pentingnya bagi mahasiswa untuk mengetahui arah prioritas pembangunan lima tahun ke depan agar bisa mengawal pelaksanaannya. Dengan begitu, mahasiswa tidak hanya mengkritisi, tapi juga ikut berkontribusi dalam memberikan solusi dan masukan konstruktif.

“Sinergi pemerintah dan mahasiswa sangat diperlukan untuk menciptakan pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan. Mahasiswa bisa jadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah dalam menyampaikan aspirasi dan kebutuhan yang riil,” lanjutnya.

Di akhir acara, Arif kembali menekankan pentingnya kolaborasi antara pemuda, khususnya mahasiswa, dengan semua pemangku kepentingan pembangunan.

“Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi mahasiswa untuk berdialog dan ikut dalam proses pembangunan daerah,” pungkasnya.

Melalui forum seperti ini, diharapkan tumbuh semangat partisipasi dan tanggung jawab bersama dalam membangun Kabupaten Sumenep lebih baik

Tema tersebut menunjukkan kepedulian mahasiswa terhadap arah kebijakan publik serta pentingnya menjaga sikap kritis dalam kehidupan demokrasi. Acara ini diikuti oleh berbagai perwakilan mahasiswa dari perguruan tinggi di Sumenep dan berlangsung secara interaktif dan dinamis.

(rul)

Berita Terkait

Rp229,5 Juta untuk Pembangunan Sentul, Kades Alex dan Camat Makmun Tekankan Kualitas
BKK 2026 Desa Karang Tengah Diluncurkan! Kades Suhandi Apresiasi Bupati Bogor, Pembangunan Dituntut Transparan dan Tepat Sasaran
8 Tersangka Pengeroyokan di Pasar Caringin Diamankan Polrestabes Bandung
PT Phytochemindo Reksa Turun Tangan Perbaiki Jalan Cibugis! Kades Gonon: Sinergi Perusahaan dan Desa, Manfaatnya Dirasakan Warga
Calon Tunggal di Desa Lemeu, Kadis PMD Lebong: Pemilihan Tetap Dilanjutkan
Duka di Pasar Caringin, Farhan Minta Aparat Kewilayahan Lebih Perhatikan Wilayahnya
Pemkot Bandung dan Kemenkes Bakal Bangun Central Medical Unit di Ujungberung
Pilkades Serentak Lebong 2026, Panitia Tetapkan Nomor Urut dan Deklarasi Damai

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:05 WIB

Kembalikan Fungsi Trotoar dan Drainase, Kecamatan Baleendah Bongkar Bangunan Liar di Jalan Siliwangi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:14 WIB

Dijuluki Republik PKB, Kabupaten Bandung Jadi Role Model Kepemimpinan Partai

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Pentahelix Dayeuhkolot Jelaskan Dukungan CSR dan Dana Pribadi untuk Penanganan Lingkungan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:28 WIB

Dorong Kualitas Layanan Publik, Bupati Bandung Bahas Optimalisasi RSUD Majalaya hingga Penataan Aset Daerah

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:42 WIB

Sampah Kiriman Menumpuk di Sungai, Pentahelix: Dayeuhkolot Bukan Muara Sampah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:47 WIB

KNPI Kabupaten Bandung Launching Pelor Handal, Kadistan Dorong Pemuda Garap Ayam Petelur

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Pandangan Umum Fraksi PSI: 4 Raperda Baru Harus Beri Manfaat Nyata, Bukan Sekadar Banyak Norma

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:07 WIB

Musdes Ketiga, Pemdes Malakasari Mantapkan Risalah Tanah Carik untuk Dukung Pembangunan

Berita Terbaru