Proyek senilai ratusan juta di pulau sapangkur sumenep diduga syarat korupsi

Satunews.id

- Redaksi

Minggu, 1 Juni 2025 - 20:36 WIB

5034 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Satunews.id – Proyek pengaspalan jalan Desa Sabuntan, senilai hampir Rp 400 juta yang bersumber dari APBD tahun 2024 di Pulau Sapangkur terindikasi syarat penyelewengan dan merugikan masyarakat setempat.

Diketahui, proyek peningkatan jalan tersebut dikerjakan oleh CV. Ridho Jaya Nusantara dengan nilai kontrak Rp 394.632.000., yang ditunjuk oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR).

Saat team Investigasi media satunews.id ke lapangan diduga ada praktik mencurigakan dalam pemasangan material dasar. Warga setempat melaporkan bahwa batu pondasi hanya dipasang di bagian pinggir jalan saja.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Batu besarnya itu hanya diletakan di ujung-ujungnya saja pak, kalau ditengah-tengah dan pinggir kanan kiri tidak ada batu besarnya,” ungkap warga yang lahannya terdampak pelebaran jalan, Jumat (30/05/2025).

Rasyid N. Aktivis pemerhati kebijakan publik yang dikenal vokal mengkritisi seharusnya proyek-proyek pemerintah lebih menjaga kualitas pelaksanaan, sehingga tidak terkesan buang-buang anggaran dan menelan kekecewaan terhadap masyarakat.

“Ini CV pelaksananya diduga tidak sesuai dan lebih menjaga keuntungan pribadi daripada kepentingan umum, harus bertanggung jawab,” tegas Rasyid saat dihubungi via WhatsApp, Minggu (01/06/2025).

Kritik tajam juga dilontarkan terkait ketidak adilan pemerintah terhadap masyarakat kecil yang lahannya tidak diberi kompensasi yang layak. Yang lebih mengejutkan, pada saat investigasi menemukan dugaan pemalsuan dokumen dalam proses pembebasan lahan.

Beberapa warga mengaku tidak pernah menandatangani dokumen pelepasan lahan meski jalan tersebut telah mengambil area persawahan mereka.

Salah seorang warga bahkan memberikan pernyataan tegas yang berpotensi membawa kasus ini ke ranah hukum:

“Jika ada tanda tangan saya di pelepasan lahan, saya pastikan tanda tangan saya dipalsukan,” ungkap salah seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya.

Pernyataan eksplosif ini membuka kemungkinan adanya tindak pidana pemalsuan dokumen yang dapat menjerat pihak-pihak terkait.

Masyarakat Pulau Sapangkur kini menuntut klarifikasi dan pertanggung jawaban dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Sumenep, yakni melalui CV. Ridho Jaya Nusantara sebagai pelaksana.

Minimnya pengawasan dari dinas terkait dinilai sebagai biang keladi munculnya permasalahan serius ini.

Kejadian ini menjadi tamparan keras bagi Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk memperketat sistem pengawasan proyek pembangunan yang menggunakan anggaran ratusan juta rupiah.

Rasyid, mempertanyakan mekanisme pengawasan proyek selama ini ? Siapa yang bertanggung jawab atas dugaan pemalsuan dokumen ?

Rasyid menegaskan, jika benar adanya seperti itu berarti ada upaya sistematis untuk merugikan masyarakat ?

Transparansi dan akuntabilitas menjadi ujian sesungguhnya bagiku komitmen pemerintah daerah dalam mengelola uang rakyat. Masyarakat berhak mendapat jawaban atas skandal yang berpotensi merugikan masyarakat dan keuangan negara ini.

(rul / red)

Berita Terkait

Halal Bihalal dan Musker NU Bojong : Merawat Jagat, Menyusun Langkah Peradaban – Konsolidasi kuat dan Pemuda di Garda Terdepan
“Data Tak Bisa Dimanipulasi!” Pemdes Ciangsana Gaspol Wujudkan Tata Kelola Presisi, Libatkan Warga & Gandeng IPB
Mahkota FC Juara 2 di Bekasi: Pernyataan Tegas Pelatih, Fokus Bukan Hanya Menang Tapi Masa Depan Pemain
Bimtek Aparatur Desa di Sentul Usai: Seremonial Tuntas, Ujian Nyata Dimulai
Sakral dan Penuh Khidmat, Tasyakuran Aqiqah Cucu Kedua Ketua PJPM 
Launching Dapur MBG Bantar Jati: Gema Harapan Gizi Bangsa, Komitmen Nyata yang Tak Boleh Gagal
Amuk Warga di Cikarang Barat, Usaha Catering digeruduk, Dugaan Kasus Predator Anak Picu Kemarahan
60 Tahun Pikiran Rakyat: Jejak Pengabdian untuk Jabar, Anugerah untuk Tokoh-Tokoh Terbaik di Savoy Homann

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 13:13 WIB

Pelantikan DPW Perindo Jabar Jadi Momentum Konsolidasi dan Aksi Nyata untuk Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 - 22:04 WIB

Sorotan Tajam Anggaran Sekretariat DPRD Pringsewu 2025 : Nilai Pengadaan Barang dan Pakaian Adat Dinilai Tidak Wajar  

Kamis, 23 April 2026 - 14:29 WIB

Calon Anggota BPD Desa Jatireja, Narti Siti Fachriyati Siap Bawa Perubahan Positif

Kamis, 23 April 2026 - 10:19 WIB

Pelayanan KB Serentak Warnai HUT ke-385 Kabupaten Bandung, Dinas DaldukPPA Sasar Tiga Wilayah

Rabu, 22 April 2026 - 21:35 WIB

Pemdes Jayamulya Respons Protes Warga Soal Kandang Ayam, Camat Turunkan Tim Trantib

Minggu, 19 April 2026 - 23:51 WIB

Pengobatan Alat Vital Rajeg Tangerang H.Abdulazis Pusat Pembesar Kejantanan Pria

Sabtu, 18 April 2026 - 11:04 WIB

Ketua Pentahelix Tri Rahmanto Apresiasi Langkah Bupati Bandung Prioritaskan Penanganan Banjir

Sabtu, 18 April 2026 - 10:15 WIB

Komisi IV DPRD Bekasi Soroti Kasus 78 TKA Ilegal, Minta Perusahaan Ditindak Tegas

Berita Terbaru